Indonesia
NovelToon NovelToon
Pacarku Guru Bahasa Inggris

Pacarku Guru Bahasa Inggris

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 4.7
Nama Author: Rosita Rasta

Kisah cinta seorang gadis SMA yang bernama Raina dengan seorang guru bahasa Inggris yang bernama Alex

Mereka di pertemukan oleh Takdir yang tak bisa di cegah, hingga perasaan cinta kedua sejoli yang terpaut usia sangat jauh ini semakin dalam, terlebih sikap romantis yang diberikan oleh Alex pada Raina selalu membuat hati Raina meleleh.

Perjalanan Cinta Kedua insan ini banyak mengalami hambatan yang selalu mengusik hubungan keduanya.

Akankah mereka bersatu selamanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rosita Rasta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Adu tantangan

Setelah acara foto selesai Raina dan Alex pun langsung melihat hasil jepretan fotonya, mereka senyum-senyum sendiri melihat hasilnya, Alex dengan semangat langsung mengganti wallpaper ponselnya dengan foto mereka berdua, dia senang dengan perjuangan Raina mencari cara untuk berfoto bersama.

Di sisi lain Raina ingin sekali mengganti wallpaper ponselnya dengan fotonya bersama Alex, namun dia khawatir kalau nanti teman-temannya tahu tentang hubungannya dengan Alex, karena bisa saja secara tidak sengaja layar ponselnya terbuka saat Raina sedang bersama teman-temannya, akhirnya dia mengurungkan niatnya dan menyimpan ponselnya kembali di saku bajunya.

Setelah sesi foto selesai mereka melanjutkan mengikuti kegiatan di candi bersejarah tersebut, mereka berada di candi sekitar satu jam.

Waktu istirahat pun tiba dan sekarang saatnya mereka makan siang, kalau tadi saat berfoto Raina yang ditantang oleh Alex untuk mencari cara agar bisa berfoto bersama, sekarang sebaliknya, Raina yang menantang Alex untuk melakukan sesuatu yang Raina inginkan, saat Raina mau mengetik pesan, Raina melihat Alex sedang sendiri mengecek absen setelah menyisir anggota study tour di candi, Raina langsung menghampirinya dan dia berkata.

"Tadi aku sudah menerima tantangan Kakak, sekarang buktikan oleh Kakak bagaimana caranya supaya saat kita makan nanti kita bisa makan bersama dan kita duduknya di meja yang sama, jangan mencoba menghindar, aku tunggu ya." Raina tertawa penuh kemenangan.

Tanpa menunggu jawaban dari Alex, Raina pun langsung pergi menuju ruang makan, sedangkan Alex hanya melihat Raina pergi tanpa bisa menolak tantangannya, dia senyum-senyum sendiri karena tidak butuh waktu yang lama Alex sudah punya ide dan langsung akan menyelesaikan tantangan Raina.

Tak lama Alex pun menyusul Raina ke ruang makan, saat itu Raina pun sedang antre untuk mengambil makan siangnya, Alex berada hampir di belakang Raina kalau saja tidak ada dua siswanya yang juga sedang ikut antre.

Raina sudah membawa makannya dia langsung duduk di meja yang ada teman-temannya, dan hanya tersisa kursi untuk Raina saja artinya meja yang di duduki oleh Raina sudah penuh dan tidak mungkin menambah orang lagi.

Alex yang melihat keadaan itu dia berpikir tidak mau kalah oleh tantangan yang diberi oleh Raina, akhirnya saat sudah mengambil makanan Alex melihat ada meja yang masih kosong dekat meja Raina, dengan pura-pura tidak ada teman, Alex menggeser meja kosong itu dan direkatkan dengan meja Raina sambil berkata:

"Anak-anak Bapak izin gabung ya, soalnya Bapak tidak ada teman, jadi biar makannya enak Bapak ikut gabung dengan kalian."

Teman-teman Raina pun mempersilakan Alex untuk bergabung dengan senang hati, setelah menggabungkan meja Alex sengaja mengambil kursi dan duduk persis di samping Raina.

Sebelum mereka makan, mereka tidak lupa berfoto terlebih dahulu, Alex pun mengikuti jejak murid-muridnya, dia mengeluarkan ponsel dan mengajak mereka untuk berfoto, sudah jelaslah Alex berada di paling depan kemudian ada Raina dan teman-temannya di belakang, setelah itu mereka menyantap makanan mereka masing-masing.

