Indonesia
NovelToon NovelToon
The Artefact Of The Past And The Chosen One'S Destiny

The Artefact Of The Past And The Chosen One'S Destiny

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Epik Petualangan / Romansa Fantasi
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: ARDICK

( upload Senin - Sabtu= 6× dalam seminggu )
( jam upload 3 sore )
The Artefact of the Past and the Chosen One's Destiny

Setiap seratus tahun, sebuah fenomena misterius bernama Divine Moon muncul di langit.

Setiap kali cahaya bulan tersebut muncul, empat anak terpilih lahir ke dunia. Mereka ditakdirkan menjadi penjaga Ancient Artifacts, peninggalan suci yang menjaga keseimbangan seluruh alam semesta.

Ater. Mala. Angis. Evir.

Empat anak. Empat kekuatan elemen. Satu takdir.

Namun, takdir tidak pernah mudah bagi mereka yang mewarisi dosa masa lalu.

Enam ratus lima puluh tahun sebelumnya, Sora adalah salah satu penjaga terhebat yang pernah dimiliki alam semesta. Dicintai oleh rakyatnya dan mengabdikan hidupnya untuk melindungi Ancient Artifacts, ia berdiri bersama Zeo, sahabat terdekatnya yang telah ia anggap seperti saudara.

Kemudian semuanya berubah.

Cinta yang seharusnya menjadi cahaya berubah menjadi tragedi.

Sebuah kehilangan menghancurkan segalanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ARDICK, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

{Chapter 13 }:{secret journey }

‎Beralih pada Sora.

‎Amarah Sora semakin besar. Bagaimana mungkin ada makhluk yang mampu bertahan jika terus diperlihatkan kembali saat Dewi Bulan dihabisi dan berakhir dengan sangat tragis? Penjara itu terus memutar kejadian tersebut di hadapan Sora, berkali-kali, tanpa memberinya kesempatan untuk melupakan.

‎"Sudah cukup... aku tidak sanggup lagi melihat ini. Lima puluh tahun aku di sini... cukup, aku mohon."

‎Suara Sora bergetar. Tatapannya terpaku pada kejadian yang kembali terulang di hadapannya.

‎Saat penjara itu memutar pengakuan Raja Api yang mengakui bahwa ia telah membunuh Dewi Bulan, amarah Sora kembali membara.

‎"Kau, Raja Api... lihat putrimu. Dia sudah menjadi sepertimu. Hebat sekali, bukan? Tapi aku akan membalasnya."

‎Sejak saat itu, Sora menjadi orang yang sangat berbeda.

‎Hanya ada satu tujuan yang tersisa dalam pikirannya: membalas pengkhianatan yang ia rasakan dari alam semesta.

‎Semakin lama Sora berada di dalam penjara, semakin jiwanya terkikis. Perlahan, pikirannya yang dahulu jernih mulai dipenuhi oleh rasa dendam. Setiap kali kejadian itu diputar kembali, luka yang sama seolah kembali terbuka.

‎---

‎Di sisi lain, Zeo dan Iles terus mengalami kegagalan.

‎Mereka terus mencoba mengembalikan kehidupan ke alam semesta, tetapi tidak ada yang berubah.

‎"Bagaimana, Ketua Zeo? Kita sudah sangat lama berusaha membuat semuanya kembali seperti semula. Tapi apa ini? Kita gagal lagi dan lagi."

‎Zeo menatap alam yang kosong di hadapannya. Wajahnya menunjukkan kelelahan yang semakin sulit disembunyikan.

‎"Aku pun sangat lelah. Aku sangat lelah dengan ujian alam semesta ini."

‎Sebenarnya, Iles tahu cara agar semua ini berakhir.

‎Sora harus dibebaskan.

‎Namun, Iles takut kebohongannya terbongkar. Keberanian untuk mengatakan semuanya masih belum muncul dalam dirinya.

‎Air mata pun tak tertahankan.

‎Tetesannya melesat jatuh dari pipi Iles. Bibirnya bergetar, seakan ingin mengatakan sesuatu, tetapi pikirannya masih dipenuhi rasa takut.

‎Jantungnya berdetak sangat cepat. Dadanya semakin sesak.

‎"Aku tidak tahan lagi..."

‎Tangisan akhirnya pecah dari bibirnya.

‎Zeo yang melihat itu menatap Iles dengan penuh tanda tanya.

‎"Mengapa menangis, Iles? Ada apa? Apa yang membuatmu tidak tahan lagi?"

‎Iles hanya menggelengkan kepala.

‎"Tidak, Ketua Zeo. Tidak ada apa pun. Aku hanya sedih karena kita masih gagal terus-menerus."

‎Setelah mengatakan itu, Iles pergi.

‎Hari demi hari, minggu demi minggu berlalu.

‎Namun, kegagalan terus mengiringi usaha mereka.

‎---

‎Di sisi lain, terlihat seorang dewi sedang berusaha keluar dari tempat kosong yang bahkan tidak memiliki waktu.

‎"Alam semesta... bagaimana aku bisa keluar dari sini untuk menceritakan kebenaran yang sebenarnya? Zeo harus mengetahui hal ini."

‎Tangannya terus memukul dinding itu.

‎Sekali.

‎Lalu sekali lagi.

‎Hingga akhirnya tenaganya habis dan tubuhnya terjatuh.

‎"Ini... Zeo harus mengetahuinya."

‎Pada akhirnya, ia kehilangan seluruh energinya.

‎---

‎Tak terasa waktu terus berjalan.

‎Sepuluh tahun pun berlalu, tetapi kegagalan masih menyertai usaha Zeo dan Iles untuk mengembalikan alam semesta.

‎Tubuh Zeo kini semakin kuat, tetapi usia juga terus bertambah.

