Seperti janji Nia ke orang tuanya setelah lomba selesai Nia pun berpamitan ke pelatihnya untuk off karena mau fokus ke ujian akhir sekolah.
Selama beberapa bulan ni Nia dan teman temannya fokus ke sekolah untuk menyiapkan diri menghadapi ujian sekolah.
Pagi ini disekolah rame karena siswa kelas XII melihat hasil pengumuman.
"Nia... syukurlah kita lulus " kata Mei histeris
" Alhamdulillah " kata Nia memeluk Mei.
Lagi lagi ada yang memperhatikan Nia dari jauh...dia adalah Ronald, ingin rasanya Ronald mendekati Nia dan berbicara layaknya teman biasa yang lain tapi Nia perempuan yang beda dari yang lain, Nia tidak banyak bicara, jangan kan tertawa untuk senyum saja susahnya minta ampun.
" Nia, Mei kepala sekolah besok pagi mau ngadain acara piknik nih tapi hanya yang deket karena PP alias Pulang pergi... kalian ikut kan ?" kata Vina
" ikut ahhh " jawab Mei
" gue gak tau, gue ijin dulu ya..." jawab Nia
Saat Nia dan the gengs sedang ngobrol di kantin Mang Udin datang juga the gegs yang lain di mana ada Ronald
" boleh gabung dengan meja nona nona cantik ?" tanya Rudi
" gak boleh !!! bayar dulu ke Mang Udin " jawab Vina.
" ooo kalo itu beres ya Mang... hari ini gue yang traktir " jawab Rudi
" serius Rud ? emang elu ada duit ?" goda Vina
" hehehe (sambil garuk kepala yang gak gatal ?kagak... ntar gue pinjam Ronald, Nald pinjam duit elu yaaa" jawab Rudi sambil melirik Ronald.
" hhhuuuuu berarti bukan elu yang nraktir tapi Ronald " kata Mei
" sudah sudah ayo makan..." kata Ronald
Ronald sekali kali melihat ke arah Nia tapi Nia sama sekali mengabaikannya dan cuek sambil menikmati soto Mang Udin dan memainkan hapenya.
" Nia...kamu mau tambah minum ?" tawar Ronald mencoba menyapa Nia
" ccieeee...cieeee " goda Rudi
Ronald langsung reflek menatap mata Rudi dan menginjak kaki Rudi sehingga Rudi berteriak histeris karena sakit injakkan sepatu Ronald
" Nald kira kira dong nginjak...sepatu elu buatan LN kuat banget brooo ntar kalo kaki gue di gips gimana " kata Rudi
" tenang gue gips pake semen tiga roda " jawab Ronald spontan
Teman teman yang lain ketawa dengan kelakuan Ronald dan Rudi yang mencoba mencari perhatian Nia.
Belum sempat mendengar jawaban Nia, kini Nia malah beranjak dari kursinya dan menyerahkan uang 50 ribu ke Mei agar membayarkan makanan mereka ke Mang Udin.
" maaf... saya duluan, sudah di tunggu Mamah di depan dan Mei ini uang buat bayar makanan yang kita makan" kata Nia pamit ke teman temannya dan Ronald tentunya.
" gak usah Nia nanti biar ku bayar " kata Ronald
" terima kasih tawarannya tapi saya pas membawa uang " jawab Nia tanpa ekspresi dan segera pergi dari teman temannya.
Sementara di rumah keluarga Nia...Nia menyampaikan acara kepala sekolah besok pagi ke orang tuanya.
" kalo gak boleh gpp Pah Mah... Nia gak maksa kok, ini gak wajib Pah " kata Nia kepada orang tuanya yang tau sepertinya surat ijin dari orang tuanýa gak akan keluar.
" Papah ijinkan asal di temani Om Roy (adik Mamah Nia) " kata Papah Nia
" serius Pah...oke deh" kata Nia bahagia karena surat ijin keluar juga.
...----------------...
Pagi jam 06.00 Nia datang ke sekolah dan melihat sudah banyak bis di halaman sekolah.
" waduh gue bis yang mana ya " gumam Nia sambil clingak clinguk mencari gengs bawel
Sementara Ronald bertanya sama Anton di bis yang sudah mereka naiki.
" Ton...kalo acara ginian Nia pasti gak ikut ya ?" tanya Ronald.
" setahuku dari dulu Nia gak pernah ikut ginian Nald, mana dapat ijin dari Mmhnya dia " jawab Anton mengingat Nia saat di sekolahnya dulu.
Ronald langsung diam dan lemes karena cewek yang dia suka gak ikut hadir di acara ini.
" woyyy gak boleh ngelamun ntar mba kunti nempel looo " kata Rudi mengangetkan lamunan Ronald.
