seharian ini Anindita tidak fokus bekerja,sudah lima kali dia bolak-balik merobek print an desain nya,kepalanya serasa ingin pecah memikirkan permintaan mertuanya
"aku tidak boleh egois,,kebahagian keluarga mas Gilang ada di tangan ku,mas Gilang juga sangat menginginkan seorang anak yang tidak bisa aku berikan" Anindita membatin
" Dit,,,kok bengong,lihat tu ketikan nya berantakan" omel Bu Lusi kepala tim di ruangan Anindita
" he...iya maaf..maaf bu"
" kalau lagi ada masalah atau nggak enak badan nggak usah masuk dit dari pada semua pekerjaan kamu berantakan" lanjutnya
Anindita hanya tertunduk tanpa berani menatap bu Lusi karena memang dia yang salah
*
*
*
" mas...aku mau bicara" ucap Anindita pada Gilang
" hmmmm...bicara saja" jawab Gilang tanpa mengalihkan pandangannya dari Laktop
" mas...kenapa kamu tidak bercerita pada ku mas,kalau perusahaan mu sedang bermasalah"
" kamu tau dari mana?"
" mama...mama yang berbicara padaku,mas apa perusahaan mu tidak bisa diperbaiki lagi?"
" bisa asalkan ada investor yang bersedia memberikan modal pada ku" jawab Gilang menutup laktop nya dan meletakan di atas nakas
" jika tidak ada?"
" mungkin akan gulung tikar dan kita akan pindah dari sini untuk memulai kehidupan baru" jawab Gilang
" mas.....menikahlah dengan wanita pilihan mama" ucap Anindita menunduk
" apa????kamu Gila??"
" tidak mas,aku sudah pikirkan ini matang-matang"
" kamu takut hidup miskin dengan ku? hanya sebatas itu cinta mu?" Hardik Gilang emosi
" mas,jangan ragukan cinta ku padamu,aku hanya ingin keluarga ini tetap utuh,aku bisa diterima oleh mamamu"
" jangan gila dita,dengan aku menikah lagi bukan keluarga bahagia,tapi kehancuran yang ada" pekik Gilang
" mas,dengar kan aku?"
" sudah....aku tidak mau menerima ide konyol mu,jika kau merasa tidak mampu berada di sampingku disaat aku terpuruk kau boleh pergi" Gilang keluar dari kamar dengan menghempas pintu
Anindita menangis meratapi nasib nya
" perempuan mana yang mau berbagi suami mas, perempuan mana yang ingin dima…
Jodoh Terbaik
bertengkar lagi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 168 Episodes
Comments