Alvi kembali keruangan Canna untuk melihat wanita itu. Setelah ia memasuki ruangan itu, ia justru mendapati Canna sedang meringkuk dan memeluk perutnya erat dengan tatapan kosong di ranjangnya. Alvi pikir wanita itu sudah tidur seperti yang diperintahnya tadi, nyatanya ia terus saja larut dalam lamunannya. Bahkan wanita itu tidak menoleh saat dirinya membuka pintu.
"Kamu. Istirahatlah. Anak-anakmu akan tetap aman bersamamu." Tangan Alvi terulur meraih puncak kepala Canna dan membelainya perlahan. Sejak tadi ia tidak sempat menanyakan tentang nama wanita yang ada didepannya sehingga ia begitu kesulitan untuk menyebut nama wanita hamil tersebut.
Alvi kembali menatap Canna dengan tatapan tidak biasa. Seolah ia sedang melihat sosok orang lain yang sedang hidup dalam tubuh wanita itu. Ia menggeser kursi yang tidak jauh dari tempatnya berdiri kesisi tempat tidur Canna kemudian duduk disana masih fokus menatap Canna yang tidak meresponnya sama sekali.
"Benarkah mereka akan aman?" Alvi mengangguk pasti. Rupanya Canna masih mendengarkan ucapannya walaupun kewaspadaannya sangat kurang. Entah kekuatan darimana yang mendorongnya untuk terus melindungi wanita itu.
"Bisakah Dokter menjamin kalau mereka tidak akan mengambil anakku?" Canna berpaling menatap Dokter Alvi. Tangan lelaki tampan itu langsung menggantung di udara. Ia kembali mengangguk tanpa memikirkan dua kali keputusannya tersebut. Dia juga tidak tahu, masalah apa yang dihadapi wanita hamil didepannya ini. Tetapi entah kekuatan darimana ia langsung tergerak begitu melihat mata hitam Canna.
"Ikutlah bersamaku. Kita akan kembali ke negaraku. Disini aku hanya meninjau rumah sakit milikku ini," ucapnya tanpa ragu. "Disana kamu bisa memulai hidupmu kembali bersama kedua anakmu."
Canna yang tadinya melamun dengan tatapan kosong seketika langsung berbinar. Wanita itu tanpa sungkan langsung meraih tubuh dokter Alvi dan memeluknya erat. Membuat Dokter Alvi terkejut dengan responnya yang tiba-tiba. Ia membiarkan begitu saja Can…
Cinta Dalam Kebencian
Tanpa Jejak
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 137 Episodes
Comments
Opung Boru Caroline
bagaimana dengan adiknya.akan ada masalah
2021-05-05
0
Ingna Wati
lanjut
2021-03-20
0
avika
lanjut thor buat Delano menyesal ,telah menyia2 kan kanna
2021-03-19
4