Mengikhlaskanmu Sebelum Memilikimu
Di sebuah pesantren kecil di pinggiran kota yang tenang, angin sore berhembus lembut membawa aroma tanah basah dan wangi kembang kamboja. Di bawah naungan pohon rindang di halaman pondok, Amira duduk
0
1
Gelar Pertama dari Jaket Hijau Ayah
Embun pagi belum sepenuhnya menguap dari dedaunan kebun teh yang melingkupi pinggiran Desa Bayongbong, di bawah megahnya bayangan Gunung Cikuray. Udara dingin khas Garut menusuk hingga ke tulang, teta
0
2
Batu yang Pernah Menjadi Gunung
Sebelum manusia mengenal roda, sebelum kerajaan memiliki nama, sebelum jalan-jalan dibangun dan sebelum seseorang pernah mengeluh karena batu kecil masuk ke dalam sandalnya... Ia sudah ada. Sebuah b
0
2
Ikan Terakhir Milik Momo
Di sebuah desa kecil yang berdiri di tepi sungai, hiduplah seekor kucing oren bernama Momo. Momo memiliki tiga kebiasaan buruk. Pertama, tidur di atas jemuran orang. Kedua, masuk ke rumah orang tan
0
1
Mbee: Sang Kambing yang Ingin Didengar
Di sebuah desa kecil bernama Desa Maju, hiduplah seekor kambing bernama Bembi. Bembi bukan kambing biasa. Ia memiliki bulu putih kecokelatan, sepasang tanduk kecil yang melengkung ke belakang, telin
0
2
Jejak Langkah di Jalan Lurus
Aroma kopi hitam yang mengepul di sudut kafe sore itu tidak mampu menghalau rasa dingin yang mendadak menyerang sekujur tubuhku. Jemariku gemetar hebat. Layar ponsel di genggamanku menampilkan sebuah
0
1
“Ketika Suami Jatuh Karena Serangan Jantung, Istri Harus Berdiri Menjadi Penopang Keluarga.”
Bab 1 Sebelum Segalanya Berubah Sebelum malam itu datang, aku tidak pernah benar-benar menyadari betapa berharganya sebuah kehidupan yang berjalan biasa-biasa saja. Pagi yang sederhana. Secangkir
0
0
YANG TUA APA YANG MUDA
Bagi Reno, pesona wanita yang lebih tua selalu memiliki daya pikat tersendiri. Entah itu selisih dua, tiga, atau lima tahun, wanita dewasa selalu tahu cara memperlakukan pria dengan kelembutan yang ma
0
1
Akar Yang Tumbuh di Tanah Retak
Kisah ini diawali dari ruang tunggu poli onkologi sebuah rumah sakit besar di Semarang. Seorang ibu rumah tangga menjalani masa pemeriksaan dan vonis tumor rahim seorang diri tanpa memberitahu keluarg
0
2
Di Balik Gincu yang Tak Pernah Pudar
Di bawah langit kamar ICU yang temaram, suara ritmis dari monitor jantung berbunyi datar namun tegas. Bip... bip... bip... Setiap dentang digital itu seperti jarum kecil yang menusuk kesadaran Halima
0
1
Kiat-kiat Mengikuti Event Menulis
// Cerpen ini adalah hasil sharing session di Ruang Author Sabtu 02-12-2023 pukul 19.30 bersama Author Syahz // Teman-teman tahu, ya, di sini setiap rentang waktu tertentu pasti ada event menulis, en
4
114
Membangun Habit Menulis
[ Cerpen ini merupakan hasil sharing session "Membangun Habit Menulis" bersama HK — iya betul, itu saya sendiri — di Ruang Author. Siapapun yang membaca cerpen ini, semoga bermanfaat, yaaa ] Dalam b
17
119
Tips Jitu Mendongkrak Retensi
Hai, Authorians! Cerpen ini merupakan rekapan dari hasil sharing session di Ruang Author dengan topik "Tips Jitu Mendongkrak Retensi" bersama Author Syahz pada Sabtu 13 Januari 2024, 19.00. Selamat M
15
107
Cerita Kita Yang Belum Usai
Pagi itu, sinar matahari merayap pelan menerobos kisi-kisi jendela kamar utama. Di depan cermin rias yang memantulkan bayangan kamar beraroma minyak kayu putih dan antiseptik, Dania Salsabila duduk te
0
1
Plot Twist Termanis
Pagi itu, aroma kapur tulis, kertas ujian yang menumpuk, dan bau tanah basah usai hujan semalam memenuhi selasar sekolah yang mulai riuh oleh langkah kaki anak-anak. Laras duduk di meja kerjanya yang
0
1
Sandiwara Ibu Mertua.
Ibunya Barra, selalu tahu cara memainkan perannya dengan sempurna. Setiap kali berkunjung, ia memeluk Aca dengan erat, mengelus rambut menantunya itu, dan membawa oleh-oleh dengan wajah penuh kasih. "
0
1
Rumah Hantu di Jalan Angker
Lampu jalanan kota kecil ini padam satu per satu begitu memasuki pukul sepuluh malam. Angin perbukitan berhembus membawa aroma tanah basah dan kabut tipis yang merayap turun dari lereng. Di ujung Jala
0
1
Misteri Rumah Nenek
Lampu bohlam lima watt di lorong tengah itu berkedip pelan, memancarkan cahaya kuning kekuningan yang redup dan temaram. Bayangan tiang kayu jati penyangga atap rumah meliuk-liuk di dinding kayu seper
0
1
Senja di Kaki Gunung Salak
Hawa dingin Kaki Gunung Salak selalu turun lebih cepat sebelum matari benar-benar tenggelam. Tahun 2015, aku masih seorang remaja belasan tahun yang memikul beban seragam putih-biru di Pesantren Bina
0
1
Goresan Luka Di Atas Kanvas Suci
Lampu gantung di atas meja makan memancarkan cahaya kekuningan yang lembut, menimpa dua mangkuk sup ayam yang asapnya perlahan menipis. Di kursi kayu berukir itu, Rani duduk memeluk lututnya sendiri,
0
1