Kevin sampai di apartemen Park Hoon setelah pukul 3 pagi. Dia langsung menuju kedalam kamar dimana Amel tergeletak. Tangan Kevin buru buru memeriksa suhu tubuhnya.
"Sejak kapan dia mulai demam?" Tanya Kevin tanpa menoleh ke arah Park Hoon yang berdiri sembari melipat tangan bersikedekap. Meskipun dia khawatir, wajahnya tetap datar seolah tidak menyuratkan sesuatu yang patut membuatnya cemas.
Park Hoon menghela nafas, lalu melirik kearah jam tangannya.
"Sekitar jam 2" katanya masih dengan suara datar.
Kevin mengeluarkan teteskop, memeriksa denyut nadi dan kondisi Amel.
Tubuhnya benar benar panas. Laki laki itu bangkit menuju dapur, dia menyala kan kompor untuk memanaskan air. Setelah air panas itu dicampur dengan sedikit air dingin, Kevin mengopres dahi Amel dengan air hangat.
Mata Amel perlahan terbuka, dia setengah kaget karena dihadapannya sudah ada Kevin.
"Kak, sejak kapan kakak ada disini?" Tanya Amel dengan bahasa Indonesia.
"Sekitar 30 menitan, kau demam Mel. Tidurlah" perintah Kevin. Amel menggeleng, lalu memeluk Kevin dengan isakan kecil di bahu kakaknya. Sedangkan Park Hoon lelaki itu mengepal kuat. Rahangnya mengeras, dia merasakan sesuatu benda tumpul menghantam dadanya. Sungguh, kali ini dadanya berdesir sakit.
Buru buru Park Hoon memisahkan keduanya. Kevin terperajak, jelas saja siapa yang tak kaget tiba tiba sebuah tangan merentakan pelukan keduanya.
"Sudah memeriksanya? Bagaimana kondisi Amel? Jika tidak mengkhawatirkan kau boleh pulang"
Tukasnya sembari melirik kearah Amel yang menutup matanya dengan kedua telapak tangan.
Kevin sadar saat ini yang terpenting adalah kondisi adiknya, jangan sampai dia memancing kemarahan Park Hoon yang akan mengakibatkan masalah lagi. Kevin menuliskan beberapa obat yang nantinya akan ditebus Park Hoon di apotik.
"Beri kan Amel obat ini, sepertinya dia demam. Kalau sampai pagi panasnya belum turun berikan dia Paracetamol, jangan lupa mengganti kompres nya " kevin menjelaskan dengan nada lembut.
Sedangkan uluran k…
My Idol Is A Mafia
MAFIA Tolong rawat dia
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 65 Episodes
Comments
~ras~^
marah belum seberapa aja udah ke gitu apa lagi kalo marah besar
2020-04-23
2
effa azzahra
bodoh si amel ni
dah di siksa masih suka dengan orang nya cuma sebab tampan..
2020-02-21
3
true love
💘💘💘
2019-08-15
2