“sini duduk deket kita berdua” ucap bibi sinta
dengan menepuk sebelah nya jadi posisinya ditengan paman reno dan bibi sinta
“silva kita langsung ajah yah gak usah panjang lebar, silva sebenarnya perushan
sedang mengalami masalah keuangan yang sangat parah dan ada yang bisa menyelamat kan jika ada yang ingin
menikah dengan nya jadi paman dan bibi memberikan foto mu kepada nya dan dia
setuju dia akan menerima mu” ucap paman reno tanpa henti
“kenapa aku paman reno dan lagian kenapa harus menikah apa tidak ada cara yang
lain nya” ucap silva yang masih dengan keadaan bingung
“lalu kamu mau menyuruh adik mu siska yang mengganti kan kamu dia sudah punya
pacar dan dia pun sedang mengerjar mimpinya menjadi artis dan model tau jadi
tidak mungkin jika dia yang bibi dan paman mu berikan lagian kamu kan kakak nya
harus nya kamu melindungi nya kan” ucap bibi nya lagi dangan nada yang sudah
tidak bisa di artikan lagi
Cihh kakak sejak kapan kalian menganggap aku anak klian bahkan kalian tak masalah
jika siska memanggil ku dengan nama saja batin silva
“tapi kan bi silva juga sedang kuliah bi” ucap silva
“nikah kan bisa sambil kuliah silva udah deh jangan banyak alesan lagi yah kamu
ini udah di omongin baik baik malah ngelunjak, udah ah bibi males ngomong lagi
sama kamu pokoknya bibi gak nerima penolakan sama sekali dan satu lagi kalau
kamu memang gak mau berarti kamu mau ngehanjurin perusahaan yang sudah orang
tua mu bangun “ ucap bi sinta dengan intonasi yang sudah tidak bisa menahan marah
nya
“baiklah bi aku akan terima” ucap silva dengan
begitu berat nya karena memang dia juga tidak mau perusahaan yang di bangun itu
hancur dengan begitu mudah nya
Setelah berbincangan itu silva kembali ke kamar dia
bingung dengan apa yang sedang terjadi kenapa semua nya tiba tiba pikir nya
tapi ya sudah lah.
Dikamar silva terus memikirkan dengan apa yang
dikatakan bibi dan paman nya tadi hingga dia terlelap dalam tidur nya
Pagi menunjukan pukul 3 pagi, kemudian silva pergi
ke kamar mandi untuk mengambil wudhu dia ingin melaksana kan sholat tahajud
sebelum adzan subuh, silva ingin meminta petujuk kepada allah swt untuk
mempermudah kan semua nya jika memang ini yang terbaik.
Setelah silva menunaikan sholat tahajud dan sholat subuh
nya silva langsung pergi ke dapur dia langsung memasak dan juga dia langsung
membersihkan rumah seperti nyapu dan ngepel semua ia lakukan sebenernya disana
ada pembantu tapi bibi sinta ingin sinta pun membantu mereka mengerjakan semua
pekerjaan rumah sebagai tanda terima kasih kepada paman reno dan bibi sinta
karena sudah mengurus nya sejak kecil memang sedikit aneh tapi yah begitu lah
“nona semua sudah hampir selesai lebih baik nona ke
kamar nanti nona telat”kata kepala pelayan itu dia adalah bi asih, bi asih ada
dari pertama orang tua nya menikah bahkan hingga silva lahir sampai dia dewasa
“iya bi sebentar lagi yah nangung nih hehhe” ucap silva sambil tersenyum
memperlihat kan deretan gigi nya itu silva tidak akan meninggalkan pekerja an
nya jika belum semua beres itu lah sifat nona nya itu
Bi asih hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah nona nya tersebut dia sangat menyayangi silva
***Download NovelToon to enjoy a better reading experience!***
Comments