Indonesia
NovelToon NovelToon
Di Bawah Nama Yang Di Pilih Takdir

Di Bawah Nama Yang Di Pilih Takdir

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / CEO / Romansa Fantasi
Popularitas:322
Nilai: 5
Nama Author: Yun Wangshu

" aku akan menerima ujian takdirku selagi aku mampu ,namun jika takdir tak menginginkan ku maka aku akan menyerah dan pergii " arabella ayunisa

" lakukanlah apapun yang ingin takdir lakukan,tapi ku mohon tolong jangan hapus arabella dalam garis takdirku " ludwighe staindfol


pernikahan yang diawali dengan perjodohan diantara ludwighe dan arabella membawa perubahan pada garis takdir , kehidupan yang awalnya kacau pada akhirnya menemukan sedikit harapannya ,
namun setiap kehidupan selalu memiliki ujian takdirnya sendiri ,dan itulah yang terjadi pada pernikahan Antara ludwighe dan arabella.

akankah arabella mampu membawa cinta untuk pernikahan nya ataukah pada akhirnya Bella akan menyerah pada cinta itu sendiri.

ayo baca cerita selengkapnya,dan ikuti kisah merubah takdir ludwighe dan bella

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yun Wangshu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB : 11

Jam sudah menunjukkan pukul 05: 30 sore

para karyawan sudah pada berpulangan namun masih ada beberapa karyawan yang di kantor sebab mereka lembur.

Ludwighe meregangkan otot-otot tubuh nya sejenak, pekerjaan baru saja selesai dan ia merasa tubuhnya sangat sakit karna duduk berjam-jam lamanya.tepat saat itu pintu kamar terbuka.

Ceklek...

Bella keluar dari dalam kamar dengan penampilan yang sudah kembali rapi, sepertinya ia sudah bangun beberapa saat lalu dan merapikan dirinya.

" sudah bangun" tanya ludwighe ia memperhatikan Bella yang sedang berjalan mendekatinya.bella menganggukkan kepalanya.

" mas sudah selesai bekerja" " ucap bella

" hmm ,ayo kita pulang"ucap Ludwighe ia menggenggam tangan Bella dan membawanya keluar dari ruangan tersebut.

Di loby keadaannya sangat sepi namun ada beberapa karyawan yang berlalu lalang di sana.

" mas ,kenapa mereka belum pulang " ucap Bella ia mendongakkan kepalanya dan menatap wajah suaminya dari samping

"mereka karyawan yang lembur " jawab ludwighe ,namun ia membalas tatapan Bella yang menganggukkan kepalanya.

Ludwighe membawa Bella ke parkiran mobil khusus para petinggi perusahaan dan di sana hanya ada beberapa mobil saja.

" masuk " ucap ludwighe yang telah membukakan pintu mobil untuk Bella.

Bella tersenyum malu-malu saat mendapati perlakuan manis dari suaminya yang dingin itu.

" makasih mas" ucap Bella setelahnya ia masuk ke dalam mobil , ludwighe menutup kembali' pintu mobil dan ia berjalan mengitari mobil kemudian masuk dan duduk di kursi pengemudi.

Mobil Ludwighe melaju keluar dari area kantor dengan kecepatan sedang.

Dara tersenyum senang saat ia melihat Justin berjalan bersama dengan beberapa dokter lainnya , sepertinya mereka baru selesai melakukan operasi.

Dara berjalan dengan cepat, ia menghampiri Justin pria yang sangat di cintainya itu .

" Justin.." ucap dara

Justin menghentikan langkahnya ,ia menatap datar pada dara yang berdiri di depannya dengan senyum manis.

" kalau begitu kami permisi dokter Justin" ucap dokter yang berjalan bersama Justin tadi Justin hanya menganggukkan kepalanya pelan.

" Justin aku merindukanmu" ucap dara ia berniat ingin memeluk Justin,namun dengan cepat Justin menghindar.

" pergilah aku sibuk" ucap Justin dingin.

" aku akan menemanimu di sini " ucap dara

" aku bilang pergi " ulang Justin ia menatap tajam ke arah dara.

