Indonesia
NovelToon NovelToon
The Heart You Never Chose!!!??

The Heart You Never Chose!!!??

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Crazy Rich/Konglomerat / Penyesalan Suami
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: JackRow

Ketulusan hati Joana perlahan terkikis! rumah tangga yang telah ia jalani bersama Stanley Conrad selama 8 tahun itu akhirnya membuka mata hati sang wanita,

Ia tak menempati posisi sebagai seorang kekasih hati dalam kehidupan Stanley, Joana hanya mendapatkan status sebagai seorang istri dalam selembar surat pernikahan yang mereka jalankan selama bertahun-tahun,

Kenyataan bahwa-,
Stanley hanya menyimpan cintanya untuk Inesa Baldey, hal itulah yang membuat kepribadian Joana berubah, sikap ramah dan murah senyumnya-, kini ia manfaatkan untuk bisa mengurai belenggu ilusi dari ikatan cinta palsu dari sosok Stanley, Joanna memilih untuk menikam jantung nya sendiri sebelum akhirnya ia mampu menghadapi kenyataan yang jauh lebih pahit yang mungkin akan merenggut seluruh kewarasan juga kehangatan dari relung kalbunya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon JackRow, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menikmati Buah Murbei Dalam Terpaan Dinginnya Angin Senja!!?

Kenapa jadi seperti ini?? kenapa aku selalu lemah setiap kali melihat pria ini menangis?? apa yang harus ku lakukan??!

Joanna turut terisak!!

Stanley yang masih duduk bersimpuh di depan ruang kamar utama dari villa di Purkersdorf-, suara tangis sang pria yang terdengar pilu, hal itu membuat putri tunggal dari Tuan Leopoldine membekap lisannya sendiri dari balik pintu ruangan.

"Pergilah Stanley, aku mohon pergilah! tolong jangan berubah!! tetaplah memperlakukan diriku dengan semaumu seperti dulu!!"

"Joanna!!!! bicaralah padaku, sayang!! jangan membuatku gila!!"

Jemari Joanna kembali meremas sweater, ia tertunduk dengan segala kekecewaan yang bercampur amarah juga kesedihan,

Kau yang membuatku gila Stanley!!? tapi sungguh-, bagiku semuanya telah berakhir!! aku tak ingin lagi menunggumu, aku lelah!! aku hanya ingin pergi!! aku ingin mencintai diriku sendiri kali ini!! kekecewaan serta luka yang kau berikan-, hal itu telah menghabiskan seluruh air mata dan juga merusak mentalku Stanley!! dirimu yang melakukan semua itu!! aku menyerah!! aku menyerah pada hubungan kita!! pergilah bersama Inesa!! lanjutkan mimpimu untuk bisa membangun rumah tangga bersamanya!! aku benar-benar merestui hubungan kalian!! aku ikhlas ....,

*****

Lelah hati juga pikiran yang mendera tubuh Joanna-, hal itu membuat sang wanita kembali terlelap hampir sepanjang hari, tak ada aktivitas menyenangkan seperti membersihkan diri dengan scrub aroma pilihan atau menikmati camilan favorit, wanita yang hampir menginjak usia 34 tahun itu kini hanya menghabiskan waktu untuk tidur dan tidur,

Cahaya dari ruang kamar villa yang perlahan berubah redup karena langit senja menyapa-, hal itu akhirnya membuat Joanna mengucek mata,

Sudah hampir malam??

"Hoaaahm!!?? aku lapar!?" Joanna bergumam, ia akhirnya bergerak menuruni ranjang, "aaaahh!! kenapa tubuhku rasanya berat sekali!?? aku malas keluar! tapi-, perutku sudah memberontak!!?"

Cekleek!!!?

"Sayang!!?"

Pria ini lagi!?? astaga!! ku pikir ia sudah pergi!?? kenapa ia berusaha sangat keras kali ini??

Telapak tangan Stanley yang seketika membelenggu lengan kirinya dengan erat agaknya membuat Joanna merasa semakin risih.

"Joanna!?? tolong-, jangan mengacuhkan diriku Jo!!"

"Hmmmm!!!? aku tidak mengacuhkanmu!"

"A-apa??! sungguh!??"

"Menyingkir lah!! aku lapar!!"

"Sayang!!?? aku-, diriku yang akan memasak sesuatu untukmu!! bagaimana!??" kalimat antusias dengan wajah berbinar yang kini ditampilkan oleh Stanley sedikit demi sedikit justru membuat Joanna melirik ke arah sang pria.

Begini kah ekspresinya ketika ia sedang bersemangat untuk melakukan sesuatu??! kenapa aku baru mendapatkan hal semacam ini ketika hatiku sudah tak lagi ingin mempertahankan dirimu, Stanley!??

"Sayang!!? kau-, bilang!? kau tidak akan mengacuhkan diriku, Jo!!?"

"Mmm?! terserah kau saja!! tapi aku tidak suka makan makanan instan!!"

"Bagaimana dengan tumis udang brokoli!?"

"Tumis udang brokoli!??"

"Aku sempat memeriksa lemari pendingin tadi, ada udang, wortel, dan juga brokoli!!? sebenarnya-, aku ingin menyajikan hidangan lebih awal, tapi-, aku takut jika seleramu menginginkan yang lain!! jadi, diriku sengaja menunggu persetujuan darimu, sayang!?" Stanley kembali melontarkan pernyataan dengan telapak tangan yang tak ingin terlerai dari lengan sang istri.

