Sonya keluar dari gerbang rumahnya. Dia menunggu taxi lewat. Dia berpakaian rapi dan cantik. Sesekali dia memperbaiki rambutnya yang tersibak angin. Diantara rambutnya yang bersibakan terayun-ayun oleh angin, sebagian wajahnya yang cantik tersembunyi. Sesekali dia melihat jam di tangannya.
Tak lama berselang, Sonya melambai-lambaikan tangannya. Satu taxi lewat. Dia memberitahukan tujuannya ke sopir. Dia hendak ke sesuatu tempat yang indah. Namun, dia berniat mengajak seseorang untuk menemaninya. Tempat itu tak akan lebih indah jika hanya dinikmati seorang saja. Begitu pikirnya.
“Tunggu aku.” Sonya membatin. Dia tersenyum tidak biasa. Tatapan matanya selalu tajam, menawan, dan terkadang mengerikan.
Untuk menunggu perjalanan, Sonya mengambil diary berukuran sedang berwarna hijau kekuning-kuningan. Pada sampulnya tertulis Broken Heart. Lembar demi lembar dia buka dengan tatapan haru dan dia segera memasukkannya kembali ke tasnya.
“Sudah sampai, Mbak,” kata Pak Sopir.
“Iya, Pak. Tunggu disini sebentar, ya,” kata Sonya sambil memegang gagang pintu mobil taxi.
Pak Sopir mengangguk.
Kemudian, Sonya keluar dari taxi dan berjalan berlenggak-lenggok anggun ke arah sekumpulan anak laki-laki muda. Salah seorang diantaranya kemudian melambai dengan senyuman. Sonya membalas.
“Han, ayo ikutlah denganku!” pinta Sonya lembut.
“Ke mana?” Rehan bertanya manja.
“Wiih, keren. Mau aja, Bos.” Beberapa temannya memaksa Rehan.
“Baik. Baiklah. Aku akan ikut kemanapun kamu pergi.” Rehan bangkit dan menggandeng pinggang Sonya.
“Bos, jangan lupa oleh-olehnya.” Salah seorang temannya berteriak kemudian diiringi dengan suara tertawa seluruh anak buah Rehan.
Rehan pun memberinya jempol tanpa menoleh ke belakang.
“Pak, jalan!”
“Emangnya mau ke mana, sih?” tanya Rehan sambil menatap Sonya.
“Kamu nanti akan tahu sendiri. Aku akan membawamu ke tempat yang tidak akan pernah bisa kamu lupakan selama-lamanya.” Sonya tersenyum tanpa menatap Rehan.
“Tempat yang sangat indahkah itu?” Rehan bertanya lebih ma…
Mawar Berdarah
Kencan dengen Rehan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 46 Episodes
Comments