Indonesia
NovelToon NovelToon
Istri Yang Tak Pernah Dicintai

Istri Yang Tak Pernah Dicintai

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 4.7
Nama Author: gigiwww

Alya terbangun di tubuh Sabrina—seorang wanita hamil yang dibenci suaminya sendiri. Dalam novel yang pernah ia baca, Sabrina akan mati tragis setelah melahirkan.

Kini hidup sebagai Sabrina, Alya berusaha mengubah takdirnya dan menjauh dari Leon, suami dingin yang tak pernah mencintainya. Namun semakin ia mencoba pergi, semakin Leon mulai memperhatikannya.

Di balik kebencian, perlahan tumbuh rasa yang tak seharusnya ada. Tapi apakah cinta bisa lahir dari hubungan yang sejak awal dipenuhi luka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon gigiwww, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15 — Pertemuan yang Hampir Terjadi

Malam di Roma turun dengan hujan kecil yang membuat udara semakin dingin.

Di apartemen kecil mereka, Alya sedang membereskan bunga pesanan sambil sesekali melihat ke arah sofa.

Liora tertidur sambil memeluk boneka kelincinya.

Namun beberapa menit kemudian, gadis kecil itu mulai gelisah.

“Mama…”

Suara lirih itu membuat Alya langsung menghampiri.

“Sayang?”

Begitu menyentuh dahi putrinya, wajah Alya langsung pucat.

Panas sekali.

“Ya Tuhan…”

Liora menggeliat kecil sambil meringis lemah.

“Mama… sakit…”

Alya langsung panik.

“Kak Kate!”

Kate yang sedang di dapur buru-buru berlari keluar. Begitu melihat kondisi Liora, wajahnya langsung berubah khawatir.

“Dia demam tinggi.”

Alya buru-buru mengambil jaket dan selimut kecil.

“Kita ke rumah sakit sekarang.”

---

Rumah sakit malam itu cukup ramai. Suara langkah dokter dan perawat memenuhi lorong panjang bernuansa putih.

Alya menggendong Liora erat sambil berjalan cepat menuju meja pendaftaran.

“Anak saya demam tinggi sejak tadi.”

Perawat langsung memeriksa suhu tubuh Liora.

“39,8.”

Alya langsung makin panik.

“Dokter anak masih ada?”

“Ada, tapi harus observasi dulu karena panasnya cukup tinggi.”

Liora mulai menangis kecil karena tidak nyaman.

“Mama…”

“Iya sayang, Mama di sini.”

Hati Alya terasa nyeri melihat pipi putrinya yang memerah karena demam.

Sudah tiga tahun.

Dan Liora nyaris tidak pernah sakit separah ini.

“Kalau panasnya tidak turun malam ini, kemungkinan harus rawat inap,” jelas perawat.

Alya langsung mengangguk cepat.

“Tidak apa-apa.”

Apa pun asal Liora baik-baik saja.

Di sisi lain lorong rumah sakit…

Leon baru saja keluar dari ruang konsultasi dokter dengan wajah lelah.

Sudah hampir tiga tahun ia mengalami insomnia berat.

Tidurnya berantakan.

Dan akhir-akhir ini semakin buruk.

Dokter bahkan mulai menyarankan terapi karena Leon hampir tidak pernah benar-benar tidur nyenyak lagi.

“Tuan Leon, obatnya bisa diambil di farmasi lantai satu,” ujar asistennya.

Leon mengangguk pelan sambil berjalan menyusuri lorong rumah sakit.

Namun langkah pria itu tiba-tiba terhenti.

Di depan meja pendaftaran…

Seorang wanita berdiri membelakanginya sambil menggendong anak kecil.

Rambut panjang hitam itu sedikit berantakan.

Tubuhnya lebih kurus dibanding dulu.

Namun sosok itu terlalu familiar.

Deg.

Jantung Leon langsung berdetak keras.

Tangannya perlahan mengepal.

Tidak mungkin…

“Sabrina…”

Suara itu hampir keluar dari bibirnya.

Namun sebelum Leon sempat melangkah lebih dekat, seorang perawat lewat mendorong brankar hingga menghalangi pandangannya sesaat.

Dan ketika lorong kembali terlihat—

Wanita itu sudah tidak ada.

Leon langsung mengangkat kepala cepat.

Tatapannya mencari ke segala arah.

Kosong.

Hanya ada orang-orang asing berlalu lalang.

“Apa aku mulai gila…” gumamnya pelan.

Namun dadanya masih berdetak sangat keras.

Pria itu yakin.

Sangat yakin.

Barusan ia melihat Sabrina.

