Indonesia
NovelToon NovelToon
Istri Yang Tak Pernah Dicintai

Istri Yang Tak Pernah Dicintai

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:658.3k
Nilai: 4.7
Nama Author: gigiwww

Alya terbangun di tubuh Sabrina—seorang wanita hamil yang dibenci suaminya sendiri. Dalam novel yang pernah ia baca, Sabrina akan mati tragis setelah melahirkan.

Kini hidup sebagai Sabrina, Alya berusaha mengubah takdirnya dan menjauh dari Leon, suami dingin yang tak pernah mencintainya. Namun semakin ia mencoba pergi, semakin Leon mulai memperhatikannya.

Di balik kebencian, perlahan tumbuh rasa yang tak seharusnya ada. Tapi apakah cinta bisa lahir dari hubungan yang sejak awal dipenuhi luka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon gigiwww, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9 — Surat yang Ditinggalkan

Pagi itu mansion Ardian terasa lebih sibuk dari biasanya.

Leon berdiri di depan pintu utama dengan setelan jas hitam rapi sambil mendengarkan laporan asistennya. Hari ini ia harus pergi keluar kota selama beberapa hari untuk menghadiri proyek kerja sama besar.

“Aku sudah pindahkan meeting minggu depan ke Jakarta, Tuan,” ujar asistennya.

Leon mengangguk singkat.

Tatapan pria itu tanpa sadar mencari seseorang di dalam rumah.

“Sabrina mana?”

“Masih di kamar, Tuan.”

Leon sedikit mengernyit.

Beberapa hari terakhir Sabrina semakin jarang muncul di hadapannya. Wanita itu lebih sering mengurung diri di kamar atau keluar tanpa banyak bicara.

Dan anehnya…

Leon mulai terbiasa mencari keberadaan Sabrina tanpa sadar.

“Aku ke atas dulu,” katanya akhirnya.

Leon berjalan menuju kamar mereka. Namun begitu membuka pintu, ia mendapati kamar dalam keadaan kosong.

Hanya ada aroma samar parfum Sabrina yang tertinggal.

Tatapan Leon jatuh pada koper kecil di dekat lemari yang terbuka sedikit.

Keningnya langsung berkerut.

Belum sempat ia berpikir lebih jauh, suara langkah kaki terdengar dari balkon.

Sabrina muncul sambil membawa secangkir teh hangat.

“Kamu udah mau berangkat?”

Leon menatap wanita itu beberapa detik.

“Iya.”

Alya mengangguk kecil lalu berjalan masuk ke kamar.

Hari ini wajahnya terlihat tenang.

Terlalu tenang.

“Aku pergi tiga hari,” ujar Leon sambil merapikan jam tangannya. “Jangan keluar rumah sendirian.”

“Hm.”

“Hari Senin ada check up lagi kan?”

“Iya.”

Leon memperhatikan Sabrina yang bahkan tidak menatapnya saat bicara.

Biasanya wanita itu akan membantu merapikan dasinya, mengantar sampai depan pintu, lalu mengirim pesan sepanjang hari.

Sekarang…

Tidak ada apa-apa.

“Kau nggak ada yang mau dibicarakan?” tanya Leon tiba-tiba.

Alya akhirnya menoleh.

Tatapan mata mereka bertemu sesaat.

“Hati-hati di jalan.”

Hanya itu.

Namun entah kenapa dada Leon terasa sedikit aneh mendengarnya.

Pria itu mengangguk kecil sebelum akhirnya pergi.

Dan tanpa ia sadari…

Itu menjadi terakhir kalinya ia melihat Sabrina di rumah itu.

---

Sore hari.

Mobil Leon sudah lama meninggalkan kota.

Sementara di dalam mansion, Alya berdiri diam di tengah kamar sambil memandang sekeliling ruangan besar itu.

Kamar yang tidak pernah terasa seperti rumah.

Ia menghembuskan napas panjang.

“Udah waktunya pergi.”

Bibi Mina yang sejak tadi membantu membereskan koper terlihat bingung sekaligus sedih.

“Nyonya yakin mau pergi?”

Alya tersenyum kecil.

“Iya, Bi.”

“Tapi Tuan Leon—”

“Dia bakal baik-baik aja tanpa aku.”

Kalimat itu terdengar tenang.

