Tiga jam perjalanan dari kota ke kampung halaman Dinda, Alan berharap ada penyambutan yang istimewa, namun tidak, saat pria itu memarkirkan mobilnya di halaman, wajah Dinda sudah di penuhi kemarahannya dengan sapu lidi di bagian tangan kirinya serta kemoceng dibagian tangan kanannya.
Masih di dalam mobil saja Alan sudah merasa ngeri, apa lagi saat di dekatnya, apakah pukulan demi pukulan akan di terimanya?
Namun kali ini tantangan baginya, ingin memastikan, sekuat apa tenaga Dinda saat meluapkan amarahnya.
Dengan membawa paper bag, Alan mulai melangkah mendekati Dinda yang masih mondar mandir di teras rumah.
Plaakkk.... pukulan pakai sapu lidi mendarat di kaki Alan, namun laki laki itu tetap diam dan sedikit meringis.
Cetak....lagi lagi pukulan dari kemoceng pun ikut mendarat di tangan Alan.
Kenapa dia tidak menghindar, apa dia sengaja membuatku makin marah.
''Mana potoku?'' menengadahkan tangan ke arah Alan.
Tak memberikannya pria itu malah menarik tangan Dinda hingga membuatnya terhuyung dan jatuh ke dalam pelukannya.
''Lepas!" mencengkal tangan Alan yang merengkuh tubuhnya, dan pemandangan itu kini malah menjadi pusat perhatian tetangga yang melintas.
Faisal memilih untuk masuk bersama yang lain membiarkan Dinda dan Alan untuk membereskan urusannya sendiri.
"Aku nggak mau, malam ini aku akan tidur di sini." ucapnya, tanpa aba aba Alan mengangkat tubuh Dinda masuk ke dalam.
Alan langsung membawanya ke kamar Dinda setelah izin pada kedua mertuanya.
"Dari mana kamu tau kamar aku?" cetus Dinda saat keduanya ada di dalam kamar.
"Kan aku yang nyuri poto kamu, gimana sih," dengan pelan Alan menurunkan tubuh Dinda di atas ranjang lalu meletakkan paper bag dimeja samping lemari.
"Keluar!" ucapnya ketus menunjuk arah pintu dengan kemoceng.
"Nggak," malah membaringkan tubuhnya di atas ranjang yang tak terlalu besar.
Dia nggak boleh nginep disini, aku harus cari cara supaya dia tidak betah disini, tapi apa?
Dinda beranjak dari ranjangnya berniat ingin keluar, namun dengan…
Kesabaran Istri Kedua
Nginep
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 158 Episodes
Comments
Khairul Azam
gak tau deh sama si oenulis ini, setiap novel nya meski habis disakiti pasti balikan lagi, apa krn laki" nya kaya? atau seandainya othornya digituin masih mau balikan lagi? bener soh ini novel tp sedikit berlogika lah
2024-10-02
0
Yen Margaret Purba
pertanyaan nya kl sintia ga selingkuh,
dinda ttp dinda yg ga dianggap toh...
tp ya alur cerita hrs gt
2022-02-18
0
Kulita
aku plng suka di bab yang ini
2021-11-08
0