Indonesia
NovelToon NovelToon
Enough

Enough

Status: tamat
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Karir / KDRT (Kekerasan dalam rumah tangga) / Tamat
Popularitas:124.3k
Nilai: 5
Nama Author: Irma

Enough berkisah tentang kisah asmara seorang wanita bernama Dia Tarisma Jingga dengan seorang lelaki yang belum lama dikenalnya, Btara Langit Xabiru

Keduanya saling mencintai dan kemudian memutuskan membangun kehidupan keluarga kecil yang harmonis dan bahagia.

Namun sayangnya semua itu hanya menjadi angan saja, hal ini terjadi lantaran trauma masa lalu dan sikap Tara yang abusive, yang pada akhirnya menjadi prahara dalam rumah tangga mereka.

Akankah Tari dan Tara mampu mempertahankan rumah tangga mereka? Kisah selengkapanya hanya ada di novel Enough.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 15

Sudah lebih dari dua minggu sejak Tara keluar dari apartementnya, yang berarti sejak itu pula Tari sudah tidak lagi mendengar kabar apa pun dari Tara.

Tapi tidak masalah bagi Tari, karena selama dua minggu ini ia sangat sibuk mempersiapkan moment yang sudah lama sekali ia impikan sehingga Tari tak sempat memikirkan Tara.

"Apa kau siap Tari?" tanya Caira. Tari tersenyum penuh semangat sambil menganggukan kepalanya.

Dengan rasa bangganya Tari memotong pita peresmian, tanda secara resmi dilaunchingnya D'Jingga Cafe. Tari berbalik menghadap Surinala yang berada di sebelah kanannya, Surinala memeluk dan mencium putrinya dengan penuh rasa bangga. "Selamat ya sayang." ia tak bisa menahan rasa haru bahagianya.

"Terima kasih banyak bund, ini semua berkat doa dan support dari bunda." bisik Tari, ia berbalik menghadap Caira yang berada di sebelah kirinya.

Caira menjerit kegirangan layaknya anak kecil. "Akhirnya kita tiba di hari yang kita tunggu." ucapnya, ia teramat mengagumi hasil kerja kerasnya bersama dengan Tari dan juga timnya.

Usai menggelar ceremony, pengunjung sudah langsung bisa menikmati ragam menu yang di sediakan oleh D'Jingga Cafe, tentunya dengan banyak potongan harga special yang di tawarkan khusus di hari pertamanya dibuka.

"Ini keputusan bisnis yang berani dan cerdas Tari, kau berhasil membawa nuansa Jawa hadir di tengah ibu kota." Surinala tak hentinya memuji keberhasilan putri semata wayangnya.

Tari bukan hanya mendapatkan sanjungan dari Surinala dan Caira, namun hampir semua pengunjung yang datang berdecak kagum pada cafe milik Tari. Tari bukan hanya berhasil membawa nuansa Jawa hadir di ibu kota namun, di lantai dua ia menjadikan cafenya tempat nongkrong yang asik bagi anak muda, terlebih saat senja tiba, panorama yang di suguhkan sungguh sangat menawan.

Dari banyaknya pengunjung yang datang, entah mengapa Tari justru menunggu hadirnya sosok Tara. Awalnya memang Tari tak berharap Tara akan datang, mengingat Tara baru saja mendapatkan mega project senilai 28 triliun tentu Tara pasti akan sangat sibuk dan tak punya waktu untuk datang ke tempat bisnis yang tidak seberapa di banding dengan mega projectnya, namun Caira mengatakan jika dirinya telah mengundang Tara dan kakaknya berjanji akan datang.

Hingga pukul 10.00 Malam, di mana waktunya D'Jingga Cafe untuk tutup, Tara belum juga menampakan batang hidungnya.

"Biar aku saja yang membalik papanya." ucap Tari kepada Caira, ia berjalan menuju pintu depan untuk membalik tanda pintu.

Sesaat Tari menghela nafasnya. 'Aku tidak patut berwajah masam hanya karena pria itu tak menepati janjinya, sementara di hari pertama pembukaan cafeku, aku mendapatkan ratusan pelanggan.' gumam Tari, sambil membalik papan tersebut.

Beberapa detik kemudian wajah masamnya berganti dengan senyum merekah, ketika ia melihat sosok yang di tunggunya berada di balik pintu kaca depan cafenya, ia pun langsung membukakannya.

