Kini Zahra sudah bersiap dan berkumpul dengan teman-teman nya di ruangan kelas. Wali kelas masing-masing menyampaikan peraturan demi peraturan yang harus mereka jalani saat kunjungan industri.
Setelah semua murid berkumpul, Zahra dan teman-teman nya pun keluar dan menunggu bus yang akan membawa mereka. Zahra melihat beberapa temannya yang di temani oleh orang tuanya, namun tidak dengannya, Hanan juga sibuk dengan para guru hingga tidak bisa menemani Zahra saat ini.
"Zahra... " panggil mama Nia dan papa Adi orang tua Fany.
" Mama Nia" ucap Zahra semangat lalu menyalami mereka berdua.
"Sudah lama nggak ketemu, bagaimana kabar kamu dan kamu nyaman kan tinggal di rumah baru" ucap mama Nia.
"Alhamdulillah sehat dan alhamdulillah nyaman mah"
"Orang tua baru kamu mana, mereka ke sini kan. Mau ngenalin ke kami"
"Mereka nggak dateng ma, tapi nggak papa kok, kan Zahra udah ada kakak juga"
"Siapa bilang kami nggak datang" ucap mama Hana.
"Mama, papa" ucap Zahra semangat dan langsung memeluk mereka berdua.
Entah apa yang membuatnya sedih, namun tiba-tiba air matanya terjatuh.
"Heh... Kenapa kamu menangis nak"
Mama Hana menghapus air mata Zahra. Zahra juga menghapus air matanya yang tersisa.
"Maaf mah, pah.. Namun Zahra di sini bahagia. Zahra benar-benar beruntung mendapatkan orang tua seperti kalian yang selalu perhatian sama Zahra. Zahra menjadi berasa bahwa orang tua Zahra masih di sini"
"Nak, kamu tak perlu sungkan dan sedih. Kami akan selalu ada buat kamu. Kamu adalah putri kami yang terbaik. Masa iya anak mama nggak ada yang anterin. Udah ya jangan nangis"
"Iya mah, makasih ya"
"Mah, pah, tumben ke sini" ucap Hanan yang tiba-tiba datang sambil membawa tas lumayan besar.
"Iya nganterin anak mama lah, masa iya nggak ada yang nemenin"
"Kamu harus jaga Zahra dengan baik, jangan sampai dia sedih. Kamu kakaknya harus bertanggung jawab penuh sama dia" ucap papa Nanda.
"Iya pah itu pasti. Zahra sini mas bawa tas kamu, bus sudah datang. Ingat kan di mobil berapa"
"Ingat kok mas"
"S…
Murid Kesayangan Guru Agama
Kunjungan industri 1
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 118 Episodes
Comments