Indonesia
NovelToon NovelToon
Gadis Culun Idamanku

Gadis Culun Idamanku

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Pelakor / Mengubah Takdir / Kelahiran kembali menjadi kuat / Chicklit / Tamat
Popularitas:50.9k
Nilai: 5
Nama Author: Onaff

Tentang gadis culun yang selalu di tindas, di kucilkan dan di bully karena tampilan nya akhirnya mengalami kematian tragis dan mengulang kembali kehidupannya di masa lalu.

Tentang pemuda tampan, ceo muda, gagah, pintar, terkenal di antara para wanita. Mengalami pembangkangan karena di jodohkan orang tua. tentu saja karena ada cinta yang ia jaga.

Bagaimana mereka menjalani hari - hari... ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Onaff, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16 Jebakan untuk Suzan

Terlihat ketegangan di sebuah kamar seorang gadis yang cukup mewah. Dia benar - benar meluapkan emosinya dengan melempar semua benda yang ada di meja rias nya. Kamar yang tadinya terlihat rapi dan terawat kini sudah tak beraturan.

"ma... Aku gak terima kayak gini mah. Kenapa si culun itu sekarang selalu lebih baik dari aku? kenapa dia selalu beruntung mah ?" suara Agatha yang sedikit bergetar karena bercampur tangis dan emosi yang berkecamuk di dadanya.

"tenanglah Agatha kalau kamu seperti ini kita tidak akan bisa berfikir lagi untuk membalas anak sialan itu. Bisakah kamu bersikap tenang? Mama jadi ikut panik kalau kamu seperti ini." terdengar pula suara Rossy menenangkan anaknya.

"tapi aku benar - benar cinta Arbian mah. Aku mau arbian aku gak mau yang lain. Dia harus menjadi milikku mah apapun caranya." dia tetap bersikukuh dengan segala keinginan nya yang kini mulai berubah menjadi sebuah obsesi.

"kenapa sekarang Flo berubah mah ? Kenapa dia tiba - tiba memperbaiki penampilannya, lalu kenapa dia jadi pandai bela diri dan tidak mudah terprovokasi mah ? Apakah mamah tidak merasa curiga ? Apa yang kita hadapi sekarang bukan si culun flo yang asli. Apa dia punya kembaran mungkin? " ujarnya dengan sedikit menggebu sembari terus memikirkan segala kemungkinan yang ada.

"kamu ini bicara apa sih ngaco. Bahkan mamah dulu ada di rumah sakit yang sama saat ibu flo melahirkan karena saat itu kamu sedang demam dan di rawat di tempat yang sama juga. Mama lihat sendiri kok anak yang di bawa keluar oleh dokter cuma satu tidak ada anak lain." mama rossy menimpali pendapat anaknya.

"jika begitu mengapa perubahannya begitu drastis mah ? bahkan dia seperti sudah tahu rencqana - rencana yang sudah kita susun dengan matang."

Mereka berdua kembali terdiam dengan pemikirannya masing -masing. Memang terlalu aneh jika di pikirkan. Mungkin jika merubah penampilan saja mereka tak begitu khawatir karena masih bisa mengintimidasinya lagi tapi bagamana dengan sikap dan sifatnya yang semakin hari semakin berubah jadi lebih tangguh dan lebih tenang dari Flo yang sebelumnya.

......................

Di kampus.

Azel terlihat tergesah - gesah menghampiri Flo yang berjalan dengan langkah lebar di koridor kelas.

"Flo tunggu!!!"

Sebuah suara panggilan akhirnya menginterupsi langkahnya. Dia berbalik untuk melihat sumber suara yang sudah memanggilnya.

"Azel ?" sedikit heran namun dia berusaha bersikap biasa saja.

"kamu ada kelas pagi ini ?" tanya nya dengan sedikit membuang nafas cepat karena habis berlari.

"iyah mungkin lima belas menit lagi kelasku di mulai. Ada apa zel?" Flo mengerutkan kening heran.

"ah tidak, aku hanya ingin menyapamu dan lebih banyak mengobrol dengan mu mungkin karena nantinya kamu kan akan menjadi kakak iparku." jawabnya dengan wajah yang ia sembunyikan sedemikian rupa agar tetap terlihat ramah tanpa luka menganga di hatinya.

"aku belum memutuskan masalah pertunangan itu , itu kan baru keputusan orang tua. Kami berdua belum berbicara dari hati ke hati mengenai ini" jawab flo berusaha memancing karena ia melihat suzan dari jarak yang bisa menjangkau suara mereka sedang bersembunyi di balik tembok. Mungkin dia menguping dengar.

"Benarkah ?" terlihat binar bahagia secara tiba - tiba di wajah Azel.

"sejak kapan aku gemar bercanda? Apalagi untuk hal yang menyangkut masa depanku." kembali Flo meyakinkan Azel.

"maafkan aku zel karena mungkin mempermainkan perasaanmu saat ini meski aku tahu yang sebenarnya tapi aku tidak bisa membalasnya. Tapi aku benci pada orang yang mengaku sahabat manum sebenarnya dialah orang yang paling berjasa menyeretku dalam kehancuran. Aku akan memberi perhitungan padanya melalui kamu." Flo bergumam dalam hati dengan tatapan mata yang terus memperlihatkan senyuman pada lawan bicaranya.

