Janet bingung kenapa tiba-tiba panggilan Adrian terputus. Janet mencoba hubungi kembali tapi tidak bisa. Janet mengirimkan pesan juga tidak ada jawaban.
Radit pun keluar mencari istri nya "Dek, di sini kamu rupa nya". "Iya mas. Ada apa? Tadi mas bilang mau tidur?" ucap Janet.
"Mas tidak bisa tidur dek. Bagaimana kalau kita pindah dari sini cari kontrakan kecil dek?" tanya Radit. "Menurut aku lebih baik jangan dulu, mas. Karena aku baru mulai bekerja besok mas. Keuangan kita juga belum stabil lagi mas" jawab Janet.
"Baiklah kalau menurut seperti itu. Mas hanya tidak enak dengan Ibu dan Bapak. Kita menumpang di sini, kamu di berikan pekerjaan" ucap Radit sambil memegang tangan istri nya.
"Sabar ya mas. Aku pun sama merasa tidak enak hati pada Bu Lina dan keluarga" jawab Janet. "Mas, ke dalam yuk. Udara nya dingin. Lagian kamu besok harus berangkat pagi ke Jakarta" lanjut Janet.
Senin pagi aktivitas pun di mulai. Seperti biasa Janet mengantar Radit sampai gerbang dan membawakan bekal untuk nya. Radit harus berangkat subuh agar terhindar kemacetan. Ibu Lina mengingatkan Janet kembali kalau hari ini Janet harus mulai bekerja.
Sebelum berangkat kerja, Janet seperti biasa menyiapkan makanan untuk anak-anak dan ibunya. Janet keluar paviliun dan bertemu dengan Adrian yang masih berada di Bandung menghabiskan sisa cuti nya.
"Janet, maaf kemarin telepon nya terputus. Karena Pak Kenzi sendiri yang memutus nya" ucap Adrian. "Owh ya tidak apa Adrian. Bagaimana kabar Pak Kenzi? Apa dia sudah membaik?" tanya Janet.
"Ya.. Pak Kenzi sudah membaik. Hari ini kemungkinan di perbolehkan pulang. Kamu mau berangkat ke bengkel?" ucap Adrian. "Alhamdulillah kalau Pak Kenzi sudah membaik dan di perbolehkan untuk pulang. Iya aku mulai hari ini bekerja di bengkel milik Ibu Lina. Aku duluan ya Adrian. Assalamualaikum" jawab Janet sambil berlalu pada Adrian.
Janet pun berangkat ke bengkel menggunakan ojol. Saat di perjalanan menuju bengkel Janet melewati rumah sakit tempat Kenzi di rawat. Dia mem…
Bos Ku, Selingkuhanku
Janet Mulai Merindukan Kenzi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 91 Episodes
Comments