Indonesia
NovelToon NovelToon
MALAIKAT KECIL PAPA DAN MAMA

MALAIKAT KECIL PAPA DAN MAMA

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Anak Genius / Penyesalan Suami
Popularitas:3.3k
Nilai: 5
Nama Author: odee_eeeee15

Sepuluh tahun pernikahan, tujuh tahun penantian panjang yang diwarnai doa dan air mata, hingga akhirnya Aira lahir sebagai keajaiban pertama bagi pasangan Nala (30 tahun) dan Arka (33 tahun).

​Arka, seorang Lead Structural Engineer yang tegas, kaku, dan biasa menaklukkan proyek-proyek raksasa di lautan lepas, harus merelakan seluruh gengsinya runtuh tanpa sisa saat melangkah pulang. Kepulangannya ke rumah justru disambut kepolosan Aira (3 tahun) yang cadel dan dengan polosnya memanggil sang ayah "Om asing yang keluar dari HP".

​Di saat Arka sibuk meluluhkan hati putri kecilnya dan memanjakan Nala setelah bertahun-tahun terpisah jarak, kebahagiaan mereka kembali diuji dengan kejutan indah: kehadiran calon bayi kedua mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon odee_eeeee15, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

trik umpan balik pake es krim

Drama di atas teras rumah Arka masih berlangsung sengit. Arka masih dalam posisi berlutut lemas sambil menangkup dadanya yang “retak seribu”, Aira masih memeluk lengan Rehan erat-erat bagai lem super, dan Polo tetap setia menggigit ujung celana Aira sambil mengeong dramatis.

Bima dan Rika di dekat mobil masih sibuk mengusap air mata tawa yang keluar karena tak sanggup lagi menahan geli melihat aksi Pak Engineer tegap tersebut.

Melihat suaminya yang sudah hancur lebur dan Aira yang makin bersikeras mau pergi, Nala yang berdiri di ambang pintu mendadak tersenyum jahil. Otak jenius sang Ibu rumah tangga langsung berputar cepat. Nala mengelus perutnya yang mulai membuncit dengan raut wajah sok sedih dan penuh kepasrahan.

"Ya ampun... kasihan banget adik bayi di dalam perut Mama..." ujar Nala tiba-tiba dengan suara agak keras dan mendayu-dayu, sengaja memecah keheningan teras.

Mendengar kata "adik bayi", telinga mungil Aira seketika berdiri tegak. Isakan tangisnya perlahan memelan, mata bulatnya mulai melirik curiga ke arah sang Mama.

Nala mendesah napas panjang, menatap Arka yang masih menelungkup di ubin. "Sayang banget ya, Mas Arka... Tadi adik bayi bisik-bisik sama Mama, katanya adik bayi ngidam banget mau makan es krim strawberry-vanilla cup besar yang ada topping cokelat melimpahnya..."

DEG!

Mata Aira seketika membelalak lebar. Bibir mungilnya yang tadinya melengkung ke bawah kini agak sedikit terbuka.

Nala melanjutkan aktingnya dengan amat mulus. "Tapi... karena Kakak Aira mau pergi nginap di rumah Kak Rehan yang ganteng, ya sudahlah... Kata adik bayi, 'Ya udah Mama sama Papa Alka aja yang pergi makan es krim berdua. Biarin Kakak Aira pergi dulu, enggak apa-apa... Kakak Aira kan udah enggak sayang lagi sama adik bayi dan Papa Alka...' "

JLEBBBB!

Pernyataan Nala bagaikan umpan pamungkas yang tepat sasaran!

Aira membeku di tempat. Pegangannya di lengan Rehan mendadak mengendur. Otak kecil bocah tiga tahun itu langsung mengalami pergolakan batin yang sangat dahsyat: antara ikut Kak Rehan atau makan es krim bersama adik bayi!

Arka yang mendengar taktik jenius istrinya langsung mendongakkan kepala dari ubin. Matanya berbinar-binar penuh harapan kembali. Pak Engineer itu dengan cepat menangkap kode dari Nala dan langsung berdiri tegak, merapikan kemeja kerjanya.

"Betul banget itu, Nala!" seru Arka lantang dengan nada sok tegar. "Ayo kita berangkat sekarang! Papa yang pimpin perjalanan ke kedai es krim paling besar di kota! Kasihan adik bayi kalau ngidamnya gak diturutin!"

Aira memutar badannya pelan-pelan menghadap Nala dan Arka, wajahnya tampak amat panik dan kebingungan.

"A-adik bayi mau es kwoim...?" tanya Aira dengan suara cicitan halus, matanya berkaca-kaca lagi karena takut ditinggal makan es krim!

"Iya, Kakak Aira..." sahut Nala polos sambil mengusap perutnya. "Mama sama Papa mau jalan sekarang. Aira baik-baik ya di rumah Kak Rehan..."

Aira langsung melepaskan pegangannya dari Rehan sepenuhnya. "TIDAK BOLEHHH! AILA SAYANG ADIK BAYI! AILA JUGA MAU ES KWOIM!"

Aira dengan sigap berlari kencang menubruk kaki Arka, memeluk lutut Papanya erat-erat sambil mendongak manis. "Papa Alka yang ganteng nomor satu! Aila gak jadi nginap! Aila mau nemenin adik bayi makan es kwoim aja!"

Arka langsung tersenyum kemenangan setinggi langit, mengangkat Aira ke dalam dekapan hangatnya sambil melirik Rehan dengan tatapan puas. 'Liat kan? Tetap Papa pemenangnya!'

