Indonesia
NovelToon NovelToon
Rubah Ekor Sembilan

Rubah Ekor Sembilan

Status: tamat
Genre:Romansa / Dunia Lain / Cinta Beda Dunia / Roh Supernatural / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:12.1k
Nilai: 5
Nama Author: Fitri safrianti

Kim aeyong , rubah ekor sembilan yg berusia lebih dari 800 tahun , hidup berbaur bersama manusia demi menanti kelahiran kembali kang dae hyung mantan kekasihnya yg telah musnah karna menyelamatkan aeyong di masa lalu .
keteguhan hati aeyong menanti mantan kekasihnya terusik karna kehadiran kang ha joon , pria playboy yg konyol namun mampu mengubah takdir sang rubah .
Di saat yg bersamaan , reinkarnasi dae hyung muncul di antara aeyong dang ha joon .
siapakah yg akan aeyong pilih kali ini ??

murni cerita karangan autor. mungkin akan ada
banyak typo , banyak kekurangan 😁🙏 mohon komen juga sarannya agar kedepannya jauh lebih baik 😁 terimakasih

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitri safrianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

15.

Pov Kang Ha Joon

Samar-samar aku masih bisa mendengar suara , seprti suara isak tangis . Aku sangat yakin itu adalah aeyong , ingin aku bergerak namun sekujur tubuhku terasa membeku .

"Terimalah takdirmu , setiap luka yg pria ini rasakan kau akan kehilangan salah satu ekormu , dan kau akan musnah seperti rubah yg dibantai oleh adikmu hari ini ," suara itu masih dapat kudengar dengan jelas , aku berusaha membuka mataku namun sia-sia . Seprti mereka tak mengizinkan aku untuk melihatnya .

Heningg...

Bahkan aku tak mendengar lagi isak tangis aeyong , tapi rasanya aku berada di tempat lain auranya berbeda dengan tempat tadi , bahkan suhu di sini begitu hangat .

Kepalaku masih begitu sakit , namun aku bisa menggerakkan tanganku , aku meraba tempat di sekitarku . Sepertinya aku berada di tempat tidur . Berlahan aku membuka mata , berkedip-kedip beberapa saat .

" dimana ??"

Aku bangkit dari tempat tidur ,

Aku susah payah berjalan hingga samapai di depan pintu .

Cklek ..

ku putar gagang pintu berlahan , kuperhatikan sekitar , sangat sepi .

Namun seprtinya aku berada di rumah seseorang . Aku menoleh kesana-kemari berharap ada seseorang yg dapat ku ajak bicara , tapi sepertinya rumah ini kosong , aku terus berjalan sampai di sebuah taman , ada seseorang tengah duduk bersandari di sebuah ayunan kayu .

Malam ini cukup dingin , ya sebentar lagi adalah musim dingin jadi suhu akan lebih dingin dibandingkan hari sebelumnya , aku mendekati orang itu dan benar saja , aeyong tengah melamun sendirian disini , tatapan matanya kosong , ah aeyongku nampak sedih , dapat kulihat bendungan air mata di kelopak matanya .

" Chagiya,sedanga apa ?" sapaku yg langsung duduk disampingnya .

" Ah .. Ha joon kau sudah sadar . Apa kepalamu masih terasa sakit ," ucapnya lembut sembari mengelus kepalaku ,

astagaa mimpi apa aku semalam , seorang aeyong yg dingin penuh perhatian kepadaku dan lagi dka tak menlok ketika aku memangilnya chagiya .

" Sudah lebih baik , apalagi sekarang , sangat baik rasanaya ," aku tak dapat menyembunyikan rasa senangku .

" Ayo masuk , kau harus makan , udara cukup dingin diluar ,"

Baru saja aku duduk disebelahnya dia memintaku untuk masuk , dengan enggan aku berdiri . Aeyong hanya tersenyum kemudian masuk kedalam rumah , aku pun mengikutinya .

Rumah aeyong cukup nyaman , perpaduan gradasi warna pada dindingnya membuat orang betah berlama-lama disini ya selain dapat menikmati kecantikan si pemilik rumah ditambah pemilihan furniture yg pas membuat orang akan nyaman berada disini .

" Tunggulah dulu , akan kubuatkan sesuatu untuk kau makan ."

