Siang hari, Kiran dan Jonathan telah tiba dirunah Papa Edward.
"Papa kami sudah kembali"
Papa Edward yang saat itu sedang duduk santai, tiba-tiba menarik sedikit sudut bibirnya saat mendengar Jonathan memberi salam. Dengan cepat ia bangkit dari duduknya dan memasang raut wajah yang terkejut demi melancarkan aktingnya.
"Kalian sudah pulang? Kenapa cepat sekali, padahal waktu berlibur kalian masih ada 1 hari lagi" ujar Papa Edward
Jonathan terus menghunuskan tatapan tajam, tanpa menanggapi ocehan Papanya.
Astaga Joe! Ada apa dengan tanganmu? Apa kalian bertengkar??" tanya Papa Edward pura-pura cemas
Jonathan mulai geram "Berhentilah berbasa-basi kau bahkan tahu ini semua karena siapa?"
Papa Edward kemudian terkekeh, ia senang sekali melihat Jonathan yang begitu kesal.
Kiran mengerutkan keningnya melihat respon yang diberikan mertuanya "Papa! Kenapa tertawa? Jonathan terluka, bagian mananya yang lucu??"
Papa Edward langsung terdiam, saat mendengar Kiran yang juga mulai kesal "Maaf kan papa merusak bulan madu kalian. Semuanya benar-benar diluar dugaan, demi seorang cucu kami membenarkan sebuah kesalahan"
"Joe, apa maksudnya semua ini adalah ulah papa?" tanya Kiran
"Papa dan kakek! Mereka telah bekerja sama"
"Apa!?" Kiran mebelalakkan kedua bola matanya, ia benar-benar tak habis pikir
"Kau jelas tahu maksud mereka" ujar Jonathan yang masih begitu kesal dengan papanya
"Iya aku paham. Tapi misi mereka gagal" ujar Kiran
"Itu karena kemahiran Jonathan dalam menilai bau dan rasa dari minuman. Ia juga pandai dalam mengendalikan emosi" ujar Papa Edward menimpali
"Wah! Pantas saja, saat itu ia membuang air yang hendak kuminum. Padahal aku sempat tidak mempercai ucapannya" gumam Kiran dalam hati
"Tak usah memujiku! Aku tahu Papa tak ingin dimarahi kan!?" tanya Jonathan yang masih sangat ketus
"Joe sudahlah! Bagaimanapun mereka ingin yang terbaik untuk kita" pinta Kiran dengan lembut. Ia mengurungkan niatnya untuk memberi pelajaran pada sang pemberi obat, karena pelakunya adalah…
Jodoh Ditangan Jonathan
Episode 33
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 88 Episodes
Comments