Satu persatu teman-teman Raina selesai makannya, mereka pamit pada Alex untuk melakukan kegiatan bebas mereka, tinggal yang tersisa hanya Alex, Raina dan Ayu.

Setelah Ayu selesai makan dia mengajak Raina untuk berkeliling, namun Raina menolak dengan alasan dia masih mau makan, dan akhirnya Ayu pun pergi menyusul teman-temannya yang lain.

Alex yang sudah mengerti dengan penolakan Raina pada Ayu, dia menggunakan kesempatan ini untuk ngobrol berduaan dengan Raina, sambil makan pun mereka berbicara.

"Teman-teman kamu pengertian ya."

"Pengertian apanya?" Raina berbicara pelan-pelan.

"Memberi waktu untuk kita berdua." Alex berbisik.

"Jangan ge er, ini cuma kebetulan." Raina hampir berbicara keras.

"Kakak harap akan banyak kebetulan yang seperti ini." Ucap Alex sambil terus memakan makanannya.

"Hahaha ... Sorry ketawa aku terlalu kencang." Raina menutup mulutnya.

"Kita impas ya satu satu, tantangan kamu sudah Kakak taklukkan." Alex tersenyum menang.

"Kayak lagi adu kekuatan aja, pake ditaklukkan segala." Raina menahan tawanya.

"Kakak salut sama ide cemerlang kamu tadi saat kita berfoto, aktingnya keren Kakak acungin jempol deh, kamu memang hebat honey." Alex memuji Raina.

"Kakak juga." Raina mengacungkan jempolnya.

"Apa?" Alex menggoda Raina.

Raina yang dengan spontan mendorong Alex tanpa sengaja justru malah membuatnya hampir terjengkang, untunglah Alex dengan sigap menahannya, alhasil mereka hampir berpelukan lagi dan kejadian ini dilihat oleh semua orang yang ada di ruangan tersebut.

Raina tidak bisa menghindari perasaan itu, jantungnya berdetak lebih kencang saat Alex memperlakukannya seperti itu, ditambah malu dilihat oleh orang lain sehingga membuatnya tidak bisa berbuat apa-apa.

Alex yang mencoba menetralkan keadaan dia berpura-pura menyuruh Raina mengganti kursinya, karena dia beralasan kursinya yang membuat Raina hampir terjengkang sehingga orang-orang di sekitarnya bisa percaya bahwa kejadian tadi tidak di sengaja.

Raina pun mengikuti permainan Alex, dia mengganti kursinya dan melanjutkan berbincang-bincang dengan Alex.

"Kayaknya bakalan ada gosip baru." Raina menepuk jidatnya.

"Biarkan saja, jangan terlalu diambil pusing." Alex membuatnya tenang.

"Kalau ketahuan bagaimana?" Raina berpikir sambil menyimpan telunjuknya di pipi.

" Ya gak apa-apa, biar kita bebas Rai, tidak seperti sekarang kucing-kucingan." Alex menanggapinya santai.

"Memang Kakak siap?" Raina menatap Alex.

"Dengan senang hati, siap sekali." Alex tersenyum.

"Tapi aku takut." Raina murung.

"Takut kenapa?" Alex menatap mata Raina.

"Takut di bully oleh fansnya Kakak, hahaha ... Raina tertawa keras.

"Kamu ya, sukanya membuat Kakak makin gemes aja sama kamu." Alex mencubit hidung Raina.

"Masa sih?" Raina menunjukkan wajah manjanya.

"Rasanya Kakak pingin cepat-cepat ngehalalin kamu honey." Alex tersenyum dengan wajah serius.

Raina langsung tersedak saat mendengar kalimat terakhir dari Alex, Raina berpikir Alex sengaja menggodanya karena dia juga sama tadi menggoda Alex.

Perbincangan Alex dan Raina pun berhenti saat ada teman-temannya Raina datang dan duduk kembali di meja tadi.

Teman-teman Raina mengajak Raina untuk berbelanja di sekitar candi, tak lupa mereka juga mengajak Alex, mendengar dirinya disebut, Alex langsung menyetujuinya dan ikut berbelanja dengan teman-temannya Raina.

