Reno Permana memperhatikan sosok cantik di hadapannya yang sibuk memasak. Gerakannya lincah, artinya dia terbiasa memasak. Nggak keliatan bingung dengan segala jenis bumbu yang ada, padahal banyak jenis yang tersedia. Akhir-akhir ini, lebih sering bercanda dan menggodaku sejak dia bilang ke Doni, akulah selingkuhannya. Tentu saja, Doni ngamuk sejadi-jadinya. Habislah mukaku kena bogem mentahnya. Dan aku, yang begitu bodoh, membuat seolah-olah semua itu emang begitu adanya. Apa kamu tau kalo aku jatuh cinta padamu? Apa sikapku sejelas itu? Lalu, kamu manfaatin aku? Dan aku? Apa aku bakal terus begini? Tentu saja! Aku menyukaimu, Qirani Asha! Nggak, aku nggak cuma menyukaimu, tapi aku... mencintaimu! Apa aku beneran bodoh?! Salah! Aku cuma lagi di level menjadi seseorang yang sanggup melakukan apapun dan siap berkorban demi wanita yang dicintai!
Tanpa disadari, Reno tersenyum penuh makna sendirian. Duduk di kursi meja makan sembari terus memperhatikan Qirani. Satu tangannya menopang dagu lancipnya dan sesekali jari jemarinya yang bebas mengetuk-ngetuk meja makan.
Qirani mendengarnya dan dalam sekilas, ia menoleh. Seketika wajahnya tampak sumringah, "Kak Reno?!" sebutnya sambil tetap melanjukan masaknya. Reno tersenyum. "Bentar, aku bikin kopi ya. Kebetulan, bolu wortel ku baru aja jadi. Pas buat temen kopimu." Sambung Qirani masih dengan keceriaannya. Reno melanjutkan lamunannya. Kamu yang sekarang ceria, apa karena aku? Tapi, aku ngerasa, sikapmu ini kelewat ceria. Ada yang ganjil....
"Tarara.... Liat deh! Bolunya cantik kan? Rasanya, dijamin mantul!" Qirani memuji bolu wortel buatannya sendiri. Reno masih tersenyum saat meraih kopinya dan bolu yang telah dipotong menjadi banyak itu. "Mmm, bagus sih kelihatannya. Cantik. Warna orennya darimana? Wortelnya?" Kata Reno, kini mulai mengambil satu potong untuk disuapnya. "Ya, dari wortelnya. Aku parut, baru aku masukkin jadi satu sama bahan yang lain. Gimana, enak kan?" Jelas Qirani saat melihat Reno mulai menyuapnya. Re…
Mengejarmu
Bab 100
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 120 Episodes
Comments