Namun, di tengah rasa senangnya, mata Arka tak sengaja menangkap sosok Rika yang berdiri di dekat mobil—masih asyik tertawa cekikikan sambil menutup mulutnya, menikmati penderitaan dan kegaduhan kakaknya dari tadi tanpa ada niat membujuk Rehan atau Aira.

Seketika wajah Arka berubah tajam. Pak Engineer itu menunjuk Rika dengan gaya amat penuh intonasi bentakan kocak.

"HEI, RIKA!" bentak Arka serentak pada adiknya. "Kenapa kamu cuma ketawa-ketawa dari tadi?! Bukannya bantu menenangkan keponakanmu atau bujuk Rehan, malah asyik nonton! Dasar kamu ya, adik tidak tahu untung!"

"Lho, kok aku yang disemprot, Mas?!" seru Rika makin tertawa terpingkal-pingkal sambil bersembunyi di balik punggung Bima. "Kan yang drama dari tadi Mas Arka sama Aira!"

Setelah gelak tawa Rika dan Bima mereda, mereka bertiga bersama Rehan akhirnya berpamitan dan masuk ke dalam mobil.

"Dahhh Aira! Dahhh Tante Nala, Om Arka!" teriak Rehan dari balik jendela mobil sambil melambaikan tangan saat mobil Bima perlahan bergerak keluar dari pekarangan rumah.

Aira melambaikan tangannya penuh semangat. "Dahhh Kak Rehan! Besok main lagi ya!"

Begitu gerbang depan tertutup rapat dan deru mobil Bima tak lagi terdengar, Aira langsung menengadah menatap wajah Papanya dengan mata berbinar-binar penuh antusias.

"Papa Alka! Ayo kita beli es kwoim stlowbeli-vanilla sekalang! Kasihan adik bayi udah nungguin!" seru Aira melompat-lompat kecil di teras.

Arka mendadak menghentikan langkahnya di depan pintu. Pria tegap itu menurunkan Aira ke lantai ubin, lalu bersedekap dada sambil memasang raut wajah sok misterius dan dingin.

"Hmm... gak jadi," celetuk Arka santai tanpa beban.

Aira membeku kaku di tempat. Mata bulatnya membelalak lebar. "Hah?! Gak jadi gimana, Papa Alka?!"

"Iya, gak jadi makan es krim," ulang Arka sambil menunjuk dada tegapnya sendiri dengan penuh rasa jumawa. "Tadi kan Papa bilang mau beli es krim kalau Rehan masih ada. Sekarang Rehan udah pulang dan Aira gak jadi nginap! Jadi... es krimnya batal!"

PRANGGG!

Aira menatap Papanya dengan raut wajah amat shock dan tidak percaya. Bibir mungilnya mendadak bergetar hebat.

"Papa Alka bohongin Aila...?!" jerit Aira nyaring, air matanya siap meledak kembali untuk ronde kedua. "PAPA ALKA JAHATTTT! MAMAAA, PAPA ALKA BOHONGIN ADIK BAYI!"

Nala yang baru mau masuk ke rumah seketika membalikkan badan dengan mata melotot tajam ke arah suaminya. "MAS ARKA! Kamu sengaja cari penyakit ya?!"

Arka yang baru menyadari bahaya besar langsung panik setengah mati melihat dua wanita beda usia di depannya siap mengamuk. "N-Nala! Aira! Tunggu dulu! Papa cuma bercanda—"

(Hari ini Aila kena pwoot twist sama Papa Alka! Pas Kak Rehan udah pulang, Papa Alka malah bilang gak jadi makan es kwoim! Aila langsung teliak bilang Papa bohongin adik bayi tlus Mama Nala langsung mau omel Papa Alka lagi!

1
Cici Chanel
ceritanya ringan suka 🫶🫶☺️
lokiii
suka ceritanya lucu,plus ringan ,papa arka itu tipe bapak bucin plus suka alay
Irmaputri
aku kira nggak bakalan up kak ,hari ini 😭😭😭
Irmaputri
lanjut kak😭
sekarang mama Nala ,juga ikut dramatis
Afifah
hahaha lucu kak, aku suka 😭❤️❤️
Irmaputri
😭😭😭lucu banget🤭
Irmaputri
😭😭😭ngaka
Irmaputri
pusing tiap hari ortunya Aira ,hadapin tingkahnya 😭😭
Irmaputri
Aira ceplas ceplos mulutnya 😭😭
Irmaputri
🤣🤣Aira gen alpha ya 😭😭
syora
kuarga yang wow ambyarrrr 🤣
𝐈𝐬𝐭𝐲
ceritanya bagus, lucu dan bikin gemes...😍
Luffytaro
ceritanya lucu 😍😍
Laila Jalil
ceritanya lucu😍😍
Laila Jalil
Aira lucu banget 😭🤣
Laila Jalil
hahahh🤣🤣😭
mau di bilang benar tapi nggak benar juga
Laila Jalil
hahaha lucu🤣
Nur Atika Hendarto
suka sangat ceritanya 😍😍tidak berat jalan alurnya
Nur Atika Hendarto
suka banget cerita nya tak terlalu berat tapi lucu😍😍😍
Brooklyn: terimakasih atas ulasannya 🫶😊
total 1 replies
Irmaputri
ceritanya lucu
Brooklyn: terimakasih atas ulasannya 🫶😊
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!