Indonesia
NovelToon NovelToon
Merpati Yang Memilih Pulang

Merpati Yang Memilih Pulang

Status: sedang berlangsung
Genre:Mandul
Popularitas:2.3k
Nilai: 5
Nama Author: SeinXD

Siapa perempuan yang ingin menjadi mandul .?? tidak ada satupun yang menginginkan itu semua, setiap wanita pasti ingin punya keturunan punya buah hati yang akan menjadi pelengkap dalam bahtera rumah tangga nya, sebagai pemanis dalam cinta yang di arungi bersama teman hidupnya.

Namun rencana yang kuasa tetap lah rencana nya siapa yang dapat menghindar atau mengelak jika ia sudah berkehendak, itu lah yang di alami kora.

11 Tahun pernikahan nya ia selalu mendambakan ada buah hati yang sudi tumbuh dalam rahim nya, 11 tahun penantian yang panjang. Pernikahan yang sempurna, memiliki suami yang sempurna ternyata bukan lah obat dari sebuah penawar kebahagiaan.
pernikahan yang dikira akan berjalan seumur hidup harus kandas kala tuntutan dan penghianatan yang terjadi. kora tidak marah tidak juga menyalahkan siapapun ia memilih mengalah dan merelakan cinta nya pergi dan memilih menghilang untuk menemukan arti kebahagiaan yang sesungguhnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SeinXD, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CH 2 : Luka dari dalam ( penghianatan yang tersembunyi )

Kora terbangun dari tidurnya karna kaget oleh suara petir yang mengelagar di luar sana, ia ternyata tertidur di meja makan saat menunggu kepulangan sang suami.

Jam sudah menunjukan pukul 4 subuh namun Hendra belum juga pulang, kilatan dan suara gemuruh di luar menandakan akan turun hujan yang begitu lebat. Kora hanya berdiri mematung berusaha menetralkan perasaannya,

...----------------...

Sementara di sebuah sebuah room private, Hendra terbangun di dekapan nya ada seorang wanita yang terlelap dalam pelukannya. ia menatap wajah wanita yang tenggah terlelap dalam tidurnya itu, wajah cantik itu masih sama seperti dulu saat mereka masih duduk di bangku SMA.

Hendra tersenyum ia bangkit secara perlahan agar tak membangun kan nya, ia berjalan menuju balkon kamar tampak nya di luar sedang hujan deras. Ia melihat jam di pergelangan tangan nya sudah menunjukan pukul 4 subuh, tak terasa padahal semalam ia hanya duduk minum bersama teman dan kolega bisnis nya namun kehadiran tiara mengubah segalanya.

Wanita yang sejak lama ia kagumi itu hadir kembali saat dirinya sudah milik orang lain, ia mencintai kora namun ia juga menyukai tiara.

Ia melihat ponsel nya ada ratusan panggilan tak terjawab dan pesan dari kora yang tak ia baca sebelumnya, ia hanya membaca nya tak sedikit pun untuk membalas atau segera pulang ia sudah lupa ada janji yang sudah ia hancurkan ada hati yang sudah ia bunuh.

Permainan panas antara dirinya dan Tiara semalam telah memabukkan nya, ia tidak tau sudah menodai nokta merah pernikahan nya. Ia lalu kembali masuk dan kembali berbaring menemani wanita di atas ranjang itu.

" ada apa.??" suara khas bangun tidur Tiara membuat Hendra tersenyum hangat.

" ingin melanjutkan yang semalam lagi.!!"

Malam itu di tengah gemuruh dan hujan lebat ia kembali membiarkan dirinya hanyut dalam kenikmatan sesaat, tanpa sadar, atau tidak perduli, bahwa setiap detiknya adalah paku yang menghantam hati wanita yang menunggu nya di rumah.

...----------------...

Kora menyiapkan bekal yang akan di bawa nya ke kantor untuk sang suami, berharap Hendra akan menyukai nya. Semalam Hendra tak pulang kerumah mungkin karna lelaki itu tenggah sibuk dengan tugas kantor nya.

setengah jam perjalan akhir nya ia sampai juga di perusahaan raksasa milik keluarga Mahendra, saat menginjak kan kaki di lobby ia sudah di sambut dengan ramah oleh satpam dan para pekerja lain nya.

Siapa yang tak kenal dengan kora, istri dari pak Mahendra Wijaya. Ia terkenal begitu cantik dan baik tak heran semua orang begitu kagum dengan sikap nya yang tak pernah memandang rendah orang lain.

" silahkan langsung saja keruangan direktur, kebetulan pak Hendra sedang rehat!" ucap resepsionis wanita itu dengan ramah saat kora ingin menanyakan suaminya.

