JALAN TAPAKAN HIDUP ( p i l i h a n )
Manusia adalah makhluk yang paling sempurna. Mereka diberi akal untuk berpikir, emosi, nafsu, bahkan pilihan untuk memilih jalan yang ingin mereka lalui. Dalam kehidupan, manusia itu berbeda
3
20
Hidup? Mati?
BRAK! BRAKK!! "KEHIDUPAN SAMPAH!!" Suara Sagara menggema di dalam kamar. Tangannya menghantam lemari sebelum akhirnya ia terduduk di lantai, memeluk kedua lututnya. Ponselnya bergetar. Ibu: "Gar, jemp
0
1
Apakah hidupku berarti?
Sebuah ruangan yang begitu luas dengan penerangan yang seadanya menjadi saksi kesedihan seorang anak perempuan yang masih duduk di bangku kelas 2 SMP. Ia berasal dari keluarga kaya raya, yang setiap
0
1
Kisah kasih tak sampai
Jatuh cinta berjuta rasanya.... Kunyanyikan lagu ini nggak habis sampai selesai berulang-ulang dengan lirik yang sama. Sambil mandi nyiram badan pakai gayung. Kedinginan. Pagi-pagi mandi air dingin
0
3
Lili Putih di Bawah Langit Kelabu
Di balik dinding putih rumah megah yang tampak sempurna, tersembunyi retakan yang tak pernah terlihat oleh mata dunia. Luka tanpa darah. Tangis tanpa suara. Pergolakan batin yang membusuk perlahan di
4
4
Di Bawah Kabut Cikulul
Langit Pangalengan selalu punya cara untuk menyimpan duka. Kebun teh Cikulul yang membentang hijau kerap kali diselimuti kabut tebal saban sore, menyembunyikan ujung jemari siapa pun yang mencoba sali
0
1
Bestie, Staycation Kita Seru Banget!
Malam itu, gerimis membungkus Dusun Bandan Waru dengan kabut tebal yang berbau minyak tanah dan bunga kantil busuk. Di sebuah rumah panggung kayu jati yang lapuk—rumah milik Mbah Kerto, dukun tertua y
0
1
Tiga Tokoh Pemberi Pelajaran
Lampu jalanan kota yang redup menyapu kaca jendela kamar. Gerimis tipis yang turun sejak petang menyisakan hawa dingin yang mengendap di balik dinding-dinding beton. Di balik meja kayu tua, aku duduk
0
1
Di Balik Diam yang Melukai
Langkahku terhenti di depan gerbang besi bercat hijau tua yang mulai mengelupas. SMA Negeri 1—sekolah yang sepuluh tahun lalu menyaksikan betapa lugunya aku merajut mimpi, kini menyambutku kembali seb
0
2
Rexy Sang Presiden Republika
Lampu kilat flasgar media internasional menembus kegelapan malam di halaman Istana Kepresidenan Pravda, ibu kota Negara Republika. Karpet merah sepanjang seratus meter terbentang gagah, membelah lauta
0
1
Bubu dan Para Dewi Cantik
Bubu dan Para Dewi Cantik Pagi itu, Istana Almareon sedang sangat tenang. Terlalu tenang. Para pelayan berjalan tanpa suara. Para penjaga berdiri tegak di depan aula. Angin pagi berembus pelan me
0
1
PENJUAL MI AYAM PINGGIR JEMBATAN
PENJUAL MI AYAM PINGGIR JEMBATAN Bab 1 — Gerobak di Bawah Lampu Jalan Malam telah turun di Desa Sukamerta. Hujan yang sejak sore mengguyur desa baru saja berhenti. Jalanan terlihat basah dan mengil
0
1
Apa yang terjadi dengan lantai 13..?
APARTEMEN LEVEL 13 Hujan turun sejak sore dan belum menunjukkan tanda-tanda akan berhenti. Malam itu, empat sahabat—Raka, Dimas, Naya, dan Sinta—berdiri di depan sebuah apartemen tua yang sudah bert
2
4
Dinding Sesal
Matahari sore menerobos sela-sela gorden tipis di ruang tengah sebuah unit apartemen di pinggiran Jakarta. Di atas meja kerja berkayu jati itu, sebuah dompet kulit cokelat milik Farhan tergeletak terb
0
1
Menghargai Jasa Para Pahlawan
Di sebuah pelosok Desa Sorosuten, berdiri sebuah sekolah dasar bernama SD Naray. Sekolah itu berada cukup jauh dari pusat kota. Kondisi pendidikannya pun masih tertinggal dibandingkan dengan sekolah-s
1
1
Sampaikan Salamku Pada Edinburgh (Part Terakhir)
Jika Edinburgh adalah tempat luka dibekukan, maka Lembah Harau di Sumatra Barat adalah tempat ingatan dicairkan secara paksa. Tebing-tebing granit menjulang tinggi ratusan meter, mengapit hamparan sa
0
1
Sampaikan Salamku Pada Edinburgh (Part 4)
Jika manusia adalah sebuah lensa, Arini Santiana adalah lensa yang dipoles terlalu licin. Begitu mengilat hingga pantulannya mampu memperlihatkan keindahan kota Edinburgh dengan sempurna, namun cukup
0
1
Sampaikan Salamku Pada Edinburgh (Part 3)
Edinburgh tidak pernah benar-benar netral. Kota itu adalah panggung batu raksasa yang gemar menguji daya tahan ego manusia. Jika musim dingin sebelumnya Arini Santiana, Daffa Iskandar, dan Anthony Whi
0
1
Sampaikan Salamku Pada Edinburgh (Part 2)
Ada jenis keheningan yang lebih berisik daripada badai di puncak Arthur’s Seat. Keheningan itu tinggal di kamar flat Arini selama seminggu terakhir. Sejak Daffa berangkat ke London dan Anthony resmi m
0
1
Sampaikan Salamku Pada Edinburgh
Hujan di Edinburgh selalu punya cara untuk melipat jarak. Ia menetes halus di atas batu-batu tua Royal Mile, menggenang di celah cobblestone, dan memantulkan pendar jingga dari lampu-lampu jalan yang
0
1