John menghela nafas berat, melempar tas kerjanya begitu saja diatas sofa, kemudian membanting tubuhnya diatas tempat sama yang baru beberapa bulan lalu memperindah ruang tamu mereka.
Aroma sedap menyapa penghirup, ia tau ibunya selalu membuat makan malam yang lezat. Tapi entah mengapa, malam ini John seolah tak berselera. Perutnya mual, dan kepalanya serasa berputar.
“Kau sudah pulang?”
Suara sang ibu sejenak menarik atensi John, menatap wanita kesayangannya itu masih berbalut apron dan meletakkan mangkuk berukuran cukup besar yang masih mengepulkan asap dengan aroma nikmat yang mengundang lapar diatas meja makan. Lalu, John kembali menyandarkan kepalanya yang terasa berat pada bahu sofa, menghela nafas panjang. “Eummm...” jawabnya singkat sambil merenggangkan dasi yang masih melilit lehernya.
Terdengar langkah sang ibu perlahan mendekat. John tak ingin menegakkan punggung sedikitpun, tenaga yang ia miliki serasa habis tak bersisa. Dilihatnya sang ibu sedang mengusapkan kedua telapak pada apron sambil memangkas jarak dengannya.
“Bersihkan dulu dirimu! Ibu sudah memasak sup rumput laut dan samgyeopsal untukmu!”
Ah benar. Hari ini adalah hari kelahiran John. Dia baru sadar saat sang ibu menyebut menu kesukaan yang selalu di buat ibunya itu ketika merayakan hari lahir setiap tahun.
John hanya menyuguhkan senyum hangat memandang sang ibu.
“Cepat, nanti supnya dingin!” titah sang ibu tak mau jika John semakin membuang-buang waktu.
Joana sudah berbalik dan hendak kembali merampungkan pekerjaan dapur yang masih belum sepenuhnya selesai. Masih ada lauk pauk lain yang harus dihidangkan diatas meja, namun suara berat nan lelah putranya membuat sepasang kaki yang hendak terayun kedepan itu terhenti begitu saja.
“Ibu!” panggil John, terdengar sendu.
Joana berbalik, mencoba menelisik apa yang akan disampaikan putra semata wayangnya itu, sebab wajah John terlihat begitu lelah dan putus asa. Joana tidak pernah melihat John seperti ini.
“Ada apa?”
John sendiri menimbang kalimatnya,…
Adagio |Risk Of Life|
Adagio 33
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 50 Episodes
Comments