Lika liku percintaan anak SMA bernama Amara Anindita sepeninggal tunangannya dalam menjalankan tugasnya didaerahrawan konflik,dia dihadapkan pada 2 cinta yang rumit.
Cinta seorang Kapten Mahesa Anggara ataukah cinta seorang Adhikara Arjuna,yang
merupakan kakak angkat yang mencintai nya sedari kecil.
Ia terpaksa menikah dengan salah seorang dari mereka ,karena suatu kesalahan .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yha-nie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
*Episode 11
*2 Minggu kemudian
"mas bangun ,,,ini sudah shubuh lho " sahut Amara membangunkan kakaknya Arjuna,ia masuk mendekati Arjuna yang masih terlelap ,ia memutar kursi rodanya ,kemudian mengusap pelan rambut sang kakak ," mas,,,bangun!" ujarnya ,
dipandanginya wajah tampan itu ,ia meneli
sik wajahnya memang berbeda dengannya tak ada kemiripan dengannya ,wajah Arjuna tampan pribumi asli ,rahangnya tegas ,cuma yang membedakan adalah warna kulitnya ,walaupun ia seorang prajurit namun kulitnya tidak terlihat eksotis .
perlahan mata itu terbuka .
" dek ,,,jam berapa ini ? " tanyanya ,
" udah shubuh mas ,,shalat dulu yuk !" ajak Amara .
tak lama ia bangun ,
" tunggu dulu ya,,,mas mandi dulu bentar !" ia mengusap pelan pipi Amara ,kemudian ia berlalu ke kamar mandi .
Amara berlalu keluar , ia akan mengambil wudhu, sekalian memakai mukenanya .
Ia mulai terbiasa dengan keadaannya sekarang , ia mencoba mengikhlaskan apa yang telah terjadi , ia berdoa dengan keadaan .dan mencoba berikhtiar ia rutin kontrol.dan menjalani therapy .
Setelah keluar dari RS ,Amara mulai menjalankan rutinitas seperti biasa , ia mulai masuk sekolah ,karena tinggal beberapa bulan lagi ia lulus ,dan sekolah pun mengerti dengan keadaanya,
hari ini hari Minggu , dan mbok nah tengah mencuci pakaian ,
" dek mas libur hari ini,kamu pengen sarapan apa ? ,mas masakin ,mau ? " tawarnya .
sesaat Amara terdiam ," beneran ,,,enak nggak ?" jawabnya ragu.
"pastilah ,,,"sambil mencungkan jempolnya .
" boleh deh nasgor aja deh " jawab Amara
Arjuna mendorong kursi roda Amara menuju dapur ,
" nah nanti kamu yang jadi jurinya aja ya,,,,! " ujarnya sambil meraih apron milik Amara dan memakainya kemudian ia mulai memasak .
Amara memperhatikannya dari belakang ,ia tersenyum lucu melihat kakaknya ,rambut cepak tubuh atletis ,,,tapi memakai apron dan sedang memasak ,ada rasa kagum dari dirinya ,Arjuna menoleh ia melihat adiknya yang tengah memperhatikannya ,
"terpesona ya,,,? " ujarnya tersenyum narsis .
" geer ,,,,mas Juna sudah cocok punya istri,tapi sayang mas Juna jomblo abadi " sahut Amara .
"mas nggak kepengen gitu punya seseorang ,pacar atau calon istri , ? " lanjutnya .
Arjuna menghela nafas , ia menggeleng ,karena sam pai saat ini tak ada perempuan manapun dihatinya , karena seseorang telah mengisi tak bersisa , tidak menyisakan tempat untuk siapapun .
ia mematikan kompor sesaat dan menghampiri Amara ," walau aku jomblo tapi aku bahagia Ra , aku mencintai seseorang ,ia mengunciku membuat aku tak bisa kelain hati ,Ra,aku bisa apa ?" ia berjongkok berhadapan dengan wajah Amara menatap lekat mata itu,"benarkah ,,,siapa dia mas ,kurasa wanita itu sangat beruntung ,kenapa mas tidak mengatakan perasaan mas padanya ? " ujar Amara Antusias .
"belum saatnya adikku sayang ,,?" jawabnya singkat,
"apa karena aku ?" tanyanya raut wajahnya berubah muram ,Arjuna menghela nafas ,ia mendekap tubuh Amara " bukan ,hanya saja belum saatnya !" padahal hatinya seolah mengatakan , perempuan itu kamu Ra, kamu yang telah mengisi hati ini, tak memberi celah untuk siapapun masuk ,dulu ia mengalah kepada Andhika karena menghormati keputusan orang tua angkatnya,tapi untuk sekarang ia takkan mengalah kepada siapapun ,sekali ini saja ia ingin egois untuk dirinya sendiri ,
"ekheeem ,,," suara seseorang terbatuk di ambang pintu dapur ,tak urung membuatnya dua orang itu gelagapan ,Arjuna mengurai pelukannya ," bang Angga dari tadi " tanya Arjuna .
" tadi aku kesini ketemu mbok nah sedang menjemur pakaian di depan ,ia menyuruhku langsung kesini!" jawabnya ,
ia langsung menuju meja makan,dan menaruh barang bawaannya diatas meja " aku beli makanan ringan didepan ,tadi seusai lari pagi aku langsung kemari !" lanjutnya,"oh ,," jawab Arjuna ,sambil melanjutkan memasak nasi goreng untuk sarapan ,
"Abang mau kopi?" tawar Amara ketika melihat Angga duduk di kursi makan didepannya ,
" boleh deh kopi hitam ada? "
"siaap ,,,,ada bang !" jawab Amara segera berlalu, namun ditahan Arjuna ," Abang belum makan kan ,,udah sarapan aja dulu bareng kami !" sahut Arjuna ," aku bikin nasi goreng Abang mau ?" tawar Angga ," boleh deh ,,,!" Angga mengangguk.,tak lama nasi goreng itu matang ,mereka makan bertiga karena mbok nah tak ingin mengganggu tuannya,ia pun belum lapar katanya , suasana hangat pagi itu,mereka tertawa bersama, ada yang aneh melihat perlakuan Arjuna terhadap Amara ,namun segera ditepisnya ,mungkin itu bentuk perhatian nya terhadap sang adik.
"mas air kolam harus dibersihkan ,nanti ikannya pada mati lho ,,," sahut Amara ,ia mengambil selang dan menyiramm tanaman di depannya," siaap bosqu ,,,!" jawab Arjuna ,",tapi nanti sore ya ,aku belum selesai nyuci si jono dulu ya ,,!" jawabnya ,ia meraih selang yang dipegang Amara,kemudian mengarahkan airnya untuk memandikan si jono ,mobil kesayangan nya,,"ok ,tapi jangan lupa ya !" pintanya," nanti Abang bantuin deh " sahut Angga sambil menghirup kopinya,"siaap komandan ,,!" sahut Arjuna kegirangan ada tenaga bantuan nih ujarnya senang .
gimana nih thor...
Kasih banyak KK 🙏