"kalau begitu apa aku boleh mengajakmu ke suatu tempat siang nanti. Itupun jika kamu bisa dan ada waktu" Azel kembali bertanya pada gadis cantik di depannya yang selama ini menjadi impian terbesarnya.

"baiklah aku bisa.!" jawabnya singkat.

Dengan atau tanpa di sadari oleh Flo seorang gadis yang dari tadi menguping pembicaraan nya dengan azel sedang berdiri di balik tembok sambil mengepalkan tangan nya sampai buku buku jarinya terlihat memutih saking kerasnya ia mengepalkan tangan itu.

......................

"Azel apakah aku tidak pernah ada artinya sedikit saja di matamu ?" ungkap seorang gadis dengan mata yang sudah mulai berembun . Dia adalah suzan.

Dia sengaja mengajak Azel bertemu di sebuah ruangan gudang tak terpakai di dekat rooftof kampus.

Kakinya kembali melangkah mendekat ke arah laki -laki yang kini berdiri mematung di depannya tanpa mengucap sepatah katapun.

"aku tahu, aku memang tak sebaik Flo. Aku tahu aku juga tak sekaya dia. Tapi apakah hanya Florencia tujuan hidup kamu ? Tidak bisakah sedikit saja hatimu berpaling zel?

Tangis nya mulai pecah. Airmata mengalir deras di pipinya.

Suzan memang sudah lama mencintai Azel diam - diam. mereka sebetulnya berteman sejak sekolah dasar dan selalu berada di sekolah yang sama tanpa di sengaja. Hingga saat masa remaja Azel pernah menyelamatkan nya yang hampir tenggelam karena terjebur ke sebuah danau kecil di taman komplek rumahnya.

Dengan gagah dan sangat mengagumkan di mata Suzan, Azel menggendong Suzan yang sudah terkulai lemas keluar dari danau itu.

Dari sanalah dia menemukan debaran berbeda setiap kali matanya bersitatap dengan Azel. Namun hatinya kembali mencelos saat menyadari arah tujuan tatapan mata Azel. Dia mengerti bahwa bukan dia yang azel inginkan.

Sempat ingin menyerah karena yang di inginkan Azel adalah sahabanya sendiri. Orang yang sangat berjasa untuk dirinya. Orang yang selalu membantunya di segala kesulitan hidupnya. Namun kembali muncul bahwa dia juga berhak egois untuk dirinya sendiri menjadikannya tega menukar persahabatannya dengan kejamnya.

"Aku mengerti dan aku sudah tahu perasaanmu sejak lama. Tapi maaf karena hatiku tak pernah sedetikpun berpaling pada orang lain. Kau bisa memulai kembali hubunganmu dengan orang baru mungkin untuk melupakan sakit hatimu tapi jangan pernah kamu lampiaskan pada Flo. dia tidak bersalah. Yang cinta sama dia itu aku bukan dia yang mengejarku." ucap nya dengan tegas menolak Suzan.

Semakin membuat hati suzan remuk redam. Dia tak menyangka cinta pertamanya akan sesakit ini.

Saat dia masih menunduk sambil menangis azel melengos pergi meninggalkan dia yang masih bediri dengan tubuh bergetar karena tangis nya.

"aku tahu ini semua bukan salah Flo tapi kenapa harus dia ? Kenapa tidak yang lain saja agar aku tidak sekecewa ini.? Dia berteriak lantang sendiri di dalam ruangan yang sudah di tinggalkan oleh Azel.

" semua sudah terlanjur. Aku pun sudah terlanjur melangkah sejauh ini. Maka tunggulah kehancuran untukmu sahabatku. Aku akan membuat semua orang muak dan benci padamu seperti dulu terutama azel. Aku akan buat azel membencimu sampai tak tersisa lagi rasa simpati nya untukmu." gumamnya seorang diri sambil mengeraskan otot - otot rahangnya yang menahan emosi.

"Tunggulah pembalasanku." ucap suzan sambil melengos pergi.

#selamat membaca readers... Mohon maafkan bila masih banyak kekurangan di karyaku yang masih pemula ini. Semoga kedepannya lebih baik lagi. Jangan lupa sematkan like dan komentarnya untuk karyaku yang belum sempurna ini. Terima kasih sudah membaca. ☺#

1
safna
dasar bian bucin
safna
betah amat pak luis jadi duda 🤣🤣🤣
Narimah Ahmad
👍👍👍
DEDY
Jangan lama lama buat musuh plo senang, buat sejatuh-jatuhnya next thorr di tunggu kelanjutannya.
DEDY
Ternyata cinta itu ujung-ujungnya hanya obsesi, karna cinta yang di paksakan akan berakhir tak bahagia.
DEDY
Setiap bait katanya bagus tetap semangat berinspirasi maju next thorr di tunggu up nya lagi.
DEDY
Lanjut semangat up datenya.
Zerelas Dark
Luar biasa
Zerelas Dark
Hebat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!