" Vio oiii bangun oii ngapain anak gadis belum juga bangun udah jam segini Elo pikir bisa makan tanpa harus kerja nggak sadar banget elo cuma numpang disini noohh balek aja lo kepalembang tempat nenek Elooo !!!! Teriakan Mpok raye membahana disekitaran kampung duku membuat bangun seorang gadis muda yang baru tamat sekolah SMA , maksud hati ingin mencari pekerjaan dijakarta tapi belum juga dapat kerja dan menumpang dirumah adik ayahnya mpok raye yang suaranya sangat cempreng. Viona langsung bergegas bangun " iya bik vio mau mandi dulu ' sahutnya seraya menatap jam dinding pukul 5 subuh ,dengan mata yang masih mengantuk vio berjalan kekamar mandi berniat mandi dan menjalankan sholat subuh.
"Ehh sono luu ikut aye kelapak nanti bantu gih bibik diwarkop ,jangan enak aje loe makan tidur dimari " teriak Mpok raye .padahal baru semalam vio sampai dijakarta badan masih terasa capek dan ingin istrahat tapi apa daya vio harus sadar diri karna numpang dirumah bibiknya.
'iya bik " jawab Vio
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alea Adzana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Penderitaan Cindy
Dengan tampilan lusuh tidak seperti biasanya Cindy duduk termenung didalam Sel tidak lama sipir membuka pintu penjara ,Cindy langsung berdiri tegak senang sekali dia mengira ada yang mau membantunya keluar dari penjara busuk ini
" Mbak Cindy ada yang mau bertemu !!" Kata Sipir wanita itu.
memandang Cindy tanpa ekspresi .
Cindy langsung keluar dan tampak disudut sana ada seorang wanita sangat cantik menunggunya,Cindy langsung berteriak senang.
" Buu Srikanda oooh tolong saya buu, saya yakin ibu bisa mengeluarkan saya dari penjara ini bu saya tidak bersalah tolong bu keluarkan saya ,saya mau jadi anak angkat ibu please bu " Pinta Cindy sambil bersujud dihadapan Lusi yang menatapnya sinis.
" Hahaaaaa siapa juga yang mau membantu kamu Cindy " Teriak Lusi sambil menendang Cindy dan Cindy menatap heran kearah Lusi yang tidak ada ramah ramah sekali
" Ibu pasti kena hasut wanita gila harta itukan Widi sialan dan Zoya gila itu bu dengarkan aku disini aku hanya korban Fitnah tolonglah aku buu " Rayu cindy sambil mengoyangkan bahu Lusi dengan kasar Lusi menepis tangan Cindy.
" Jauhkan tangan kotor kamu itu pelacurrr !!!" Seru Lusi menatap geram tidak lama dia menunjukan Video yang tengah viral tersebut tampak divideo Cindy yang bergoyang hot diatas perut laki laki yang tidak tampak wajahnya
Narasi berjudul Goyang Hot istri bos Rio persada
Cindy terkejut cobaan apalagi ini yang menerpanya
" Bukan saya itu bu itu rekayasa !!! Seru cindy sangat terpukul
" Haaaaaahhaa itu pembalasan yang pantas untuk kamu Cindy" Teriak Lusi bahagia .
" Dan kabar selanjutnya kamu mau tahu suami kamu koma setelah semua yang terjadi haaaaaa..haaaa Kalian hancurrr sehancur hancurnya !!!!" Seru Lusi
Cindy menatap Lusi dengan sangat marah apalagi dia mendengar kondisi Rio yang koma dengan tatapan penuh curiga kepada Lusi
" jangan jangan ini semua ada campur tangan anda" Tanya Cindy
iya,sejak Lusi campur tangan dalam usaha rio dan kehidupan Cindy semua berubah seolah olah mimpi buruk dan Cindy tidak mau bangun rasanya
" Kalau iya memang kenapa ???" Lusi balik tanya
PLakkkk
Cindy menampar pipi Lusi
" Sialaaann kenapa memang apa salah saya pada kamu nenek tua bangsat!!!"Teriak Cindy bingung
" Hahahaaaa saya senang kamu menampar saya biar hukuman kamu tambah besar dari pembunuhan Amar percobaan pembunuhan terhadap Rio dan fitnah yang kamu lakukan terhadap Vio !!!" Seru Lusi setengah berbisik cindy terperangah mendengar nama Vio
" Heyy ada apa kenapa kamu kenal pelacur rendahan itu !!" Seru Cindy.
Tidak diduga Lusi langsung menampar pipi cindy
Plakkkkkkk
" Jaga mulut pelakormu itu ,,, Kamu mau tahu kenapa Karna Vio anak kandung saya !!!!" seru Lusi
Dan tiba tiba terdengar suara tas jatuh mereka sama sama menoleh kesamping ternyata Zoya dan Widi yang datang dan mereka mendengar semua ucapan Lusi
" Apaaaa ! Jadi Jeng Lusi ibu dari Viona??" Tanya Widi terperanjat
Lusi menatap tiga wanita itu saling bergantian
" Sudah kebetulan kalian tahu semua iya saya memang ibu kandung Vio dan bang Jiran,Ada kesalahpahaman yang membuat kami berpisah dan sekarang jangan harap kalian bisa mengusik anak saya lagi tidak akan saya biarkan, meski nyawa taruhannya dan jangan mengganggu keluarga kecil anak saya mereka sudah bahagia !!!!" Ucap Lusi dengan nada mengancam.