" kenapa kau selalu menolakku ,kau tau aku mencintaimu Justin " ucap dara matanya berkaca-kaca saat menatap Justin.

Justin muak ia pergi meninggalkan dara seorang diri di sana,dara mengejarnya namun dara terjatuh karna high heels nya yang terlalu tinggi.

" aakkhhh aduhh " rintih dara yang terjatuh ia mengucap kakinya yang masih sakit ,air matanya menetes saat melihat Justin tak berhenti ataupun menoleh ke arahnya.

Dara masih terdiam di tempatnya kakinya terkilir dan rasanya sangat sakit,namun tiba-tiba tubuh dara terangkat kedalam gendongan seseorang.

" aahhkk lepaskan" teriak dara ia langsung menatap pelakunya namun dara terdiam ,itu Davin .davinlah yang menggendong nya .

" ka- u " ucap dara ia masih tak percaya bagaimana Davin bisa ada di sini.

Davin tak memperdulikan keterkejutan dara ia melangkah pergi membawa dara.

" dia terjatuh dan kakinya terkilir tolong cek kondisi nya dok" ucap Davin ia meletakan dara dengan lembut ke atas ranjang pasien.

" baik tuan ,kami akan memeriksa nya terlebih dahulu" ucap dokter tersebut dan mulai memeriksa keadaan dara.

beberapa saat kemudian

" tuan kaki nona dara memang terkilir tapi tidak terlalu serius ,hanya saja beberapa hari ini nona dara harus beristirahat total dan kalau bisa kakinya tidak boleh di bawa berjalan dulu, kami menganjurkan agar nona dara menggunakan kursi roda untuk sementara waktu ini " ucap dokter.

" hmmm ,lakukan yang terbaik " ucap Davin ,ia melirik dara sekilas lalu tanpa mengatakan apapun Davin pergi meninggalkan dara dan dokter di sana.

Dara terdiam tiba-tiba ada rasa sakit asing yang menyusup ke dalam hatinya saat melihat perubahan sikap Davin padanya,namun dengan cepat dara menepis semua rasa itu.

Sedangkan sedari tadi sebenarnya Davin tak pernah pergi dia hanya keluar dan menjaga dara dari jauh,hatinya hancur saat harus bersikap cuek di depan daranya.

" maaf sayang " ucap Davin dia terpaksa melakukan semua ini, davin hanya ingin dara merasa bebas dan tak terkekang jika bersamanya.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

DUA BULAN KEMUDIAN

tak terasa dua bulan sudah berlalu dengan begitu cepat.

hubungan ludwighe dan Bella sudah ada perubahan selama dua bulan ini.

selama dua bulan ini semuanya berjalan dengan lancar dan tak ada konflik antara pasangan tersebut.

Namun hari ini semuanya berbeda bagi Bella .

Sebab suaminya Ludwighe mulai berubah menjadi ludwighe yang dingin dan datar ,tak ada lagi perhatian atau kelembutan walaupun sedikit dan itu membuat Bella sangat sedih.

" mas ayo makan dulu" ucap Bella ia mengajak suaminya untuk makan malam bersama.

" keluar siapa yang menyuruhmu masuk ke sini tanpa izin" ucap ludwighe dingin.

" maaf mas tapi Bella cuma mau ajak mas makan malam" ucap Bella

" aku sudah makan di kantor sekarang keluar" balas ludwighe tanpa menatap Bella.

air mata Bella menggenang saat mendapat perilaku dingin seperti itu dari suaminya itu.

ia keluar dari ruang kerja ludwighe dengan mata berkaca-kaca,mbok Minah yang melihat nyonya keluar dengan wajah sedih pun berjalan mendekat .

" maaf nyonya apa mau mbok antar makan malam nyonya ke kamar" ucap mbok Minah.

" ehh gak usah mbok ,Bella gak lapar " jawab Bella kemudian ia berlalu ke kamarnya.

Sedangkan ludwighe saat ini ia terduduk di kursinya

" kenapa harus seperti ini " ucapnya dengan gurat risau di wajahnya.