Namun hanya Alya yang tahu betapa sakitnya sisa perasaan Sabrina di dalam hati ini.

Bagaimanapun juga…

Sabrina pernah mencintai Leon sepenuh hidupnya.

Alya berjalan menuju meja kerja kecil di sudut kamar. Di sana sudah ada beberapa lembar kertas putih.

Ia duduk perlahan lalu mulai menulis.

Tangannya sempat berhenti beberapa kali.

Karena ternyata meninggalkan seseorang tetap terasa berat… meski hubungan itu penuh luka.

Akhirnya setelah menarik napas panjang, Alya mulai menuliskan surat terakhir untuk Leon.

Leon,

Mungkin saat kamu membaca ini, aku sudah pergi.

Aku lelah hidup di hubungan yang hanya dijalani sendirian. Aku tahu sejak awal kamu tidak pernah mencintaiku, dan aku juga tahu suatu hari kamu akan meninggalkanku.

Jadi kali ini biar aku yang pergi lebih dulu.

Aku tidak membencimu. Karena bagaimanapun, sebagian hidupku pernah benar-benar tulus mencintaimu.

Tapi aku nggak bisa terus tinggal di tempat yang membuatku merasa sendirian setiap hari.

Jaga dirimu baik-baik.

Sabrina.

Setelah selesai, Alya menatap surat itu cukup lama.

Dadanya terasa sesak.

Namun ia tetap melipat surat tersebut perlahan.

Lalu…

Ia melepaskan cincin pernikahan di jarinya.

Cincin itu diletakkan tepat di atas surat cerai yang sudah ditandatangani.

Simbol hubungan yang sejak awal memang tidak pernah utuh.

Alya memegang perutnya pelan.

“Ayo pergi, kecil.”

---

Malam mulai turun saat sebuah mobil hitam meninggalkan mansion Ardian secara diam-diam melalui gerbang samping.

Di kursi belakang, Alya duduk sambil menatap lampu kota yang perlahan menjauh.

Tidak ada air mata.

Tidak ada penyesalan.

Hanya rasa lega bercampur takut.

Om Ares sudah menyiapkan tempat tinggal sementara untuknya di luar kota.

Tempat yang tidak akan mudah ditemukan Leon.

Ponselnya tiba-tiba bergetar.

Nama Leon muncul di layar.

Alya menatap panggilan itu cukup lama.

Lalu…

Ia mematikan ponselnya.

Mobil terus melaju menembus malam.

Dan untuk pertama kalinya sejak masuk ke tubuh Sabrina—

Alya benar-benar meninggalkan kehidupan lama itu di belakangnya.

1
T Sa
trus ..nasib si anak sma gimana ya?
T Sa
pertanyaanku..

sejak kapan si leo tau dg nama alya bukan sabrina🤣🤣
Minah Minah
lanjut kan
Afrilho
kok mami Leon bingung gitu yah!! bukannya keluarga Leon tau kalau pada saat itu Sabrina dah hamil besar bukannya Sabrina saat itu baru aja cek kehamilan dan tau jenis kelamin anaknya?Kok kayak yg kaget gitu tau kalau liira anak Leon.
Afrilho
Maaf Thor bukannya Mami Leon itu Claudia kok ganti jadi caterine Thor?
Afrilho
Bukannya di part awal ayah Leon bernama Edward Ardian yah kok jadi Mahendra??
Minah Minah
👍sukses selalu
Famri Yunik
halllaaaaa ujung ujung nya bucin lagi🤭
Nia nurhayati
mampir thorr
Minah Minah
lajutkan
Minah Minah
👍sip
Minah Minah
👍
Minah Minah
bagus bangat
Gian Hazza
kalau sudah tiada baru terasa ya thor
Minah Minah
bagus bangat
Faqisa Sakila
crita yg mnarik
q suka kaaakkk...
Otw bca karya kakak yg ke-3 nic..
smangat y kaak
seru2 pokokny karya kakak..
Runik Runma
cerita nya bgus tpi kebanyakan deg
Namira Puja Najya
thor bukannya alya ga punya perasaan sama Leon kenapa jd canggung
aryuu
ya ampun author nya gimna ini tubuh Sabrina lohhhhh 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 sadar tor🤣🤣🤣🤣🤣🤣
aryuu
masa pakai " kamu" ke orang tuanya😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!