Damethier

Keesokan harinya Nora terlambat bangun membuat Nyonya Lenny sang ibu tiri kesal karena Nora yang tak kunjung membuatkan sarapan untuknya, ditambah Athena yang merengek meminta sarapan. Nyonya Lenny  bergegas ke kamar Nora, melihat Nora masih tertidur dengan nyaman, Nyonya Lenny  langsung menyiram Nora dengan seember air tanpa rasa kasihan.

“HEH ENAK BANGET KAMU JAM SEGINI MASIH TIDUR, CEPET BANGUN BUAT SARAPAN, SAYA SUDAH LAPAR.” Nora bangun dengan keadaan basah kuyup dan air mata  yang mengalir di pipi indahnya. Iaberusaha bangun dan menganti pakaian nya setelah itu turun untuk membuat sarapan. Walaupun sesak di dadanya Nora tetap melakukan apa yang ibu tirinya inginkan, hari ini Nora sangat lelah tak hanya membuat sarapan dia juga mencuci baju mencuci piring dan melakukan pekerjaan rumah lainnya.

Pukul 13.45 Nora baru menyelesaikan  pekerjaan nya dia juga merasa nyeri yang teramat sakit di perutnya tak hanya itu wajah Nora pun sangat pucat pasi, Nora tau penyebab perutnya sakit itu karena dia belum makan dari pagi, dia  pun bergegas mengambil makanan untuk mengisi perutnya.

Namun belum sempat Nora makan Athena meminta Nora membuatkan jus untuknya, Nora mengurungkan niatnya untuk mengambil sesuap nasi. Dengan telaten Nora membuatkan jus untuk Athena, sebuah jus yang sederhana dengan rasa pisang didalamnya. Setelah melakukan hal tersebut, Nora kembali ke dapur untuk melihat sebentar, apakah orang rumah ini menyisakan sedikit makanan untuk dirinya.

Disisi lain Damethier baru saja selesai melakukan kegiatan yang paling ia sukai; olahraga, itulah kenapa ia memiliki tubuh Damethier sangat atletis. Saat dirinya tengah beristirahat ada sebuah notifikasi dari seseorang, pesan tersebut berisikan sesuatu mengenai misi yang tengah Damethier jalankan. Damethiersegera membalas pesan orang tersebut.

Setelah membalas pesan dengan mengatakan  bahwa semuanya berjalan sesuai rencana yang telah mereka rencanakan. Setelah itu Damethier mencoba untuk membuat sambungan telepon kepada Nora untuk mengajak gadis kecil itu ke pasar malam, namun sedari tadi Nora tak kunjung menjawab telepon darinya. Karena teleponnya tak kunjung di jawab oleh Nora, Damethier pun berbalik mengirim pesan kepada Nora berharap agar nanti Nora membaca pesan yang ia kirimkan.

Nora baru saja terduduk disamping kasur, ia lantas mengambil telepon genggam miliknya dan melihat banyak sekali notifikasi telepon yang tidak terjawab dari Damethier serta ada pula beberapa pesan yang berisikan,

“Nora apakah kau sangat sibuk hari ini? Please call me back if you already have a free time.” Nora yang membaca pesan tersebut langsung membuat sambungan seluler yang tertuju pada Damethier,

“Hallo, ada apa kak maaf tadi telepon dari kakak enggak aku jawab” Damethier yang menjawab telepon dari  Nora sembari tersenyum.

“That’s not a big deal, Nora. Ngomong-ngomong, sore ini kamu sibuk gak?” tanya Damethier di ujung telepon.

“Enggak juga kok kak, kenapa emangnya?” jawab Nora santai sambil membenarkan rambutnya yang masih basah.

 “If you didn’t mind, mau keluar cari angin gak?” ajak Damethier.

“Kemana kak?” tanya Nora, dibalik sambungan telepon itu, ia sangat kesenangan.

“A night walk? Kita jalan-jalan ke pasar malem gimana? Kebetulan tadi aku lihat ada pasar malem.” ajak Damethier.

Mendengar hal itu Nora menjadi bingung, haruskan ia pergi bersama Damethier atau tidak. Jikalau Ia pergi bersama Dame, Nora takut ibu tirinya itu akan memarahi dirinya.

Nora berfikir sejenak, “Aku takut gak di bolehin ibu,” balasnya ragudisertai nada yang sedikit sedih.

“Udah gapapa nanti saya yang izin ke Nyonya Lenny, gimana?” bujuk Damethier kepada Nora.

“Serius? Ayo deh!” ucap Nora semangat.

Download

Like this story? Download the app to keep your reading history.
Download

Bonus

New users downloading the APP can read 10 episodes for free

Receive
NovelToon
Step Into A Different WORLD!
Download NovelToon APP on App Store and Google Play