Kevin menjentikkan jarinya, hal itu membuat cabang pohon di sekitarnya bergerak dengan cepat menuju Alex hingga berhenti tepat di depan lehernya, jika sampai menusuk, maka lehernya akan langsung putus.
"Aku akan terlalu mudah untuk menang," ujar Kevin dengan senyuman sombong, "Harus ku apakan kalian? Bunuh.. Atau...," ia menyeringai, "Siksa sampai mati?"
Alex tersenyum miring, "Sombong sekali, hmph, kau tak akan bisa menang dengan mudah,"
Wanita dengan jubah hitam menyingkap tudungnya dan berdiri di samping Kevin, "Adikku, Kevin. Tentu saja kita tak mudah menang dengan melawan kekuatan api hitam milik Alex," ujar wanita yang mengurung Leo dengan es.
"Kau benar Alice, di tambah adiknya dengan kekuatan petir itu," sahut pria ber brewok tipis dengan kekuatan Api itu.
Alex mengernyit, "Adik?"
"Bill, sudah ku bilang jangan beritahu!" pekik Kevin pada pria berbrewok tipis itu.
"Siapa adikku?" tanya Alex dengan tatapan mengintimidasi.
"Bodoh sekali kau! Manusia berambut pirang itu," bentak Bill.
"Apa maksudmu?!" tanya Rose, "Putra kami telah tewas karenamu,"
Kevin menghela nafas panjang, "Baiklah, aku akan mengirim ingatanku,"
___________
"Arnold!" jerit Rose, "Arnold! Hentikan!!" wanita muda itu menjerit
dengan seorang bayi di pelukannya.
Namun pemuda berwajah bengis itu tetap mempertahankan taring dan matanya yang mampu membunuh siapa saja yang menatapnya.
"Arnold!!"
Terukir jelas kemarahann di wajah bengis pria itu, rahangnya mengeras dengan tangan bergetar. Dipangkuannya terdapat mayat wanita dengan wajah paruh baya, ibunya.
Bill menyeringai tajam, tangannya mengepal kuat dan kemudian membuka ke arah Rose.
DUAAR
Istana meledak, membuat Rose dan bayinya terpental. Arnold berbalik badan dan melihat istrinya tak sadarkan diri dan juga potongan kepala bayi.
Bayi yang baru berusia 2 hari.
Arnold menghampiri istrinya dan berusaha membangunkannya.
Di sisi lain.
Kevin bersama Alice dan Bill tertawa puas, mereka telah menukar anak raja dan ratu Wetford dengan bayi…
A Kingdom Of Vampire
19. Death
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 35 Episodes
Comments