Widi menatap Lusi
" Waahh menarik jeng Jangan lupa looo Ada cucu darah daging Rio bersama Vio itu berarti kami berhak mendapatkan harta bagi hasil untuk kami loooo " Tukas Widi sangat tidak tahu malu .
Lusi tertawa terbahak bahak
" Kamu pikir saya bodoh haaaa Ngaca ,,,,, Dimana Rio saat cucu sayang sakit kelaparan dan anak saya jadi ojek online demi Kie dimana haaaaa mentang mentang kalian sudah tidak ada harta lagi lalu mau memeras saya apa kamu pikir saya bodoh ,, bahkan dengan harta dan kekuasaan saya ,bila saya mau saya bisa membuat kalian masuk penjara seperti Cindy apakah kalian mau jika mau bisa sekali kok dan untuk kamu zoya ,saya bisa menuntut kamu dengan pasal berlapis tentang pencemaran nama baik dan memalsukan dokumen apa kamu mauu haaaa " Tantang Lusi .
Zoya tampak ketakutan sekali dia tidak mau mendekam dalam penjara
" Jangan tantee, saya mohon jangaan " Pinta Zoya bersujud dikaki Lusi
Lusi langsung meninggalkan tiga wanita ular tersebut tanpa berkata apa apa
Plaaakkkkk Plaaaakkkkk
tamparan bertubi tubi didapat oleh Cindy dengan tatapan nanar Widi menatap Cindy
"Kamu pembunuh belum selesai kasus kamu ,muncul video viral kamu yang menyangkut pautkan Nama Perusahaan saya yang kami bangun dari Nol dasar pelacurrr !!!! "Teriak Widi dia masih berusaha menyerang Cindy
" Sipirr tollooonnng " Teriak Cindy dan tak lama datang dua orang sipir wanita menyelamatkan cindy dari amukan Widi
" Kalau dua iblis ini datang menjenguk saya jangan dibiarkan saya tidak akan mau menemui mereka " Pinta Cindy berteriak histeris
" oooh kamu siap siap saja mendekam dipenjara yang busuk cindy saya pastikan kamu akan menerima hukuman yang seberat beratnya camkan itu Cindy " balas Widi tak kalah histerisnya
Zoya menahan tubuh widi dan mengajaknya keluar dari Lapas tersebut.
*
*
*
Lusi menatap foto Vio dan kie yang tampak bahagia diapit ricki ,dia melihat Snap dari neneng ibunya ricki dengan kata kata
" Mutiara hati kami "
tiba - tiba menetes airmata Lusi andai dia punya keberanian untuk menjelaskan semua yang terjadi andaiii....
" Apa aku harus minta bantuan jeng nining yaaah " Batinnya gundah gulana tiba tiba ada panggilan masuk itu ternyata bu neneng
" Pucuk dicinta ulam pun tiba " pekiknya perlahan
" Hallo Jeng sri apakabar ? ,kapan main kebogor lagi jeng saat anak saya menikah saja jeng tidak bisa datang maklum pembisnis sukses udah anak sultan sukses juga " seru bu neneng tertawa
" Maaf jeng banyak masalah diperusahaan baru jadi belum sempat mampir oya, selamat yah Jeng atas pernikahan anak nya kapan - kapan yah jeng saya mampir dan bawa kado untuk cucu dan menantunya " Ujar Lusi dengan nada suara menahan tangis.
" Wah iya jeng saya bahagia sekali menantu saya itu orangnya rajin pisan jeng mana cucu saya ganteng mirip orang luar negri ,saya bahagia sekali jeng sekarang Ricki sudah mau membantu diperusahaan ayahnya untung juga jeng sri menanam saham cukup besar diperusahaan suami hingga akhirnya kondisi keuangan kami makin membaik jeng " Seloroh bu neneng berapi api
Sedikit banyak Lusi akhirnya mendapat informasi tentang anak dan cucunya
" Wahh jadi penasaran saya jeng mau kenal sama menantu dan cucu barunya he he " kata Lusi tidak terasa airmatanya mengalir
" Viooo mama kangen sekali sama kamuu sumpah nak sangat kangen ini yang dinamakan Rindu yang tak bisa tersampaikan Ya Tuhan berikan aku jalan agar bisa bersatu kembali dengan keluarga kecilku " Isak Lusi dia tidak sadar kalau hubungan telpon masih tersambung
" Loo Loooo Jeng Sri aduuhh kayaknya signal tidak bersahabat kok saya mendengar kayak suara isak tangis jeng sri yahh " Batin Bu neneng lalu mematikan panggilan telpon.
itu saja