" kenapa kau harus kembali ,dan sialnya hatiku masih tak bisa melupakan mu" ucap ludwighe ia mengusap wajahnya dengan gusar.

Ya, beberapa hari yang lalu cinta pertama ludwighe yaitu vanesha datang kembali ke kehidupan nya ,wanita itu menangis ke padanya dan meminta kesempatan padanya.

hatinya tak tega melihat vanesha sehingga ludwighe memberikan apartemen untuk tempat tinggal vanesha.

Walaupun ludwighe kecewa pada vanesha sebab dulu wanita itu meninggalkannya hanya demi karier nya ,namun sampai sekarang pun ludwighe masih belum sepenuhnya melupakan vanesha.

sejak hari itu Ludwighe jadi sering menghabiskan waktunya sendiri ia sadar perubahannya pasti menyakiti Bella namun ia butuh waktu untuk menyakinkan hatinya.

ludwighe hanya membantu vanesha walaupun ia masih belum bisa melupakan vanesha namun ludwighe tak ingin kembali pada gadis itu lagi.

Bella tidur sendirian di kamarnya,biasanya ada ludwighe di sampingnya namun sudah beberapa hari ini suaminya itu berubah ,Bella tak pernah tau apa penyebabnya ia hanya terus mempercayai suaminya itu.

KEESOKAN PAGINYA.

Seperti beberapa hari yang lalu saat Bella terbangun ludwighe pasti sudah berangkat ke kantor,dan hari ini pun sama suaminya itu sudah pergi ke kantor.

Bella tersenyum getir ,emang apa yang harus dia harapkan.

Bella masuk ke kamar mandi dan membersihkan tubuhnya,di sana ia tumpahkan tangis nya.

Hiks hiks hiks.....

Setiap memori tentang ludwighe berputar di kepala nya .saat ludwighe dulu mengajaknya ke kantor, saat suaminya mencium keningnya dengan lembut dan saat ludwighe mengajaknya pindah ke mansion ini ,Bella pikir waktu itu adalah awal baru untuk pernikahannya tapi ternyata Bella salah,suaminya malah berubah menjadi dingin kembali padanya.

Bella menghabiskan waktu 1 jam di kamar mandi ,setelah puas menangis barulah Bella keluar dari kamar mandi dan masuk ke dalam walk in closet untuk memakai pakaian.

sementara itu Ludwighe yang sedang mengadakan rapat penting harus terganggu sebab tiba-tiba saja vanesha datang ke kantornya dan memaksa bertemu dengannya.

Dengan terpaksa ludwighe menyerahkan rapatnya di handle Bagas.

" apa yang kau lakukan di sini,kau tau aku ada rapat penting" ucap ludwighe

Ia menatap datar ke arah vanesha yang duduk di sofa.

" ludwighe aku ingin minta maaf padamu , aku tau kau masih mencintaiku aku pun masih sangat mencintaimu,tolong beri kesempatan kedua untuk hubungan kita " ucap vanesha ia berjalan mendekati ludwighe kemudian memegang tangan ludwighe.

" hentikan omong kosong mu itu ,aku sudah menikah dan memiliki istri aku menolongmu bukan karna aku masih mencintaimu jadi jangan keterlaluan kau" ucap ludwighe kemudian dia hempaskan tangan vanesha dengan kuat.

vanesha terkejut ia menatap ludwighe dengan air mata yang mengalir di pipinya.

" tidak ,kau tidak mencintainya ,kau hanya mencintaiku" ucap vanesha ia menangis

" aku tidak mencintaimu ,aku memang belum mencintai istriku tapi bukan berarti aku akan meninggalkannya " ucap ludwighe kemudian ia keluar dari ruangan tersebut meninggalkan vanesha yang menangis terisak-isak.

" tidakkkk , ludwighe hanya boleh mencintaiku ,dia hanya milikku" ucap vanesha sembari masih menangis.

1
Anidya_i
smngat ya kakm😍
Yun Wangshu: makasih kk
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!