Indonesia
NovelToon NovelToon
Soraya Dan Aldrian

Soraya Dan Aldrian

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Cintapertama / Idola sekolah
Popularitas:383
Nilai: 5
Nama Author: MayRedN

Soraya anak bungsu dari tiga bersaudara, ceria, mudah bergaul dan sedikit pintar. Keluarganya berkecukupan tapi sederhana. Hari Pertama SMA kelas 10 bertemu Aldrian yang kelas 12, Aldrian orang yang pendiam, perhatianya tidak diucapkan. Soraya dan Aldrian memiliki hari hari yang canggung disekolah. Banyak interaksi tak pernah terjalin komunikasi. Soraya akhirnya harus terpisah dengan Aldrian. Aldrian yang sudah lebih dulu lulus pergi tanpa kata tanpa berpamitan, membuat hari hari Soraya disekolah selalu mengingat Aldrian.

Setelah 2 tahun terpisah akhirnya mereka bertemu kembali. Aldrian mempunyai keberanian untuk menemui Soraya dirumahnya.

Soraya dan Aldrian dari keluarga yang sangat berbeda, keyakinan yang berbeda membuat mereka mempunyai banyak cerita.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MayRedN, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hari yang membosankan bersamanya

Kak Aldrian "Kelompok 1 Putri, Khilia, Tamiya, Arif, Jarot, Bagus, Yusuf, Santari, Rifta, Soraya pendampingnya saya"

Seketika mataku menatap kak Aldrian.

Kak Aldrian "Yang merasa namanya saya panggil maju didepan saya"

Sambil terus memandang Aldrian aku berjalan kedepan diikuti Putri yang berjalan menggandeng tanganku.

Putri menggoyang goyangkan gandengan tangganya sambil berkata pelan kearahku "Ini namanya takdir Aya, tidak bisa dijelaskan lagi kalau soal takdir"

Aku hanya menjawab satu tatapan "Ishhhh"

Setelah kami bersepuluh berkumpul didepan kak

Aldrian, dia memberikan arahan.

"Aturan pertama, wajib datang ontime, name tag, tanpa Hp, tanpa teriakan"

"Kalau tidak ada pertanyaan ikut saya kelapangan"

Lahhh maksudnya apa coba, belum ngasih kesempatan buat bertanya tiba tiba kalau tidak ada pertanyaan, nyebeli banget sumpah.

Kami bersepuluh jalan mengikuti dia, dia paling didepan selangkah lebih cepat dari kita.

Sesampainya dilapangan, tanpa basa basi dia langsung memberi intruksi

"Duduk lingkaran, Nama Hobby"

Putri "Namaku Putri hobby jalan jalan "

Khilia "Aku Khilia hobby meronce"

Tamiya "Aku Tamiya suka jalan jalan"

Arif "Namaku Arif hobby Bulutangkis"

Jarot "Aku Jarot hobby koleksi barang vintage"

Bagus "Bagus Hobby Sepak bola"

Yusuf "Yusuf, suka sepak bola"

Santari "Santari suka bersepeda"

Rifta "Rifta hobby Shoping"

Soraya "Soraya Hobby baca"

Giliran dia nih, udah kami tunggu tunggu saking penasarannya, terutama aku yang udah fokus liat kedia.

Aldrian "Aldrian Basket"

Udah, iya cuma 2 kata doang keluar dari mulutnya.

Putri ketawa kecil sambil meremas remas tanganku, Aldrian melirik Putri, Putri langsung diem.

Terlihat disekeliling kelompok yang lain rame seru, kelompok kami..... Sunyi tanpa suara tanpa ada teriak teriakan,

Heran, kita ini mau adain acara MPLS Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau Masa Pendiaman Lingkungan sih.

Hari ini sungguh membosankan, ga ada kata kata ayo semangat, sudah capek apa belum.