Kora tersenyum dengan ramah dan menundukkan kepala ijin pamit untuk pergi ke lantai 20, keruangan Hendra. Kora terus tersenyum ia menaiki lift yang sudah di sediakan oleh perusahaan khusus untuk para atasan, tanpa harus ribet rebutan masuk dengan karyawan lain nya.

Saat hendak mengetuk pintu sekilas kora mendengar tawa Hendra yang selama ini sudah sangat jarang ia dengar, tangan nya terhenti seketika kala ia juga mendengar suara perempuan yang terdengar tak asing di telinga nya.

Ia membuka pintu dan mendapati Hendra tengah duduk santai dengan Tiara, kora tersenyum kepada sang suami dan menatap tiara dengan tatapan penuh tanda tanya.

" sayang, kenapa tidak bilang kalau pergi ke kantor.!!" Hendra agak terlihat gugup saat kora tiba-tiba saja masuk ke ruangan nya.

" hallo kak kora, masih inggat aku.?"

Kora berusaha mengingat-ingat siapa gadis didepan nya itu, wajahnya memang tak asing namun ia lupa siapa gadis ini.

" aku Tiara adik tingkat kak Hendra saat SMA dulu, sebelumnya saya pernah hadir dalam acara pernikahan kalian.!" ucap Tiara dengan ramah ia berjalan mendekati kora lalu menjabat tangan nya.

" kak kora kenapa bertambah cantik saja.!"

Kora hanya tersenyum, ia sudah ingat siapa gadis ini, ia adalah Tiara adik tingkat sekaligus teman kecil Hendra dulu. Hubungan keluarga Hendra dan Tiara juga begitu baik hingga tak heran jika gadis itu dapat bekerja di perusahaan ini.

Hendra mendekati kora dan menengan pundak sang istri, ia tersenyum.

" maaf, semalam aku lembur tapi lupa kasih kabar sama kamu. Maafin yah.!" Hendra dengan muka memelasnya tampak mengemaskan di mata kora tingkah lelaki itu saat bersama nya membuat perasaan nya tadi yang tak nyaman namun kini itu terobati saat melihat sang suami.

" oh iya ini aku bawa bekal buat kamu.!" kora menyodorkan bekal yang sudah ia siapkan dari rumah.

" terima kasih banyak sayang.!" Hendra memeluk kora dengan hanggat perhatian dari perempuan ini sungguh hal yang sangat ia inginkan.

" kalau gitu tia, ijin keluar yah, have fun kak.!" Tiara berjalan meninggalkan kora dan Hendra.

" makanan nya aku taro di sini ya, aku pamit dulu ada kegiatan sama teman-teman aku. Bye!"

Setelah kora benar-benar pergi Tiara masuk keruangan Hendra lagi, kedua nya tersenyum merasa menang padahal mereka lupa jika bangkai yang terlalu lama di sembunyikan pasti akan tercium juga.

" ayo makan siang bersama.!" Hendra mengajak Tiara untuk makan siang bersama di luar.

" bukan nya sudah dibawakan makan oleh istri tercinta!" tiara terlihat tak senang saat mengucapkan kata itu

"hmm, biarkan saja nanti tinggal di buang saja kok, perkara mudah!"

Keduanya lalu meninggalkan ruangan itu, didalam kotak bekal itu ada hati yang dengan sepenuh hati menyiapkannya ada masakan yang di buat dengan cinta yang besar namun di anggap tak berarti.

...----------------...

Di sebuah Caffe kenanga kora dan sahabatnya nisa sedang asik dengan obrolan mereka,

" gimana dengan pernikahan mu?"

" ya seperti sebelumnya baik-baik saja!"

" yakin?" Nisa tampak tak percaya tatkala ia melihat raut wajah kora yang murung

Kora menarik nafasnya pelan, jujur ia tak ingin menceritakan tentang rumah tangga nya namun ia juga tak mampu menanggung ini semua, jika bukan Nisa siapa lagi tempat untuk ia bercerita.

" belakangan ini Hendra semakin sibuk dengan urusan bisnis nya, Samapi lupa bagaimana suara khas nya saat bangun tidur, aku merindukan dia yang dulu, nis!" kora mencoba terlihat tegar namun mata nya tak bisa bohong, hal yang sudah lama ia bendung akhirnya luruh juga.

Ia menangis dalam dekapan nisa sahabatnya, ia sungguh kesepian, ketakutan ia terus hidup dalam rasa bersalah dan padangan remeh. Selama ini ia berusaha menulikan telinga membekukan hati terhadap sindiran dan ucapan dari lisan tak bertanggung jawab namun ia tak kuat pada akhirnya.

Ia sering menangis sendirian kala ia sudah tak kuat lagi, namun ia berusaha bakit lagi seolah-olah semua nya baik-baik saja. Nisa mengusap punggung kora ia memang tak tau bagaimana rasanya ada di posisi kora saat ini namun ia juga tak dapat membantu apapun.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!