"Maafkan aku Dominic, aku harap kau bisa menemukan gadis yang lebih baik dari pada diriku. " Setelah mengatakan itu, Bella di panggil oleh seorang staf
"Aku pergi dulu" Dominic mengangguk samar sambil tersenyum.
"Tidak semudah itu aku melepaskan mu Bella. Aku akan mendapatkanmu, apapun caranya"
___
Tiga hari kemudian.
Tidak seperti apa yang di bayangkan, kini Sean dapat menyelesaikan pekerjaannya lebih cepat. Sean memutuskan pulang hari ini.
Entah ada dorongan dari mana, Sean merogoh ponselnya dan mencari kontak Joana.
Pria itu menelfonnya.
"Halo Joana, bagaimana keadaan Yuta, apa dia sudah sembuh?"
"Ah, Sean. Yuta sudah lebih baik, kemarin dia sudah di perbolehkan untuk pulang."
"Syukurlah kalau begitu, aku lega mendengarnya. Oh ya, hari ini aku sudah bisa pulang. Aku bisa menyelesaikan semuanya lebih cepat dari yang kita bayangkan."
"Benarkah? Itu sangat baik. Jadi, apa kau akan pulang hari ini?"
"Ya, aku akan menuju ke Bandara. ku harap semua akan berjalan baik baik saja."
"Ya, semoga kau tiba dengan selamat."
"Baiklah, kalau begitu aku akan tutup sambungannya, aku harus segera berangkat sebelum terlambat."
"Tentu."
Sean menutup panggilannya, pria itu berjalan menuju mobil BMW yang telah terparkir didepan sana.
"Sean, apa kau sudah menelfon kekasihmu?"
"Jika di hitung hitung, mungkin sudah ada lebih dari seratus kali aku menelfonnya. Tapi dia mengabaikan ku."
Dean terkekeh, "mungkin dia benar benar sibuk"
"ku harap begitu."
Mobil itu melaju dengan kecepatan rata rata, Sean tampak terdiam sepanjang perjalanan, hal itu membuat sahabatnya Dean penasaran. "Kau memikirkan Bella?"
"Aku memikirkan anak Joana" Dean terkekeh.
"Apa kau mulai berpaling?"
"Entahlah, aku tidak bisa mengerti perasaanku sendiri."
Dean memilih untuk diam, ia tidak ingin mengganggu Sean. Ia membiarkan pria itu bermain dengan pikirannya.
Beberapa menit kemudian. Mereka telah tiba di bandara, dan melakukan penerbangan mereka.
Disisi lain.
"A..aku hamil"
"Kau hamil?" Bella mengagguk, ia menutup mata…
Perfect CEO, Is Her Second Husband
S2: Memulai Skandal
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 106 Episodes
Comments