Amel membenarkan letak duduknya setelah terbangun tiga puluh menit yang lalu. Dia menatap Park Hoon yang tengah berdiri didekat jendela dengan ponsel di telinga. Entahlah tengah menghubungi siapa lelaki itu.
Suara dari ketukan pintu terdengar, Kevin masuk dengan setelan jas putih rapi. Dia menarik senyum , melangkah maju tapi harus berhenti kala tiba tiba Park Hoon menodongkan pistol kearahnya. Tepat kearah Kevin dari jendela.
Kemudian Park Hoon melangkah maju mendekati Kevin.
"Baik, aku akan mengurusnya"
Park Hoon menutup panggilannya. Todongan itu tidak segera di hentikan oleh Park Hoon justru dengan seringai licik pelatuk pistol sudah berada di dahi Kevin.
"Kau mau menghianatiku?" adalah suara terseram yang mampu membuat Amel hampir berdiri.
"Apa maksudmu?" Kevin menatap Park Hoon tidak lagi dengan ketakutan justru dengan tatapan liar yang pernah dia punya.
Park Hoon menurunkan todongan pistolnya, secara tiba tiba dia memompa pistol dan kembali menodongnya.
"Tentang Hidoyosi" Park Hoon menyeringai "Aku tidak yakin akan mengatakan ini"
Dia tertawa, tawa busuk yang pernah dilihat oleh Kevin "Kalau kau berani menghianatiku hanya karena lelaki brengsek itu, siap siap kau akan aku bunuh" ancam Park Hoon.
Amel terisak diatas brangkar, dia tidak mampu harus melihat adegan seperti ini.
"Berhentilah menangis" bentak Park Hoon dengan suara lantang. Sekali sentakan Amel langsung menelan tangisannya.
"Brengsek" umpat Kevin
Pistol itu kembali tertodong kearah Kevin, kali ini tanpa seringai atau sebuah senyum.
"Aku tidak dalam mode becanda hari ini" tukas Park Hoon.
Beberapa saat Alex menggeser pintu dan memegangi tangan Kevin. Tidak lupa dia menunduk memberi salam pada Park Hoon.
"Saya sudah menemukan dalang dibalik teror Amel" tukas Park Hoon.
"Apa Amel diteror?" kali ini Kevin yang tidak tahu apa apa meminta persetujuan
"Baru tahu rupanya" Park Hoon berjalan mendekati brangkar Amel, menatap wanita itu yang sesegukan dalam selimut.
"Keluarlah"
Beberapa saat…
My Idol Is A Mafia
MAFIA Anjing penjilat
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 65 Episodes
Comments
linna
park hoon terlalu arogan. jadi ngeri sndiri.
lok jdi amel mah ogah sm park hoon, yg dgn enteng ny nodongin pistol n blg mo ngebunuh k2 ny sndri didpn mt nya..
iieeuuhhh gx deh
2019-12-15
1