Seperti anak anjing yg mendengar perintah majikannya aku pun duduk di meja makan sembari memperhatikan aeyong yg tengah sibuk di dapur . Dia cukup cekatan , caranya memegang pisau , mengupas bawang , sepertinya dia terbiasa melakukannya .

sesekali dia melirik ke arahku , oh my god jantungku rasanya mau keluar dari tempatnya dia sangat cantik bahkan lebih cantik dibanding hari-hari biasanya , padahal penampilannya hari ini sangat sederhana , bahkan tak ada sedikitpun make up yg ada di wajahnya namun sungguh pesona aeyong malam ini sangat berbeda .

Aku tak bisa berdiam diri saja , aku mendekati aeyong yg tengah sibuk mencampurkan sesuatu .

" Butuh bantuan ?"

"Em.. Bisakah kau mengikat rambutku , aku lupa mengikatnya tadi ,"

Aku menggangguk. Tanganya menujukan tempat dimana ia meletakkan ikatan rambutnya . Dengan hati-hati aku mengikat rambut aeyong , bahkan jarak kami pun cukup dekat samar-samar kucium aroma levender dari tubuh aeyong , tumben sekali biyasanya akan tercium aroma camellia .

30 menit kami sibuk dengan maskan kami dan ahkirnya sekarang semua telah tersaji , makanan tradisional korea , aku rasa itu adalah makanan kesukaannya .

Kami makan sembari sesekali berbincang .

" Apakah kau tinggal sendirian ?"

" Tidak juga , besok pagi akan ada beberapa orang yg datang , sesekali adikku juga datang mengunjungiku ,"

" kau punya adik ?"

Aeyong mengangguk ," iya , tapi dia tinggal di luar kota , hanya sesekali mengunjungiku ,"

sejenak aeyong menghentikan makannya kemudian menatapku lekat-lekat .

" Ha joon , apa kah kau mengingat kejadian tadi sore ?"

" Aku tak yakin , hanya beberapa hal yg ku ingat , selebihnya aku tak mengingatnya , hanya suara-suara asing ,"

Aeyong nampak pucat mendengar ucapanku , bahkan sumpit yg dia pegang pun terjatuh .

"Aeyong , kenapa ?"

"Ah , itu , tidak emm maksudku bisakah kau tidak menceritakan kejadian tadi kepada siapapun ?"

Mengapa ? Mengapa dia bengitu takut ?

"Aku tak bisa menjelaskannya sekarang , tapu aku pasti akan menceritakan semuanya kepadamu suatu hari nanti , jadi bisakah kau berjanji padaku ?"

karna aku yakin ada sesuatu yg disembunyikan aeyong , akupun hanya mengangguk setuju .

" Baiklah ."

Raut wajahnya pun seketika kembali ceria .

"Gomawoyo," . Ucapnya .

" Bagaimana kita kembali ke seoul ?"

" Aku memapahmu dan mengemudi kemari , " jawannya singkat , Aku sebenarnya masih sangat penasaran dengan apa yg terjadi tapi aku enggan melewatkan momen bahagiaku bersama aeyong kali ini .

seprti pasangan yg senenarnya , yah karna kami belum resmi besama saat ini , aku membantu aeyong menata perlatan makan yg telah ia cuci .

Aeyong masih sibuk dengan pring dan sendok di bak pencuci piring , aku tak bisa menahannya , aku memeluknya dari belakang , menyandarkan kepalaku si pundaknya , Sungguh luar biasa bahkan aeyong tak menolaknya kali ini .

" Aku harus mencuci semua ini ha joon , tak akan selesai jika kau memelukku begini ,"

" Hanya sebentar saja , pelit sekali , lagi pula kau tadi juga memelukku di hadapan teman-temanku ," rengekku manja .

dapat kulihat telinga aeyong memerah seprtinya dia malu mengingat kejadian tadi siang . Aku semkin berani mengecup leher jenjangnya .

" Astaga ha joon , "

Dengan cepat aeyong membalikkan tubuhnya dan tepat saat iku kami saling berhadapan dengan posisi yg sangat dekat . Bahkan aku bisa merasakan hembusan nafasnya . Berlahan aku semakin mendekatkan diri pada aeyong , aeyong pun nampak memejamkan matanya . ..

"Aigooo.... Pasangan pengantin baru yg tak tau malu , setidaknya lihatlah dimana kalian bermesraan . "

Aeyong segera mendorongku menjauh .

"siapa pria ini?"

" Hae jung , aku perlu bicara denganmu kali ini ," aeyong segera menarik tangan pria itu pergi .

"Apakah mungkin dia adik aeyong mereka nampak mirip , aku benci mengakuinya tapi dia cukup tampan , bahkan mungkin dia lenih tampan dibanding denganku ."

Menanti aeyong berbicara dengan pria itu atau mungkin memang benar adiknya , aku menyelesaikan mencuci piring , kemudan aku bersantai di sofa ruang keluarga .

