...•||•...
...HAPPY READING...
...#Author#...
...•||•...
April menyeka air matanya yang terus menerus keluar. Dia merasakan sesak menghimpit jantungnya.
"Mama, papa mana? Mama kok nangis?" Aldo datang dengan wajah lelahnya. Dia baru saja pulang sekolah, dengan dijemput oleh supir keluarga Glen.
"Papa lagi kerja sayang." April tersenyum sambil membantu Aldo melepaskan tas dan sepatunya.
"Kalau adek mana?" Aldo celingukan mencari keberadaan kedua adik kembarnya.
"Lagi tidur siang, Aldo cepat-cepat mandi sama ganti baju, trus makan." April menuntun Aldo ke kamarnya. Di dalam kamar yang besar ini, hanya ada satu ranjang ukuran king size.
Di sana tertidur dua anak kecil yang semok. Aldo segera berlari ke kamar mandi di dalam kamar itu, tak berselang lama Aldo keluar dan melompat ke atas kasur, menggelitik perut kedua adiknya.
April hanya bisa geleng-geleng kepala saat ketiga putra kecilnya itu malah saling mengusili.
...><...
"April, kita harus bicara." Glen mengekori April dari tadi. Mulai dari April membereskan dapur dan mencuci piring bekas makan malam, hingga sekarang April duduk di sofa sambil melipat pakaian.
Laki-laki itu baru saja pulang entah darimana, disaat jam sudah menunjukkan pukul delapan malam, dan pastinya dengan wajah lesu dan terlihat lelah.
"Ini kan udah bicara." Jawab April dengan masih fokus melipat pakaian bersih itu.
"Aku gak mau pisah." Ucap Glen sambil duduk di lantai, menatap April yang sedang duduk di sofa asik melipat pakaian.
"Hm." Sahut April malas.
"Hm? Apa? Jadi kita gak pisah kan?" Glen bertanya dengan mata berbinar.
"Sebelum aku dapat jawaban yang memuaskan, mungkin kata pisah akan melayang kapan aja." Ucapnya dengan senyum menyebalkan.
"Jadi aku harus gimana? Gimana biar kamu tetap sama aku?" Glen bertanya dengan nada sedih. Dia tak mau pisah dengan April.
"Hm, cari cara biar kita gak pisah, masa belum lama kita nikah udah mau pisah aja." April terlihat bercanda, tapi Glen menanggapinya serius.
...><...
Akhirnya, Glen mulai sering berk…
HUJAN DI BULAN APRIL
HBDA 32 •|Perkara pisah|•
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 35 Episodes
Comments
Sri Peni
cerita yg bagus nggak bertele2
2026-05-20
0