Mereka pun pergi melihat-lihat barang yang akan mereka beli, saat mereka berjalan Alex dan Raina ada di posisi paling terakhir, dan tanpa sepengetahuan teman-temannya Alex memberikan kartu kreditnya pada Raina, Raina menolak namun Alex bersikeras agar Raina menerimanya, dan seperti biasa Alex tidak menerima penolakan akhirnya Raina menerimanya dan Alex berbisik

"Jangan ragu untuk menggunakannya, Kakak akan senang kalau kamu menggunakannya honey".

Raina hanya tersenyum dan kemudian dia pun mengikuti teman-temannya melihat semua barang yang ada di sana.

Raina menggunakan kartu kredit Alex dengan sangat bijaksana, dia hanya membeli barang yang dirasa perlu saja, dan setiap barang yang dia beli semuanya sesuai dengan pendapat Alex, karena Raina secara sembunyi-sembunyi dan secara tidak langsung Raina mencuri-curi mencari kesempatan untuk meminta pendapat Alex tentang barang yang dibelinya.

Hari ini begitu mengasyikkan bagi kedua sejoli ini, mereka bisa ngobrol berdua dengan tertawa bareng, jalan-jalan bareng, makan bareng, berfoto bahkan belanja bareng tanpa ada satu orang pun yang curiga dengan hubungan mereka. mereka menikmati setiap momen yang mereka lalui bersama.

1
Pipit Wulansari
Kecewa
Pipit Wulansari
Buruk
Qaisaa Nazarudin
Banyakan Alasan .To the point aja,Bilang Raina udah nikah,Orang kek gini mana paham dia dgn ucapan kamu yg bertele-tele itu..ckk..🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwk yg pengen kamu deketin itu isteri orang lho..
Qaisaa Nazarudin
Kok panggilan balik ke KAKAK lagi sih??🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Coba deh posisi kan kamu di tempat Alex gimana rasanya,Di sini emang kamu yg salah,Ya wajar lah Alex marah..
Qaisaa Nazarudin
Dasar abegeh..dikit2 kabur-Dikit2 kabur..Dia yg berulah dia yg marah..🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Bisa ya pulang ke rumah saat waktu sekolah,Kan baju biasanya ada jual di koperasi juga,Ngapain harus pulang..
Qaisaa Nazarudin
Cewek plin plan, Dengan alesan gak enak hati,Kan dia yg ngotot nolongin kamu,bukan kamu yg maksa..
Qaisaa Nazarudin
Aku suka karakter yg si ceweknya jual mahal,Tegas dan Jutek,Kalo suka juga gak harus di tunjukkan,keliatan banget ngejar2 cowok,Dengan sikap seperti itu kita akan di permainkan oleh mereka..Jadi biasa2 aja..
Qaisaa Nazarudin
Pak Alex udah mulai kasih perhatian nih..😅
Qaisaa Nazarudin
Ciihh modus,kan bisa ketemu di sekolah pak..😂😂
Qaisaa Nazarudin
Ehem Cinta pandang pertama nih ye...Aku demen banget baca kesah Guru dan murid..Tapi yg udah ku baca biasa mereka udah NIKAH entah itu hasil PERJODOHAN atau KECELAKAAN(KE/TERJEBAK)gitu..Yang awalnya mereka pacaran juga ada sih aku baca di satu atau dua novel..
Nazwa Natania Hamzah
maaf kak izin koreksi hrsnya suer ya kak bukn swear
Dafila Nurul
bagus ceritanya
Fitriyani
namanya jg Raina msh remaja pak Alex....jd hrz bs lbh ngrtiin n mmbimbing pln2 donk...
Febrianti Ningrum
coba aja nikahnya mau sabar dikit sampe ujian nasional selesai, g perlu nunggu sampe pengumuman kelulusan gpp.. jd lbh bebas mau bikin raina hamil mau pacaran apa ketahuan udh nikah sekalipun..
Febrianti Ningrum
yaaaah haahaaa "ANDA BELUM BERUNTUNG IBU LIA. SILAHKAN DICOBA KEMBALI !!"
Febrianti Ningrum
eh udh jadi kali tuh alex juniornya, udh ada tanda2nya di raina yg sering mengantuk, dadanya jd mem besar, badannya lbh berisi.. dah itu fix tanda2 org hamil
Febrianti Ningrum
mudah2an si Lia gak pindah ke kota itu aja.. bisa2 ketemu lia lagi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!