Semua sesuai intruksi kak Aldrian, dia tidak memberikan kami bersepuluh ini untuk berbicara atau sekedar bilang "saya haus kak"

Tiba tiba dibawah teriknya sinar matahari siang ini, badan Putri lemas, dia mengangkat tanganya "Kak Aldrian badan saya lemas, boleh saya istirahat sebentar"

Dia nengok ke aku "Kamu, Temenin dia ke UKS"

Aku "Saya kak"

Dia tidak menjawab pertanyaanku hanya melirik dengan tatapan tajam,

Tanpa pertanyaan lagi, sepertinya tatapannya mau memakanku aku berdiri menggandeng Putri "Siap kak"

Aku memapah Putri ke UKS

TOK TOK TOK

Aku mengetuk pintu UKS 3x, pintu dibuka oleh Ibu ibu yang yang mungkin saat ini sedang berjaga di UKS.

Ibu "Masuk sini, tiduran diranjang, kenapa ini? wajahnya pucat sekali"

Sambil memapah Putri aku menjawab pertanyaan Ibu tadi "Ga tau ini buk, kita dari lapangan tadi sedang ada kegiatan disana tiba2 Putri wajahnya pucat, badanya lemas"

Ibu tadi membantuku memapah Putri sampai keranjang, kemudian pergi ke ruangan sebelah yang dibatasi oleh lemari.

Ibu tadi kembali membawa handuk dan air putih, "Ini diminum dulu airnya, trus keringatnya dikeringkan dengan handuk, nanti kalo ada apa apa cari ibu saja ya, Ibu ada didepan situ tu.

Nama ibu bu Yuni saya penanggung jawab UKS, biasanya ada kakak kakak yang piket nungguin ini mungkin lagi pada keluar"

"Iya bu, terimakasih"

Aku segera meminumkan air putih ke Putri, sepertinya wajahnya memang pucat, mungkin karena panas. Aku menanyakan kondisi Putri "Put wajahmu pucat banget, kenapa sih? Jangan bikin takut tau"

Putri "Tenang aja ya, habis ini paling udah baikan kalau udah minum, mungkin aku cuma dehidrasi tadi pagi habis sarapan aku lupa belum minum ditambah panas panasan dari tadi dilapangan"

Sambil marah marah ke Putri kulemparkan handuk kewajahnya "bisa bisanya kamu Put, makan ga minum, untung aja ga cegukan sepanjang jalan, kalau kayak gini bikin orang takut aja"

Putri "Ngomong ngomong nih ya Ya, liat ga sih tadi tatapan kak Aldrian ke kamu, kayak gimana gitu, nakutin ga sih?"

Aku "Ngapain takut aku salah apa, kan tadi aku cuma tanya saya kak?, kan ga tau juga dia mo nyuruh siapa, kita kan bersepuluh"

Putri "Apa gara gara dari tadi kamu liatin kak Aldrian mulu ya?

Aku "Idihhhh.... siapa juga yang liatin dia, sorry amat ya, orang kayak dia diliatin mending jg liatin kulkas biarpun dingin tapi menyejukan"

Putri "Aku liat tau dari tadi kamu tuh sering banget liatin kak Aldrian, ati ati ya, ntar lama lama bisa jadi cinta loh"

Aku "Ngapain juga cinta ma dia, ngomongnya aja pelit banget ga enak diajak komunikasi"

Putri "Memang kamu bisa baca masa depan ya? Masa depan tuh ga ada yang tau, baca tulisan yang ada hurufnya aja kadang masih suka salah apalagi baca yang ga kelihatan, liat aja ntar kalau jatuh cinta"

Dengan sangat percaya dirinya Putri menceramahi, kayak dia juga tau masa depan aja.

Disaat aku dan Putri sedang asyik bercanda tiba - tiba terdengar suara ketukan pintu.

TOK TOK

Pintu diketuk 2x, pelan tapi tegas.

Bu Yuni "Silahkan masuk"

Pintunya kebuka

Berdiri Kak Aldrian.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!