Niat membunuh yang sangat pekat dari Tetua Tahap Bumi Bintang Tiga menekan setiap inci ruang VIP tersebut.
Udara terasa seberat baja, membuat napas siapa pun yang berada di sana menjadi sesak dan menyakitkan.
Namun Yang Zhen hanya memiringkan kepalanya dengan tatapan mata yang sangat malas.
Ia sama sekali tidak terpengaruh oleh intimidasi murahan yang biasa digunakan oleh kultivator tua untuk menakuti anak kecil.
"Kau punya nyali yang besar, Bocah, berani berdiri menatap mataku tanpa menundukkan kepalamu!" desis Tetua itu dengan suara yang mengancam.
"Hanya karena kau memiliki sedikit bakat menahan aura, jangan pikir kau bisa selamat dari murka Keluarga Matahari Emas!"
Pria tua berjubah abu-abu itu mengangkat tangan kanannya yang kini memancarkan cahaya keemasan yang sangat menyilaukan.
Aura panas yang jauh lebih mengerikan dari milik Jin Yang mulai terkumpul di telapak tangannya.
"Aku akan membakar kalian semua menjadi abu dan menyebarkannya di jalanan kota miskin ini!"
Yang Zhen tidak menjawab ancaman itu dengan kata-kata kasar atau teriakan balasan.
Ia hanya tersenyum sangat tipis dan perlahan mengeluarkan tangan kanannya dari saku celana.
Srak.
Tanpa disadari oleh siapa pun, segenggam serbuk besi magnetik telah berada di telapak tangan Yang Zhen.
Serbuk itu adalah barang rongsokan yang baru saja ia beli dari Manajer Qian beberapa menit yang lalu.
"Menyalakan api di dalam ruangan tertutup adalah tindakan yang sangat tidak ramah lingkungan, Kakek Tua," ejek Yang Zhen dengan suara santai.
Wush.
Yang Zhen meniup serbuk besi di tangannya dengan sangat pelan ke arah Tetua tersebut.
Serbuk hitam itu melayang tak beraturan di udara, tampak tidak berbahaya seperti debu jalanan biasa.
Tetua itu mendengus meremehkan melihat tindakan konyol pemuda di depannya ini.
"Kau pikir debu murahan bisa menghentikan seranganku?! Mati kau!"
Namun saat Tetua itu berniat melepaskan bola apinya, sebuah keanehan tiba-tiba terjadi.
Zrrrtt.
Aliran Qi di meridian lengan kanan Tetua itu seketi…
Gulungan Dewa Naga
Bab 56
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 95 Episodes
Comments
Dianrp
💪💪💪💪💪
2026-09-01
1