Tara yang masih mengenakan helm safetynya itu menghentikan langkahnya saat pintu menutup di belakangnya, ia menatap sekeliling dengan takjub. "Apakah aku datang terlambat?" tanyanya kepada Tari yang berada di sebelahnya, sembari melepas helm dari kepalanya.

"Dari mana saja Mas ini? Ini sudah tutup tau!!" sebelum Tari menjawab pertanyaan Tara, Caira sudah menyambarnya terlebih dahulu. Caira bergegas menghampiri kakaknya, begitu tahu kakaknya datang.

"Aku baru saja dari lapangan." Tara berkeliling mengitari setiap sudut cafe. "Ini menakjubkan. Bangunan ini kelihatan sangat berbeda saat terakir kalinya aku kemari!"

"Keren kan?" tanya Caira, ia melirik ke arah Tari. "Semua ini konsep yang buat oleh Tari, aku hanya membantu sebisaku mewujudkan konsep yang ia buat."

Tara tertawa. "Aku masih tak percaya, ternyata kau bisa bekerja juga."

"Caira hanya merendah, cafe ini tidak akan berdiri secepat ini tanpa bantuannya dan juga bantuan Gala." ucap Tari

Tara tersenyum pada Tari, dan dada Tari seakan di tikam pisau karena rasanya aduh sekali melihat senyuman manis Tara.

Tara berjalan ke arah kasir, lalu kemudian ia membaca menu yang berada di dinding belakang meja kasir. "Apa aku masih bisa menjadi pelanggan terakhir hari ini?"

Caira mengambil buku pesanan dan pulpen dari sakunya. "Kali ini Mas sedikit beruntung karena juru masak kami belum mematikan kompornya."

Tara mengangguk, setelah tiga menit berfikir akhirnya ia berkata. "Aku mau pesan ayam bakar kalasan, gudeg, sate klatak, tengkleng gajah dan oseng mercon." ucapnya. "Apa bisa di antar ke suatu tempat? Karena bukan aku yang akan memakannya."

Caira mengerutkan keningnya. "Kenapa Mas Tara tidak memesan lewat layanan pesan antar makanan saja?" tanyanya kesal.

"Aku mau meeting lagi dengan teamku, kebetulan lewat sini. Jadi kenapa tidak mampir sebentar untuk melihat apa kau benar-benar bisa bekerja atau justru hanya merepotkan." jawab Tara dengan santai.

Sebenarnya ada perasaan cemburu dalam benak Tari, ketika mengetahui Tara akan mengirim makanan untuk seorang gadis, namun ia sadar jika dirinya dan Tara tak memiliki hubungan apa-apa. "Kebetulan karyawanku belum pulang, jadi silahkan tulis pesan dan alamat tujuannya" Tari memberikan sebuah kartu ucapan dan pulpen kepada Tara.

Tara mengangguk dengan wajah seriusnya ia mulai menulis. "Jadi Mas Tara benar-benar ingin mengirim makanan untuk seorang gadis?" tanya Caira memastikan. Ia hanya berusaha mengulik kehidupan cinta kakaknya selayaknya seorang adik.

"Ya." Tara mengangguk sembari memasukan kartu ke dalam amplop, lalu ia menuliskan alamat yang dituju di atas amplop. Sebelum memberikannya kepada Caira, ia membaliknya agar Caira tidak membacanya.

"Kasihan sekali gadis itu, memiliki kekasih sebrengsek Mas Tara." cetus Caira sambil menghitung total pembelian Tara dan tak lama Tara membayarnya dengan kartu kreditnya.

Setelah menerima struk pembayaran, Tara mengetukkan kepalan tangannya ke meja untuk menarik perhatian Tari. Tara menunduk sedikit dan tersenyum dengan tulus. "Selamat ya Tari."

Tara berbalik dan keluar dari cafe. Begitu pintu menutup, Caira bergegas membalik amplop tadi. "Dia mengirim makanan untuk siapa sih?" ucapnya. "Setahuku ia tak pernah mengirim makanan untuk seorang gadis."

Caira tertegun sejenak. "Dasar pengusahan bodoh, mengerjaiku saja!!" ia tertawa terbahak-bahak "Pria brengsek itu malah menuliskan alamat cafe kita." Caira memberikan amplop tersebut kepada Tari, kemudian ia meraih tasnya. "Sudah larut malam, aku pulang duluan ya Tar. Sia-sia aku meladeni si brengsek itu." Caira memeluk dan mencium pipi Tari kemudian ia melangkahkan kakinya keluar cafe.

