"Aku bukan bagian dari kalian, bajingan!" geram Mo Xie, suaranya naik satu oktaf, memecah kebisingan badai salju di sekeliling lembah.
Matanya yang memerah akibat luapan emosi yang membakar dada menatap tajam langsung ke sela zirah retak tanpa wajah milik sang pemburu.
"Dan aku tidak akan pernah menjadi bagian dari entitas menjijikkan seperti kalian!"
Mendengar penolakan keras yang terlontar dari mulut praktisi fana itu, sang pemburu dari dimensi terdalam justru mengeluarkan suara tawa yang kering, bergetar, dan parau langsung di dalam tempurung kepala Mo Xie.
"Kekeke..." Makhluk itu melayang mundur perlahan, menjauh dari jangkauan tebasan Pedang Kehampaan, namun sepasang matanya yang merah menyala tetap terkunci rapat pada mangsanya.
"Sampai kapan kau mampu bertahan dari gerogotan kegelapan itu, Bocah? Perlahan... kau akan terseret masuk ke dalam celah dimensi ini. Kau tidak akan bisa lari dari takdirmu... karena kau adalah pembawa kehancuran itu sendiri."
Kata-kata itu menghantam benak Mo Xie bagai godam tak kasat mata, memicu denyut rasa sakit yang hebat di tangan kanannya yang terbalut kain hitam. Pedang Kehampaan bergetar lebih liar, seolah membenarkan kutukan sang entitas.
Namun sebelum keraguan itu mengakar lebih dalam di jiwanya, seberkas cahaya perak-biru yang menyilaukan membelah kegelapan malam.
"Tutup mulutmu!" teriak Xue Qingyue murka.
Praktisi wanita itu melesat bagaikan badai salju yang mengamuk. Dengan presisi tinggi, ia mengayunkan pedang kristalnya—melancarkan tusukan kilat dari Hukum Es murni yang mengarah tepat ke leher sang pemburu. Es kristal seketika merambat deras dari ujung senjatanya, mencoba membekukan makhluk dimensi tersebut dari dalam.
PRANG!
Sang pemburu menangkis tusukan Xue Qingyue menggunakan sabit ganda kristalnya, namun hawa dingin ekstrem milik praktisi Awakened puncak itu berhasil memaksa makhluk tersebut terdorong mundur beberapa langkah mendekati bibir celah dimensi yang bergolak ungu-kemerahan.
Meskipun tersudut…
MENANTANG PARA DEWA
BAB 17: ANOMALl DAN BAYANG-BAYANG ANCAMAN
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 34 Episodes
Comments