---

Sementara itu di ruang rawat inap anak, Alya duduk di samping ranjang kecil sambil menggenggam tangan Liora.

Gadis kecil itu sudah tertidur setelah diberi obat penurun panas.

Namun Alya tetap tidak bisa tenang.

Tatapannya tidak lepas dari wajah putrinya.

Kate masuk membawa dua gelas kopi hangat.

“Minum dulu.”

Alya menerima gelas itu pelan.

“Thanks.”

Suasana kamar mendadak sunyi.

Kate tampak gelisah sejak tadi.

Bahkan beberapa kali ia ingin bicara lalu mengurungkan niatnya.

Alya akhirnya menyadari.

“Ada apa?”

Kate menggigit bibir pelan.

“Sebenarnya… ada yang mau aku bilang.”

“Hm?”

Kate menarik napas panjang sebelum berkata pelan—

“Kemarin… aku ketemu seseorang di taman.”

Alya sedikit mengernyit.

“Siapa?”

Kate menatap Alya ragu beberapa detik.

Lalu akhirnya berkata—

“Aku ketemu Leon.”

Deg.

Tubuh Alya langsung menegang.

Suara mesin monitor di kamar terasa semakin nyaring.

“Apa?”

Kate buru-buru menjelaskan, “Dia nggak tahu apa-apa! Tapi dia sempat ngobrol sama Liora…”

Wajah Alya langsung pucat.

Tangannya refleks menggenggam selimut Liora erat.

“Dia lihat Liora?”

Kate mengangguk pelan.

“Maaf… aku nggak sempat mencegah.”

Jantung Alya berdetak kacau.

Tidak.

Belum.

Ia belum siap bertemu Leon lagi.

Dan yang paling ia takutkan—

Bagaimana kalau Leon tahu Liora adalah putrinya?

1
Ardiana Wahyuningrum
kok keponakan sih Thor, om Ares kan adiknya papanya alya dan om nya Alya, seharusnya kan om Ares ke Liora itu statusnya opa atau kakek juga buat Liora
Ardiana Wahyuningrum
maaf aku baru baca kok risih banget ya sama kata " deg " nya, terlalu keseringan jadi nggak nyaman bacanya
Dwi Hallina
Leon panggil Alya krana itu nama sarapannya si Sabrina selama pelarian biar gak ketahuma Leon n bapaknya Sabrina, kan udah di jelasin sama ditektifnya Leon
mimief
yah bagaimana pun firasat itu pasti terhubung bukan?
masih ada darah nya dia🫣
mimief
laki laki dan segala sifat NPD nya
mereka fikir dunia mutar Hanya di sekitar dia doank
eec
sabrina tapi alya... jadi yg leon kenal sebenernya siapa
Jiuyue
kebalik nih thor🤣🤭🤣🤭🤣🤭
Jiuyue
berubahlah Sabrina menjadi alya🤣🤣🤣🤣
Dzie Drafir
lahirannya bukan di belanda ya? kayaknya di bab brp sabrina lahiran di belanda, karena ketahuan ama detektipnya leon, akhirnya dibawa pindah k roma. sdh pny lio wkt pindah k roma
Hadi Mulyono
cerita keluarga yg bagus
Hadi Mulyono
sebenernya gak harus bnyk kata " deg pembaca SDH bisa faham ekspresi tokoh
Atik Kiswati
akhirnya tamat....
Ika Marbun
harusnya panggil opa dong si lio
Hadi Mulyono
di sini karakter Alya ibu rumah tangga biasa ya Thor ..ga yg wanita pinter karier
Jadi masro sinaga
👍👍
✨Susanti✨
ini gimana maksudnya ya,
kan disini Alya sebagai Sabrina kok berulang kali Leon manggilnya Alya ?
Hadi Mulyono
sampai bab ini cerita seputar Leon SM istri anaknya doang
Hadi Mulyono
ga balikan SM mantan si leon
Bela Viona
udah lah stop baca dsini 😄,krn ending ny udh bisa ketebak,sabrina bakal luluh dan balikan sama leon. sementara Leon tinggal gampang bilang maad udah selesai,balikan lgi.
anjay...alur yg membosan kn. gak ad gitu bikin adegan yg ngenes ,hukum Leon dulu sampe kapok. kasih rintangan dulu buat Leon dpt kn hati sabrina lgi
ini cuma modal kata maaf, modal tampang, modal dada berdebar..
cihhhhh ...gedeg.
pamit Thor...
terima kasih udh hadir kn karya yg menarik,mungkin alur ny kurang cocok di aku pribadi,
Bela Viona
lama² kesal aku dgr nama Alya 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!