Indonesia
NovelToon NovelToon
Ingatanku Kembali Ke Usia 18 Tahun

Ingatanku Kembali Ke Usia 18 Tahun

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / CEO / Nikahmuda
Popularitas:8k
Nilai: 5
Nama Author: KGDan

Saat membuka matanya, Clarissa Wilson tidak mengingat, kapan dia telah menikah dengan Stephen Sylvester, lelaki yang sudah lama ia suka.

Clarissa ingat, kalau ia baru saja menyatakan rasa sukanya pada Stephen, di acara kelulusan Sekolah mereka, tapi.. kenapa tiba-tiba saat membuka mata, ia sudah memiliki seorang putri berusia lima tahun bersama Stephen?

Apa yang sebenarnya terjadi? Clarissa merasa ada yang ia lewatkan, begitu ia terjatuh saat ingin memeluk Stephen.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KGDan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 13.

Mata Clarissa menatap pintu yang tertutup dengan perasaan bingung, "Ada apa? kenapa dia menutup pintu?!"

Clarissa kemudian kembali mengetuk pintu, kali ia memukul-mukul daun pintu dengan ke dua tangannya.

"Tuan Wilson, buka pintunya! ini aku, putri kesayanganmu! kenapa pintunya ditutup?!!" teriak Clarissa sembari memukul pintu dengan kencang.

Pintu pekarangan kembali terbuka, "Mau apa kamu datang kemari?!!" tanya Ayah Clarissa dengan ketus.

Clarissa kembali tersenyum dengan lebar, dan kembali merentangkan lengannya dengan lebar untuk memeluk Ayahnya.

"Tuan Wilson!!" ia pun menghamburkan tubuhnya memeluk Ayahnya.

"Ck!!" dengan cepat tangan Ayahnya mendorongnya, dengan sikap yang jelas sekali terlihat tidak suka sama sekali padanya.

Tubuh Clarissa mundur satu langkah ke belakang, dan tanpa sengaja ia melihat rambut Ayahnya.

"Kenapa rambutmu jadi putih? eh, kok rambut putihnya begitu banyak??" tanya Clarissa mengulurkan tangannya hendak menyentuh rambut Ayahnya.

Dengan cepat tangan Thomas Wilson menyingkirkan tangan Clarissa, "Kamu tidak diterima datang kemari!!" suara ketus Thomas terdengar tegas mengusir Clarissa.

Raut wajah Clarissa seketika cemberut.

Ia ingat saat masih sekolah, Ayahnya sangat memanjakannya.

Bahkan panggilan akrab yang ia lontarkan memanggil Ayahnya, dengan panggilan Tuan Wilson, adalah panggilan candaan antara ia dan Ayahnya.

"Tuan Wilson, aku sudah selesai sarapan, aku berangkat sekolah, ya!" sahutnya kala itu seperti biasa ia permisi berangkat sekolah pada Ayahnya.

"Clarissa!" panggil Ayahnya, "Putri sayangku, nah! ini uang jajan buatmu!" Ayahnya menyodorkan kartu padanya, "Kalau masih kurang beritahu pada Papa, ya?"

Clarissa menerima kartu itu sembari tersenyum senang.

"Baik, Tuan Wilson!" jawabnya merangkul Ayahnya dengan manja.

Tapi, kenapa sekarang Ayahnya terlihat sangat memusuhinya? Clarissa memandang Ayahnya tidak percaya.

"Clarissa??"

Terdengar suara Ibunya keluar dari dalam rumah, sembari melangkah memandang keheranan padanya.

"Kenapa kamu datang kemari??" tanya Ibunya.

Clarissa tersenyum senang melihat Ibunya, dan ia pun menghamburkan tubuhnya memeluk Ibunya dengan perasaan yang begitu gembira.

"Ma!!"

Clarissa kemudian melepaskan pelukannya, "Sudah enam tahun tidak bertemu, Mama terlihat masih cantik!"

Clarissa memeluk wajah Ibunya dalam ke dua telapak tangannya, lalu mengelusnya sembari terus tersenyum senang.

"Ada apa dengan anak ini???" tanya Rebecca Wilson mengerutkan keningnya, semakin keheranan melihat sikap Clarissa yang terlihat aneh.

"Aku dan Mamamu tidak setuju, kalau kamu bersama dengan si Ethan Grayson itu!!!" suara ketus dan dingin Thomas terdengar begitu kencang, melontarkan penolakannya pada hubungan Clarissa dan Ethan Grayson.

Clarissa yang masih mengagumi penampilan Ibunya, yang masih sama seperti enam tahun yang lalu, menoleh ke arah Ayahnya mendengar apa yang dikatakan Ayahnya.

"Aku tidak punya hubungan dengannya! sama sekali aku tidak bersama dengannya!" jawab Clarissa dengan cepat, sembari ke dua tangannya melambai menyiratkan, kalau ia memang tidak memiliki hubungan dengan Ethan.

"Tenang saja, Pa, Ma! aku janji tidak akan pernah menghubunginya lagi!" sambung Clarissa meyakinkan ke dua orang tuanya.

Rebecca mengerutkan keningnya memandang Clarissa bingung, "Kamu ini... ??" ia merasa Clarissa terlihat berbeda.

Clarissa meraih tangan Ibunya, "Ma, Pa! kalian tega menolak putri kalian? apa kalian benar tidak menginginkan aku masuk ke dalam rumah?"

Dengan suara manja dan merengek, sama seperti waktu ia berusia delapan belas tahun, ia merayu Ayah dan Ibunya dengan wajah yang terlihat kasihan.

Thomas dan Rebecca diam mendengar suara rengekan Clarissa, yang membuat mereka perlahan sedikit merasa iba.

Tiba-tiba mata Clarissa berbinar melihat Aurora di dalam rumah, yang pintunya terbuka lebar.

"Aurora!!" seru Clarissa menghambur berlari masuk ke dalam rumah.

"E-ehhh!!" Thomas sontak ingin mencegah Clarissa masuk ke dalam rumah menemui Aurora.

Tangan Rebecca dengan cepat memegang tangan suaminya, agar tidak menghalangi Clarissa bertemu dengan cucu mereka.

Bersambung........

1
pacarnya zayyan XODIAC💚💚💚
tu kan salah paham lagi....
ihhh gemesss deh kenapa gk saling jujur gtu. atau komunikasi kek bir gk salah paham... 😭
pacarnya zayyan XODIAC💚💚💚
wahh Clarissa kamu dibohongin.
memang benar sekertaris nya ettan berbohong.baru aj mulai baikan udah mau salah paham lagi...
Dilla Fadilla
lanjut thor up yg bnyk
kymlove...
bagus Clarissa dan Stephen.. bila perlu hancurkan keluarga anak nakal itu!!
kymlove...
Stephen mana weee
Guest
crazy up thor 😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!