Sebelum Caira menutup pintu, ia mengingatkan Tari untuk datang ke pesta ulang tahunnya besok lusa. "Datanglah bersama kekasihmu, kalau kau sampai tidak datang, aku berhenti jadi pegawaimu!!" ancamnya, barulah ia benar-benar pergi.

Melihat Caira telah pergi, Tari bergegas membuka isi amplop tersebut.

Hari ini kau pasti sibuk sekali, jangan lupa makan ya!!

Wow.

'Tara baru saja membelikan makanan untukku dan memberikan pesan manis di dalamnya.' gumam Tari, ia hampir tak bisa berhenti tersenyum.

1
RithaMartinE
luar biasa
RithaMartinE
yeyyy... Akhirnya🥰🥰🥰
RithaMartinE
Ranu 😭😭😭
Anonim
tadinya kutebak ranu adalah tara....
~~𝓕𝓸𝓷𝓽𝓮𝓻𝓲𝓷𝓪~~
luar biasa karyamu,, sehat dan sukses selalu..
~~𝓕𝓸𝓷𝓽𝓮𝓻𝓲𝓷𝓪~~
hanya 1 kata untuk mu thor 𝙆𝙀𝙍𝙀𝙉!!!
👏👏👏👍
LALA LISA
betul Thor..perlu untuk diketahui hal2 itu ada di dunia nyata,,nambah wawasan juga/Rose//Heart/
ayu sukoco
next kisah Ranu, tari dan anak2nya ada gk Thor?
Kenn: ka bisa minta tolong spill ending novel k.u.n ga? tambahan nya 1 lembar aja, sayang banget kalo beli soalnya gaada bajakan nya 😭
total 2 replies
Aizivaishe Zaky
ter d best...makasih ya thor udh buat cerita ini...sukses selalu y..
Khairul Azam
Tari bertahan saja nanti dampaknya jg ke anak km seperti km benci ayahmu
Khairul Azam
aduh dududu mbak tariii Baru kenal udah mau aja diraba"
Safini Azizah
sampai akhir baru komen.. bagus banget cerita nya kak
banyak pesan moral yg didapat dari cerita ini.. asli keren kak.. bisa buat baper akut n nangis Bombay.. untuk kak Irma sukses terus sehat dan selalu di tunggu karya selanjutnya..
Irma: Terima kasih telah membaca sampai akhir
total 1 replies
Mas Bagong
Bagus. pemilihan tema dan alur jelas
banyak pesan dan ilmu yang terkandung
Lek"A"
whohoho asli keren banget 👍👍👍👍
Lek"A": mungkin saking banyaknya penulis ,pihak NT jadi bingung,yg sabar dan tetap semangat untuk berkarya💪👍, mungkin lain waktu tiba" di promosiin, rejeki kita tidak ada yg tau, cuma bisa mendo'akan dan memberi semangat 😉😘
total 2 replies
Lek"A"
Semoga semakin banyak pembacanya,
Semangat Kak author,
Terima kasih untuk cerita yg luar biasa ini,
💪👍
Irma: Terima kasih sudah membaca dan memberikan bintang 5nya😊
total 1 replies
Vthree Keisha
Cerita yang Amazing,lain dari yang lain..Sangat recommended,mengulik kisah yang sesungguhnya banyak terjadi dilingkungan sekitar kita.Tentang kdrt& pelecehan terhadap perempuan,banyak hal positif yang bisa diambil dari cerita ini.Good job buat penulisnya,sukses slalu👍❤️
Irma: Terima kasih sudah membaca, tulisan recehku🙏
total 1 replies
Lek"A"
wow ada sultan gabut🤭🤭,
adisty aulia
ide ceritanya kereeen🌺🌺🌺🌺
Irma: Terima kasih telah membaca karyaku yang ga pernah di lirik sama NT ini 😁🙏
total 1 replies
⸙ᵍᵏ𝐙⃝🦜Titian Mentari W⃠✰͜͡🦈
aku baru baca 2 karyamu ka
ㅤㅤ
hmmm sweet Tara tapi saat marah kamu bagai monster😴
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!