Adrian menyerahkan foto-foto yang ada di dalam map itu. Janet melihat lalu tanpa sadar air mata nya mengalir. Janet menangis sampai Adrian menepuk-nepuk bahu Janet.
"Adrian... tolong bilang sama aku apa ini benar? apa ini benar Adrian?" ucap Janet sambil menangis membuat Adrian tidak mengerti harus berbuat apa.
"Janet... sudah. Kamu harus memikirkan anak-anak mu. Sekarang kita pulang ya. Kamu tolong berhenti menangis. Semua nya nanti kita bicarakan kembali saat kamu sudah tenang" jawab Adrian kemudian melanjutkan perjalanan mereka ke rumah.
Sampai di halaman rumah Adrian meminta Janet untuk segera menghapus air mata nya. Dan turun untuk menemui anak-anak nya. Janet pun mengiyakan yang di katakan Adrian.
Janet melangkahkan kaki ke dalam paviliun. "Anak-anak Bunda pulang. Bunda bawa martabak nich. Kalian mau tidak?" ucap Janet. Tapi tidak ada jawaban dari anak-anak. Janet pergi ke kamar tapi tidak ada. Mencari ke taman juga tidak ada. Janet bingung harus mencari anak-anak ke mana lagi.
Ponsel Janet berdering, dia mengangkat ponsel nya ternyata itu dari Kenzi
Kenzi : Jangan takut, anak-anak mu ada di rumah ku
Janet : Kenapa mereka ada sama kamu? Nanti mereka malah merepotkan kamu
Kenzi : Tidak. Anak-anak mu sekarang sedang bermain di taman belakang. Mereka tadi makan banyak sekali. Bibi memasakkan makanan kesukaan mereka tadi.
Janet : Kenapa kamu baru beritahu aku kalau anak-anak ku di sana? Ya sudah aku akan menjemput mereka.
Kenzi : Tidak perlu kamu jemput. Anak-anak akan menginap di sini dengan ku.
Janet : Jangan Ken. Nanti mereka akan merepotkan mu. Lagipula mereka tidak terbiasa tidur di tempat orang lain.
Kenzi : Ya sudah kalau memang kamu maksa untuk jemput. silahkan saja kamu ke sini dan tanya anak-anak mu mau tidak pulang bersama kamu.
Kenzi mematikan ponsel nya. Janet masuk ke paviliun mengambil tas nya lalu memesan taksi online.
Beberapa menit kemudian Janet sampai di rumah Kenzi yang berada di Bandung. Kenzi melihat mata Janet yang sembab akibat menangis ta…
Bos Ku, Selingkuhanku
Tidak Menyangka
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 91 Episodes
Comments