‎Meski fisik orang-orang terpilih lebih tahan lama dan lebih kuat, usia tetap tidak selalu dapat dilihat hanya dari fisik mereka.

‎Kehancuran yang terjadi di alam ini mulai terasa hingga ke alam semesta lain.

‎Bangsa-bangsa dari alam lain mulai berdatangan.

‎"Ketua Zeo, sampai kapan pusat keseimbangan alam ini akan seperti ini? Alam kami mulai tidak stabil."

‎"Kadang waktu berjalan sangat cepat, terkadang sangat lambat. Keheningan di alam kami membuat rakyat menderita."

‎Zeo mendengarkan dengan diam.

‎"Aku paham apa yang kalian alami saat ini sangat berat. Namun, aku tahu aku bisa mengubah alam ini seperti semula."

‎"Lantas bagaimana dengan alam lain? Bagaimana dengan bangsa-bangsa yang kehidupannya berakhir?"

‎"Karena alam ini adalah pusat kehidupan dan energi, ketika tempat ini kacau seperti ini, dampaknya langsung kami rasakan di alam kami."

‎"Kami sangat memohon kepadamu, Ketua Penjaga Artefak."

‎Salah satu dari mereka bahkan langsung berlutut dan bersujud di hadapan Zeo agar ia dapat menstabilkan alam semesta kembali.

‎"Apa yang kau lakukan? Aku mohon, berdirilah."

‎"Aku tak akan berdiri sebelum kau, Ketua Zeo, berjanji akan mengembalikan semua ini menjadi alam yang damai dan hidup lagi."

‎"Karena alam di sana sangat membutuhkan energi dari Artefak Kuno."

‎Zeo menatap orang itu sebelum akhirnya berkata,

‎"Berdirilah. Aku akan mengembalikan semua ini sesuai tatanan alam semesta."

‎Zeo hanya bisa berjanji.

‎Dan ia terus berjanji kepada setiap orang yang datang dari alam lain.

‎---

‎Iles yang melihat Zeo terus dipertanyakan mengenai tugasnya sebagai Penjaga Artefak akhirnya semakin merasa bersalah.

‎"Maafkan aku... aku tak bisa mengatakan semua ini. Aku takut. Aku benar-benar takut."

‎Air mata membasahi pipi Iles.

‎Dalam tangisannya, wajah Iles menunjukkan kebingungan. Ia sendiri tidak tahu harus berbuat apa.

‎"Ibu... aku mohon berikan aku kekuatan agar bisa menjelaskan yang sebenarnya."

‎Iles menarik napas panjang.

‎Namun napas itu terasa berat, seolah setiap tarikan membuatnya berjalan di atas bara api.

‎"Maafkan aku, Sora. Kau menderita karena keegoisanku."

‎Suara Iles menggema di alam yang kosong.

‎"Ibu..."

‎Ia kembali menarik napas.

‎"Tarikan napasku serasa berjalan di atas tumpuan bara api."

‎Mulai kala itu, Iles berjanji pada dirinya sendiri untuk tidak lagi berbohong kepada Zeo.

‎Ia tahu bahwa kebohongannya dalam memfitnah Sora tidak mungkin berlangsung selamanya.

‎Ia juga tahu bahwa hanya Sora yang dapat dengan mudah mengembalikan semua ini.

‎Namun, apa yang sebenarnya membuat Iles memilih diam?

‎Keegoisan?

‎Atau hanya karena kasih sayang seorang anak kepada ayahnya?

‎Apa pun jawabannya, Iles harus merasakan derita itu dalam setiap tarikan napasnya.

1
Ronggo Lasem
mampir nih bang jn lupa mampir balik😄
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: siap ka
total 1 replies
Jeffie Firmansyah
hadir semangat Thor,
jangan putus di tengah jalan ya💪💪💪
MOBIL Le
selamat malam semngat trus
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: malam juga 🤣
total 1 replies
Penulis2426
mampir nih
CNNTAYY
ini cerita nyaa seruu! semangat yaa/Smile//Smile/
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: serius ka 🥺
total 1 replies
CNNTAYY
kak ayokk saling support..
buat yang mau baca mampir
💪💗💗
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: siap ka
total 1 replies
yodi gaming
ada romance ny kh ini?🗿
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: ini lagi menceritakan masa lalu dulu flashback
total 2 replies
yodi gaming
gpp semangat terus ya nulisnya🙌✨
yodi gaming
penulisan kamu bagus😳
yodi gaming: iya, tulisan aku aja masih berantakan😅
total 2 replies
yodi gaming
jangan lupa mampir di novel kubya😚✌️
yodi gaming: iya tentang kehidupan kerja juga, tp ad penghianat ny
total 2 replies
yodi gaming
keren🙌
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮
halus
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮
maaf kalo Nulisan nya terlalu pendek aku lagi sakit jadi nulis nya dikit dikit
dan maaf bilah kurang haku
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: 👍👍💪 semngat pasti tapi sistem
total 2 replies
Nazzzwa
👍👍👍
Nazzzwa: okeyy
total 2 replies
Chaniaa12
seru jugaa
Chaniaa12
menarik nih
MOBIL Le
kaya iya dan ia mending di hapus satu ka biar mengalir
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: laksanakan
total 1 replies
MOBIL Le
lanjutin terus semangat nulis nya klo ada waktu lanjutin baca . aku mau tanya menurut kalian yang baca novel ini Giman . seru apa gak?

ayo teman teman kita dukung setiap ada karya baru. biar mereka bisa berkembang dalam setiap langkah nya . dan meningkatkan alur cerita nya
CNNTAYY: tolong support aku juga kak💗
total 1 replies
vania_
Keren, Kak. Aku mampir nih🤗
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: ka bisa saling favorit biar bisa sering
total 2 replies
Karang Birru
👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!