Setelah itu Joana pulang, ia mengabaikan Sean yang terdiam menatap kepergian Joana, pria itu tertawa namun air mata mengalir deras dan membasahi pipinya.
"Maafkan aku."
...
Hari hari yang Joana jalani terasa hampa, hubungannya bersama Kenzo telah di ambang kehancuran, dan ia terpaksa menjaga jarak dengan Sean agar tidak membuat Kenzo semakin marah kepadanya.
Semua yang Joana lakukan untuk Kenzo belakangan ini hanyalah sia sia, hampir setiap hari ia mengirim banyak pesan untuk Kenzo, menelfon, dan bahkan mengunjungi apartemen pria itu.
Tapi, hal itu tidak ada gunanya, mereka telah lost kontak, Kenzo enggan bahkan hanya untuk menjawab pesannya apalagi menanyakan kabarnya.
Joana semakin tertekan, apalagi Kenzo tidak memberikan kepastian mengenai hubungan mereka, apakah ia ingin tetap bertahan ataukah menyudahi semuanya.
Joana bimbang, ia takut harus berbuat apa, ia tak menyangka hubungannya akan menjadi seperti ini. Kenzo telah hilang, bila di hitung hitung, sudah lebih dua Minggu pria itu hilang tanpa jejak.
Sementara itu, Joana semakin bingung dengan hadirnya Sean dalam hubungan mereka, Joana menyadari bila di lihat sekilas, Sean dan Joana sangat dekat bahkan terlihat seperti pasangan. Bahkan setelah Joana tau bahwa Sean mencintai dirinya, ia tidak ambil pusing dengan hal itu.
Bisa dikatakan itukah akar dari segala permasalahan, kurang tegas dalam menjalin hubungan.
Bahkan hingga saat ini, Sean kerap memberikan perhatian perhatian kecil untuk Joana, sekuat apapun ia menjauhi Sean tetap saja keadaan selalu mempertemukan mereka.
"Joana, ini sudah saatnya makan siang, apa kau tidak makan?" Tanya Sean sambil menutup laptopnya.
"Tidak, aku tidak lapar."
Tanpa membantah, Sean hanya mengangguk lalu keluar dari ruangan itu.
Yah, seperti inilah hubungan mereka sekarang, canggung lebih mendominasi di antara mereka. Diluar dari semua itu, Joana memutuskan untuk fokus dengan pekerjaannya, hingga akhirnya ia mendengar ketukan pintu dari luar.
"Masuk!"
Seorang wanita masuk sambil…
Perfect CEO, Is Her Second Husband
S2 : Yang Korban, Yang Disalahkan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 106 Episodes
Comments