Sampaikan Salamku Pada Edinburgh (Part 2)
Ada jenis keheningan yang lebih berisik daripada badai di puncak Arthur’s Seat. Keheningan itu tinggal di kamar flat Arini selama seminggu terakhir. Sejak Daffa berangkat ke London dan Anthony resmi m
0
1
Sampaikan Salamku Pada Edinburgh
Hujan di Edinburgh selalu punya cara untuk melipat jarak. Ia menetes halus di atas batu-batu tua Royal Mile, menggenang di celah cobblestone, dan memantulkan pendar jingga dari lampu-lampu jalan yang
0
1
Kejadian tak terduga
Perkenalkan namaku Kamala. Aku bekerja sebagai PNS salah satu kota di luar jawa. Aku seorang ibu rumah tangga berumur 31 tahun, banyak yang bilang wajahku manis, tinggi 162 cm dan ukuran bra 36D, kul
0
0
Izinkan Aku Bernapas Tanpamu
Hujan mengguyur pelataran Rumah Sakit Jiwa Dr. H. Marzoeki Mahdi Kota Bogor malam itu. Di sebuah bangku kayu bercat putih yang sudah terkelupas, Paramitha Sandrina Putri duduk membisu. Gaun katun kusa
0
1
Usai Karena Ego
Ethan dan Elora pernah percaya bahwa mereka adalah dua orang yang saling mengerti. Mereka sering tertawa bersama, berbagi cerita tentang hari-hari yang melelahkan, bahkan pernah berjanji bahwa sebes
0
1
Prajurit yang Menanam Mawar
Satu-satunya hal yang diingat Arga sebelum mati adalah rasa pahit. Bukan pahit kehidupan. Bukan pahit cinta. Bukan pula pahit karena belum menikah. Rumput. Rumput liar. Ia sedang bekerja sebagai
0
1
Kita Putus, Kita Balik, Kita Nikah
Cinta pertama mereka dimulai saat umur tujuh belas tahun. Namanya Raka. Anak laki-laki yang selalu memakai kemeja polos, sweater lembut, celana panjang warna netral, dan sepatu putih yang entah baga
0
1
Pohon yang Bertahan Terlalu Lama
Jauh sebelum manusia mengenal roda. Jauh sebelum ada kota. Jauh sebelum seseorang menemukan bahwa kursi bisa dipakai untuk duduk sambil mengeluh tentang pekerjaan... Ada sebuah biji kecil. Biji it
0
1
Di Balik Dingin Seorang Yakuza, Ada Tiga Anak yang Memanggilnya Ayah
Chapter 2 — Tiga Anak Pulang Sekolah Pukul tiga sore. Pintu rumah keluarga Kurogane terbuka dengan keras. BRAK! Yakuzanta yang sedang membaca dokumen di ruang tengah langsung mengangkat kepala. B
0
0
Di Balik Dingin Seorang Yakuza, Ada Tiga Anak yang Memanggilnya Ayah
Di kota Tokyo, ada satu nama yang hampir tidak pernah disebut dengan suara keras. Kurogane Yakuzanta. Bagi dunia luar, dia adalah pria yang dingin, kejam, dan tidak mengenal belas kasihan. Tatapannya
1
0
BIOGRAFI CHAIRIL ANWAR
Chairil Anwar adalah penyair terkemuka Indonesia yang dijuluki "Si Binatang Jalang" dan dinobatkan sebagai pelopor Angkatan '45 bersama Asrul Sani dan Rivai Apin.Berikut adalah biografi singkat mengen
0
0
Aku Terlanjur cinta
Rasa sakit yang pernah dialami Dragon terhadap Siti. Perjalanan cinta menemukan Siti tidaklah mudah. Dragon yang seorang anak miskin, penjual koran bekas di jalan, sudut kota. Sedangkan Siti seorang c
0
1
Rumah yang Menghadap Masa Depan
Aldi adalah anak kedua dalam keluarganya. Kakaknya, Reza, telah menikah dan mendapatkan sebuah rumah warisan. Keluarga mereka memiliki tiga rumah. Aldi tidak pernah mempersoalkan pembagian tersebu
0
0
life feels strange
IE melihat langit mendung. dan sangat abu abu dan hujan buatan yang mengalir dari tiang tiang besi yang dingin IE menatap tubuh mesin nya yang tak bisa bergerak. bahkan 1 Senti meter pun dia tidak bis
0
0
Lembayung Ungu Sang Pramugari
Malam jatuh dengan bobot yang tak biasa di galeri tua kawasan Menteng itu. Angin Agustus membawa aroma tanah basah dan samar-samar wangi melati yang layu. Di tengah ruangan bertengger sebuah kanvas be
0
1
Misi Menyelamatkan Makan Siang
Misi Menyelamatkan Makan Siang Dapur keluarga Aron pagi itu seharusnya menjadi tempat memasak makan siang. Seharusnya. Namun kenyataannya, sayuran berserakan di lantai, beberapa bumbu tumpah di m
0
1
Arah tanpa peta
Bagi sebagian orang, ingatan usia delapan bulan adalah ruang hampa yang tak berjejak. Namun bagiku, peristiwa di Tangerang malam itu seperti membekas dalam memori bawah sadar—sebuah awal dari perjalan
0
0
Tiga Purnama di Ujung Pena
Lampu bohlam lima watt di langit-langit kamar kos berukuran tiga kali tiga meter itu berkedip dua kali, seolah-olah ikut lelah menatap angka di sudut kanan bawah layar laptop yang menunjukkan pukul 03
0
0
Kursi nomor 17
Sejak awal semester, Nara selalu duduk di kursi nomor 17. Bukan karena dia suka tempat itu. Bukan juga karena kursinya nyaman. Tapi karena wali kelasnya berkata, "Nara, kamu duduk di sana aja." Da
0
1
Kita yang Berbeda
Aku menatap jam di dinding, waktu telah menunjukkan pukul 23.00 dan sekarang sudah hampir tengah malam. Sayangnya mataku tak juga mau terpejam, pikiranku terus mengingat kejadian sore tadi... 'Jika
0
0