Beru beberapa menit aku duduk .

Bruuakk....

Entah bagaimana ceritanya tubuh pria bermana hae jung itu terpental , bahkan pintu rungan itu nampak hancur . Dan yg tak bisa kupercaya pria itu bangkit begitu saja seprti tidak ada yg cedera .

" cih , terima takdirmu nuna , aku sudah mengingatkanmu sebelum-sebelumya ,"

Dia berjalan ke arahku

" Jaga dia , kadang sikapnya sangat menyebalkan tapi dia adalah tanggung jawabmu sekarang ," ucapnya sembari menepuk bahuku .

Aku tak mengerti apa yg dia ucapkan , kenapa aeyong dan adiknya selalu bicara hal yg tak masuk akal . Bergegas aku menghapiri rungan dimana aeyong berada ,

"bagaimana bisa pintu ini hancur , padahal aku yakin pintu itu cukup kokoh ,"

Aeyong nampak terduduk di lantai , dia menangis . Dengan hati-hati aku menghampirnya . Aku ingin menangkannya tapi aku bingung apa yg harus aku katakan dan apa yg harus aku lakukan . Alhasil aku ikut duduk dilantai dan menggegam tangannya , aeyong masih tak meresponku ia masih terisak .

" Aku tak mengerti bagaimana harus menghiburmu tapi bisakah kau berheti menangis , melihatmu seperti ini sungguh aku tak sanggup , aku tak ingin kau sedih ," ucapku pada ahkirnya .

Entah rasanya aku sulit mengeluarkan rayuan pada aeyong , padahal aku sangat mahir menggoda gadis-gadis lain , seprti aeyong ditakdirkan untukku mengahkiri sifat playboyku selama ini .

Cukup lama aeyong terisak . Bahkan pungguku rasanya lelah duduk disini .

Ahkirnya aeyong pun berdiri ,

" Istirahatlah , akan ku siapkan baju hae jung untuk kau kenakan ," aeyong berjalan pergi meninggalkan rungan ini .

Rungaan ini seprti perpustakaan , rungan ini penuh dengan buku dengan beberapa lukisan , dari semua lukisan ada sebuah lukisan rubah putih dengan sembilan ekor , lukisan itu nampak seprti hidup dengan bola mata keemasan yg sangat kontras dengan bulu putihnya .

"Ha joon , "

entah sejak kapan aeyong sudah kembali kesini , dia membawkan baju ganti untukku .

Aku ingin bertanya tentang lukisan itu namun urung kutanyakan namun lidahku terasa kaku sulit untuk digerakkan .

" Mandi dan istirahatlah di kamar tadi , jika mencariku aku ada di sebelah ," ucapnya .

Aku hanya menggangguk dan menuruti permintaannya . Setidaknya kami lebih dekat sekarang dan aku tak ingin membuat kesalagan yg membuat aeyong membenciku lagi .

Sejujurnya aku tak bisa tidur , aku hanya berbaring , berguling kesana kemari , terlalu banyak hal-hal aneh hari ini . Namun aku tak dapat menemukan jawabannya . Hingga pukul 02.00 dinihari aku benar-benar dapat memejamkan mataku .

1
Billia lee
sudah berahkir ???
dea_amelia
kapalku karam woy 😒
zhie_kai
🥺 berharapnya sih sama ha joon 😢😫
juna94
lanjut
elva
kalian team mana ???
aeyong ❤️ ji su ?
aeyong ❤️ ha Joon ?
😁
galangdavin: ji su + ha joon 😆😆
total 6 replies
Aida_kim
menarik
xiu_kim
menarik .
coba tiap hari up date 😁
lumayan lama soalnya aku nunggunya 🙏
Billia lee
lanjut kak
shin wo
lanjut
zhie_kai
next
ryo
rekomen lah . ceritanya lain dari yg kebayakan udah tak baca . semangat author 😉
shin wo
next
reona
menarik cetitanya 👍
Devinta Haliluna
lanjut kak
Moonna
lanjut
galangdavin
aeyong malu malu meong 😁
zhie_kai
bagus sih ada suduh pandangnya . coba lebih perluar kosa katanya ya kak
za_nadya
astaga kak. udah berharab bakalan ada adegan uwuu 🌚 eehh gigit jari lagi 🤣😅
semangat kak
xiu_kim: 😁😆
kok adegan uwuw 🌚
authornya aja jarang up date 🥹
total 2 replies
cy
semoga endinya ngak mengecewakan ya
juliopark
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!