Wira memeluk Dita erat,tanpa malu mencium kening Dita di depan suster tersebut
" mas...malu" bisik Dita lirih
" maaf sus,saya terlalu senang" ucap Wira tak enak hati
" iya pak,silahkan lanjutkan,saya permisi dulu" ujar suster tersebut pamit
" sayang kita harus segera pulang untuk memberitahu kabar gembira ini pada mama dan papa,apalagi Kenzo dia pasti dia bahagia, terimakasih sayang" ungkap Wira yang sangat bahagia saat ini
" mas,,untuk Kenzo jangan di beritahu dulu,,takut nya dia terkejut dan tidak terima, beritahu pelan-pelan saja mas,biar dia mengerti" jelas Dita
" terserah padamu sayang,yang jelas aku ingin segera pulang,aku bahagia sekali"
" tunggu mas,Sandra belum dapat pendonor, kasihan dia,aku takut terjadi apa-apa pada anak nya" Dita sedikit khawatir,biar pun dulu Sandra jahat padanya secara manusiawi Dita merasa kasihan karena Sandra sedang bertarung nyawa
kali ini Wira mengalah dia menghubungi Gilang memberitahu kabar Sandra
" Gilang akan kesini membawa pendonornya sayang,setelah dia datang kita pulang,tidak baik untuk mu berada di sini terlalu lama" ucap Wira
Dita memeluk suaminya mesra, berterimakasih atas kebaikan hati Wira
" kalau bukan karena kamu aku tidak sudi menghubungi lelaki bangsat itu" umpat Wira
" mas,,jangan bicara kasar,aku sedang mengandung,tidak baik sayang" ingat Dita pada suaminya
" iya..iya...maaf kan papa sayang" Wira mengelus perut Dita yang masih datar
tak lama kemudian Gilang datang kerumah sakit dengan membawa Monica
" tidak puas kamu menyakiti anak saya sehingga wanita ini masih kau bawa" pekik Mia marah
" lelaki kurang ajar,bangsat" pak Handoko ingin memukul Gilang tetapi di cegah oleh Wira
" ini rumah sakit pak,tolong di jaga sikap anda,lagi pula Gilang suami sah Sandra dia harus ada untuk menandatangani proses operasi untuk Sandra" Wira kali ini membela Gilang karena dia ingin segera membawa Anindita pulang karena Dita belun mau pulang kalau Sandra belum di operasi
Pak Handoko diam sesaat, mencerna ucapan Wira
" tetapi dia t…
Jodoh Terbaik
darah Monica
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 168 Episodes
Comments
ika
terlalu byk tekanan,
skrg kan dita bahagia
2022-11-15
0
Zabdan N Iren
gimana mau hamil ,dodol
perasaan nya tersakiti terus,dia stress terus..
2021-11-11
1
Aulia Nia
gilangnya aja ga sabar. batu 2 bulan main cerai aja
2021-10-08
1