" enak aja lu, elu aja yang di deketin mb kunti beserta keluarganya mba Kunti" jawab Ronald
Rudi ketawa dengar Ronald jawab sambil gak fokus
" elu mikirin cewek idaman loo ya ... tenang dia datang... tuh baru aja datang dan sedang bingung mencari bis mana " kata Rudi
" serius looo ?" tanya Ronald semangat.
Ternyata Ronald 1 bis dengan gengs Nia.
30 menit kemudian satu persatu bis mulai berangkat dan saat bis Ronald mau berangkat kaget bahagia karena Nia dan Mei Vina di pindah ke bis Ronald.
" wah rame ni bis kita karena ada ratu bawel dan centil di sini " kata Rudi spontan dengan tujuan ke Vina
" sialan looo...bawel bawel tapi lo suka kan aslinya, gue aja yang gak mau sama elu weeee " jawab Vina sambil menjulurkan lidah mengejek yang di spontan di tertawai teman 1 bis nya.
Ronald masih melihat ke arah Nia sepertinya Nia belum dapat kursi yang nyaman untuk duduk.
" Mei...sebaiknya kamu dan Nia duduk di sini saja, biar saya dan Rudi pindah " tawar Ronald ke Mei yang di dengar Nia
" looo kok kita pindah Nald...biar Mei cari kursi sendiri napa sih" ngomel Rudi gak terima kursinya pindah.
Ronald lalu menginjak kaki Rudi dan akhirnya Rudi setuju untuk bertukar tempat sesuai perintah Ronald.
" serius Nald , Rud ? aissshh makasih ya ..." kata Mei
Saat Ronald lewat di depan Nia samar samar Ronald mendengar Nia berkata
" terima kasih " kata Nia pelan dan Ronald membalas dengan senyuman yang paling tampan 😂😂 " sama sama Ni"
Perjalanan memakan waktu 2 jam dan tibalah mereka di tempat tujuan.
Semua berkumpul di taman karena ada arahan dari Kepala sekolah.
Nia selalu bersama Vina dan Mei.
Saat di tengah tengah arahan Nia teringat dia belum melaksanakan solat Dhuha.
" gue ijin ya mau solat bentar " kata Nia ke sahabatnya.
Nia melaksanakan solat seorang diri dan diam diam Ronald mengikutinya...ya Ronald mengikuti sambil menjaga Nia dari kejauhan karena Ronald maupun Nia belum paham, hafal situasi daerah wisata ini.
" sungguh wanita idaman...dalam keadaan gini bahagia untuk anak remaja dia masih ingat untuk solat " kata Ronald pelan sambil memperhatikan Nia.
Acara ini hanya santai, ramah tamah dan selesai makan siang merekapun harus kembali.
" kapan lo berangkat Nia ?" tanya Mei di dalam bis kepada Nia.
" entah...tapi kek nya 3 hari lagi " jawab Nia cuek sambil melihat ke jalan.
" yahh kapan lagi kita bisa ketemu ya Nia, gue pasti kangen elu " kata Mei sedih sambil memeluk Nia
" husst jangan gitu ah kayak anak kecil, lagian gue masih di Indonesia juga kok... kan ada telpon, medsos atau kapan kapan kita saling berkunjung ya..." kata Nia
Akhirnya Mei dan Nia saling bercerita seru di dalam bis, sedang Ronald yang berada di kursi belakang hanya bisa memandang dari jauh.
" walau hanya menatapmu dari jauh itu sudah buat aku bahagia " gumam Ronald dalam hati.
Sekali kali Om Nia ( Om Roy ) memantau Nia dari jauh.
" itu siapa Nia ya Rud ? dari tadi melihat Nia terus " tanya Ronald saat mereka nongkrong
" mana ...mana..." kata Rudi dan the gengs cowok
" ooo itu Om Nia, namanya kalo gak salah Om Roy... cukup terkenal brooo di kelas para sosialita para cowok " jawab Anton spontan setelah liat yg di tunjuk Ronald
"setahu gue yang ada sosialita cewek cewek, ibu ibu gitu Ton..." kata Rudi bingung
" jangan salah...Om Roy masuk di grouop para pemilik mobil mewah dan motor...kabarnya Omnya Nia dulu pembalap motor terus berhenti dan gak tau alasannya so temannya dari kalangan pebisnis...ceweknya banyak tapi belum satupun terpilih untuk menjadi istrinya... bujang tua " kata Anton.
" elu tau semua tentang Nia, Ton ?" tanya Ronald
" kebetulan karena dulu rumah kami sebelahan... terus Ayah Nia pindah dapat fasilitas perusahaan...maklum petinggi dan jabatan bagus. Ayahnya baik sama semua orang " jawab Anton.
***Download NovelToon to enjoy a better reading experience!***
Comments
now lookat dis
buatnya kenapa nggak di mangatoon indo aja kak?ngga ada yang paham bahasanya loh☺🔪
2021-02-20
0