Indonesia
NovelToon NovelToon
Om Bodyguard

Om Bodyguard

Status: tamat
Genre:Mengubah Takdir / CEO / Tamat
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: fera LS

seorang pria dewasa yg berniat untuk membantu seorang gadis yg merupakan anak dari almarhum sahabat nya sendiri,pria bernama harry rafaizan harus menyamar menjadi seorang bodyguard dan memakai identitas orang lain untuk bisa masuk ke kediaman olanza

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fera LS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

15

...happy readinggg...

harry menuruni anak tangga dengan buru-buru bahkan tawa elgan dan aqeela yg sedang bergurau sambil sarapan menjadi terhenti dan langsung melihat harry dengan serius.

"raf?"panggil elgan kebingungan.

"qeel,aku pergi dulu,jaga diri kamu.oke,"ucap elgan sebelum pergi menyusul harry.

aqeela yg melihat itu hanya mampu diam mematung,"padahal aku berharap om harry yg ngucapin itu,"batin aqeela merasa sedih karna tadi harry langsung pergi dengan buru buru tanpa melihat nya sekilas pun.

"mungkin om harry sibuk aqeela,udah ya nanti juga ketemu lagi,"batin aqeela menyemangati diri nya sendiri agar tidak over thinking.

sementara harry yg baru saja sampai di kantor langsung turun dengan tergesa-gesa dari mobil dan memasuki gedung tinggi itu.

"di mana dia ardan?"tanya harry dengan tegas namun terselip rasa bahagia dan rindu dalam hati nya.

"di ruangan pribadi tuan,"jawab ardan.

tanpa pikir panjang harry langsung menuju ruang pribadi nya dan membuka pintu tanpa basa basi.

"Raf,"lirih suara lembut itu menyebut nama pria itu.

harry diam terpaku di ambang pintu,tubuh nya seperti  ada sesuatu yg menahan untuk tidak bergerak mendekat pada wanita di depan nya.

"Raf,"wanita cantik itu mendekati harry dengan tatapan yg sayu dan langsung memeluk harry dan menumpahkan tangisan nya di dalam pelukan pria itu.

harry tidak membalas karna tubuh nya masih membeku tapi perlahan tangan nya mulai terangkat dan mengusap lembut rambut pirang wanita itu.

"hiks hiks raf.. geran selingkuh raf, geran cerai in aku,di-dia lebih milih wanita itu..hiks hiks aku sendirian raf,"wanita itu menangis sembari menjelaskan apa yg di alami nya.

harry membalas pelukan wanita dan memeluk nya tak kalah erat,suara tangisan wanita itu membuat pertahanan harry runtuh dalam sekejap.

"maafin aku,seharusnya aku tidak meninggalkan kamu sendirian di sana bersama bajingan itu,"ucap harry dengan sorot mata yg tajam.

"laras?"elgan kaget bukan main saat melihat wanita itu ada di indo dan sedang bersama harry.

kedua insan itu sontak melepaskan pelukan,laras menghapus air mata nya dan berusaha tersenyum pada elgan sedangkan harry hanya diam menatap elgan datar.

"oh no,ini tidak baik,"batin elgan melihat kedua nya dengan perasaan tidak enak.

"kenapa kau bisa di sini? di mana geran?"tanya elgan menatap laras dengan tatapan curiga.

harry tau kalau elgan memang tidak pernah suka dengan laras itu sebab nya harry langsung berdiri di samping wanita itu dan memeluk pinggang ramping nya.

"berhenti tanyakan soal bajingan itu el,kamu tidak berhak mengintrogasi laras di depan ku,"bela harry dengan tegas.

"jangan bodoh raf,laras sudah ninggalin kamu demi pria yg kau sebut bajingan tadi dan mereka sudah menikah,"jelas elgan melihat laras dengan tajam.

laras yg di tatap demikian hanya bisa menunduk takut,tangan nya meremas ujung dress yg di kenakan nya.

"elgan,aku menyuruh mu kesini cuma untuk urusan axel,di luar dari itu kau tidak berhak termasuk dengan urusan ku dan laras,"harry secara tegas membela laras di depan elgan.

elgan mengangguk dengan tawa sinis,"oke,kalo wanita ini jadi urusan mu,biar aku yg akan menjaga aqeela,"setelah mengatakan itu elgan langsung pergi.

sedangkan harry yg mendengar nama aqeela sontak melepaskan tangan nya yg dari tadi merangkul laras.

"raf,tolong aku raf,aku kabur dari rumah dan,ak-aku tau kamu di sini itu sebab nya aku kesini,tolong aku supaya bisa lepas dari geran raf,aku mohon..,"pinta laras menyatukan kedua tangan nya memohon pada sang mantan kekasih.

"laras terlihat ketakutan,aku tidak bisa membiarkan nya sendirian di sini,selain itu,ini adalah kesempatan buat kami bisa bersatu kembali,"batin harry,mulai gila karna terpengaruh dengan tangisan menyedihkan laras.