"Hmmm!! lekaslah memasak!! aku ingin pergi sebentar ke halaman belakang untuk mencari udara segar!"

"Jo-,"

"Aku tak butuh teman!! dan ingat!! hidangan itu sudah harus tersaji begitu diriku kembali!! kau paham kan, honey!!??"

Peringatan tegas dari bibir Joanna seketika membuat ayunan langkah kaki Stanley terhenti! perlahan pria itu benar-benar melepas genggaman dan membiarkan Joanna untuk memilih langkah menuju tujuannya sendiri.

Honey!?? kau terlalu lembut, Jo!!? aku tak lagi bisa membaca dirimu sekarang!? aku tahu gejolak amarah yang mungkin saja tengah kau pendam, kau sangat berbeda Joanna!? tak ada lagi amarah yang memuncak seperti di awal-awak kita menikah!? kau lebih memilih untuk meredamnya seorang diri dengan cara yang membingungkan!!? apa kau berusaha ikhlas untuk memaafkanku?? atau-, kau justru berusaha ikhlas untuk melepaskan ikatan pernikahan ini? tidak Jo!! aku tidak mau!! aku tak ingin berpisah dari mu, Joanna!!

******

Berkeliling dengan menenteng keranjang buah!!? senyum tipis yang bahkan tak disadari oleh dirinya sendiri itu agaknya membuktikan bahwa Joanna sedikit melupakan beban permasalahan yang tengah ia hadapi,

"Nona,"

"Mmmm?? ibu Sanders!??"

"Ini, untuk Anda, Nona!!"

"Waaah!!?? terima kasih!!?" netra indah Joanna tampak tertuju fokus pada buah murbei yang kini memenuhi keranjang anyaman dalam genggaman tangan. "Apa murbei disini memang bisa sebesar ini, ibu Sanders??!"

"Begitulah Nona!!? apa Anda lupa? Anda yang meminta supaya pak Sanders mencari bibit murbei terbaik untuk ditanam di pekarangan ini, dan Anda juga akan berkunjung setiap 3 hari sekali demi memastikan bahwa tanaman murbei Anda tidak kekurangan air!?"

"Mmmm??! benarkah?! aku-, melakukan hal itu??"

Ibu Sanders tersenyum sebelum akhirnya menganggukkan kepala, "Anda terlihat sangat telaten dalam merawat tanaman, Nona!! Tuan besar, beliau bahkan tak berani memaksa Anda untuk pulang jika Anda sudah sibuk berkutat dengan tanah!? beliau akan selalu memanjakan Anda dan bersedia untuk mengunjungi tempat ini kapanpun Anda mau!"

Ayah??!! ia sering mengantar diriku kemari??!

Joanna tertegun!! pikirannya mencoba untuk menelisik ingatan atas kebersamaan antara dirinya dengan sang ayah.

"Mmm?! aku-, benar-benar tidak bisa mengingat tentang hal itu, maaf ..,"

"Tak apa Nona! semoga saja, Anda tetap memiliki kehidupan yang menyenangkan di masa depan! saya permisi!!"

Joanna mengangguk ragu! ia memandangi wanita tua yang kini melangkah menjauh dan meninggalkan dirinya,

Alam Purkersdorf memang tenang, jauh dari hiruk-pikuk serta bisingnya suara kendaraan, aku ..., menyukai tempat ini,

Joanna tersenyum tipis,

Terduduk seorang diri dengan ditemani dinginnya angin yang menerpa sekujur tubuh, cahaya mentari yang hampir terbenam, hal itu membuat Joanna melayangkan pandangan jauh ke atas cakrawala, pikirannya kosong meskipun mulutnya mengunyah buah murbei segar yang baru saja ia petik.

Dirimu berada di tempat ini lagi, Jo?! seorang diri? dengan ribuan kekhawatiran perihal masa depan??!! bukankah ini lucu??

Apa itu khawatiran masa depan??! apa diriku berhak memiliki masa depan?? anak dari keluarga broken home, seorang gadis yang tak bisa berinteraksi dengan benar di hadapan khalayak umum, dan lagi-, hubungan percintaan yang bahkan diriku sendiri tak tahu apa itu artinya cinta??! aku selalu berusaha untuk mencintai orang lain dengan sepenuh hati, tapi-, mereka tidak mencintaiku dengan cara yang sama!? aaaah!!? apa hatiku akan terus mengeluh tentang hal ini??

Joanna menghela nafas dalam, kedua telapak tangannya perlahan bergerak dan akhirnya memeluk tubuhnya sendiri,

"It's okay!! it's okay Jo!! jangan lagi berharap cinta dari siapapun! kau bisa mencintai dirimu sendiri!? bisa saja-, semua orang yang hadir dan menorehkan luka dalam kehidupanmu, mereka mungkin merupakan sarana dari Tuhan supaya kau bisa memiliki mental yang lebih kuat dan menjadi pribadi yang bisa berdiri di atas kaki sendiri!?"

Ya ...aku terluka! aku kesakitan!? aku memang merasakan semua ketidaknyamanan ini, tapi diriku yakin!! pasti akan ada hari dimana diriku benar-benar tersenyum dan tertawa lepas karena kita berhasil melalui semua kerumitan hubungan yang kau jalani saat ini!!? bersabarlah Joanna!! kau pasti bisa!!

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!