"iya,kamu tenang ya,aku tidak akan membiarkan geran ketemu kamu,aku akan lindungi kamu se bisa ku,"ucap harry dengan nada lembut.

"terimakasih banyak raf,maaf udah repoti kamu dan maaf untuk masa lalu kita,"ucap laras dengan senyum manis wanita itu yg membuat harry terpana.

"kamu nggak perlu berterima kasih,kamu itu tanggung jawab aku laras,"ujar harry yg sampai saat ini masih merasa kalau wanita di depan nya itu adalah tanggung jawab nya.

laras terdiam menatap harry yg juga menatap nya dengan lembut,"harus nya aku nggak ninggalin kamu dulu,raf,"batin laras dengan penuh rasa menyesal karna sudah meninggal kan pria sebaik harry.

harry menjentik kan jari nya di depan muka Laras dan membuat wanita itu tersadar dari lamunan nya.

"kamu melamun?" tanya harry mengambil kedua tangan laras dan menggenggam nya.

"apapun itu,tolong buang jauh jauh dari pikiran kamu,aku nggak mau kamu terlalu banyak pikiran,"sambung harry,sembari mengusap rambut laras.

"oh ya,kamu udah makan,mau makan sama aku?"ajak harry.

laras mengangguk dengan semangat,"mauuu."jawab nya dengan nada manja.

"harry tertawa lalu menggandeng tangan laras dan mereka keluar dari kantor menuju restoran terdekat.

ardan yg dari tadi di ruangan nya melihat dengan jelas interaksi antara harry dengan laras,"apa anak tuan axel akan baik baik saja dengan ini?"jujur ardan merasa khawatir dengan aqeela yg merupakan mantan bos nya dulu.

sampai di sebuah restoran,harry memesankan makanan untuk nya dan laras,setelah itu mereka duduk dan menunggu pesanan nya di hidangkan.

"kamu masih ingat makanan kesukaan aku ya,"goda laras sembari tertawa kecil karna saat ini mereka berdua sedang berada di area publik.

"of course,bruschetta and ice coffe caramel,"ujar harry membalas godaan laras dengan dengan menaik turun kan alis nya.

"hahaha,kamu ini ya,"tawa laras pecah melihat harry yg bertingkah konyol di depan nya.

Harry hanya tersenyum,"aku senang kalau kamu bisa happy sama aku,teruslah seperti ini ayas,"batin harry menyebut panggilan kesayangan nya pada laras dulu saat mereka masih berpacaran.

dan 30 menit kemudian hidangan mereka tiba, tanpa basa basi lagi laras dan harry langsung menyantap makan siang mereka sembari berbincang dan sesekali saling melempar lelucon yg membuat mereka tertawa dengan bahagia.

"oh ya,kamu tinggal di mana? aku antar kamu pulang ya,"tawar harry sembari meminum air mineral milik nya.

laras menghentikan makan nya dan terdiam untuk sesaat,kemudian wanita itu menggelengkan kepala nya,"nggak usah raf,"tolak laras secara halus.

kedua alis harry mengernyit,"kenapa? aku nggak ada maksud apapun,aku cuma mau pastiin kalau kamu baik baik aja,"jelas harry supaya laras tidak salah paham dengan niat nya.

lagi dan lagi laras harus menggeleng kan kepala,"bukan begitu raf,tapi aku baru sampai dan kamu tau sendiri kan kalo aku udah gak punya siapapun dan apapun di sini jadi aku harus cari kontrakan untuk sementara sampai aku dapat kerjaan,"jelas laras dan berharap agar harry bisa mengerti maksud nya.

harry mengangguk pelan,"i see.. ,gimana kalau kamu tinggal di mansion ku aja?"tawar harry lagi dan berharap kali ini wanita itu tidak menolak niat baik nya.

laras diam tidak menjawab dan terlihat seperti sedang berfikir.

"tenang aja,di mansion ada anak nya axel dan elgan juga,"sambung harry.

"axel? anak nya sama kamu?" tanya laras penasaran.

harry tertawa,"iya,dia udah besar sekarang,"jawab harry membayangkan wajah lucu aqeela yg mampu menenangkan hati nya.

"ayo,aku mau tinggal di mansion kamu,aku juga ingin lihat anak axel,sebesar dan secantik apa sih anak itu sekarang,"kata laras bersemangat.

"hahaha dia cantik,mirip ratania tapi ada muka axel nya sedikit,"harry menjelaskan dengan menunjukan jari jempol dan telunjuk nya dengan sedikit berjarak.

"haha sangat sedikit kemiripan nya ya,"tawa laras pecah membayangkan itu semua.

"ya sudah ayo,kita ke mansion sekarang dan untuk kerjaan kamu nggak perlu khawatir karna kamu bisa bekerja di kantor ku," 

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!