Indonesia
NovelToon NovelToon
Rahim Untuk Adikku

Rahim Untuk Adikku

Status: tamat
Genre:Cinta Terlarang / Ibu Pengganti / Pengganti / Tamat
Popularitas:42.5k
Nilai: 5
Nama Author: friskila

Rahma terduduk diatas kasur kamarnya..disusul ibunya yang berlari menghampiri..

“Ndokk..kamu denger dulu alasan permintaab adekmu..” ucap ibu sambil membelai lembut rahma..

“Bu tidak cukupkan nisa melangkahiku..merebut mas bayu dari diriku,apa aku juga harus berkorban sekarang mengandung anak mereka sementara aku masih perawan bu?” Tanya rahma dengan mata berkaca-kaca, tangannya terkepal berusaha meredam emosi yang menusuk jantungnya berdetak lebih kencang..

Belum sempat ibu menjawab nisa datang berlutut dihadapan rahma sambil menangis..

“Mbak..mbak masih marah sama aku dan mas bayu, aku juga ga tau kalo jodohku pria yang selama ini mbg suka, mas bayu juga hanya menggangap mbg sahabatnya tidak lebih, jangan salahkan perasaan kami mbg,,nisa sangat sama mas bayu udah habis-habisan untuk bayi ini mbg,,kami sangat berharap mbg mau membantu untuk percobaan ke 3 ini,,” ucapnya sambil terisak

“Kenapa harus aku nis!!!kami cari saja wanita lain” ucap rahma sedikit membentak

“Tuhan sudah menghukumku menikahi pria yang begitu dicintai mbagku dengan lemahnya rahimku, aku memilih mbg karena yakin mbgku dan bayi itu bakal calon ponakan mbg,mbg pasti bisa merawat bayi kami” ucap nisa sambil terus bercucuran air mata..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon friskila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kesendirian rahma

Rahma belum bisa menerima perasaan satria, hingga satria berangkat dia juga enggan mengantarnya, meskipun satria sudah mengirimkan pesan permintaan maaf padanya.

Rahma tidak menyangka satria yang dia kenal sangat ekpresif dalam menyatakan cinta, memaksa dan tidak kenal meyerah. Ada sedikit rasa kagum dihati rahma, tapi dia tidak ingin terlalu cepat menilai usaha satria, bekas troma percintaan yang mendalam membuatnya engan membuka hati meski terkadang dia merasa kesepian.

Perutnya yang sudah kelihatan membucit mengundag tanda tanya beberapa orang yang mengenalnya, ketika rahma belanja disupermarket beberapa ibu-ibu melihat dan mencibir kearahnya.

“Eh mbg rahma, udh gede aja itu perut?, anak nissa dan bayu ya, sy denger kabarnya begitu,..baik banget kamu ma,” ujar seorang ibu yang kesannya memuji tapi nada bicaranya seolah mengejek rahma.

“Iya bu keponakan sendiri” ucap rahma masih sibuk memilih-milih buah tanpa menghiraukan mata-mata ibu-ibu rumpi yang memandang ejek padanya,

“Nak rahma udh punya pacar belum,” ucap seorang ibu yang juga berada didekat rahma berpura-pura ikut serta memilih apel yang tak jauh ditempat rahma berada.

“Belum bu didoakan saja” ucap rahma

“Ya alloh terus gmn??nanti..emang ada pria yang mau nak rahma melahirkan masih gadis?” Ucap ibu itu seakan miris dengan nasib rahma.

“Insha allah bu, jika sudah menjadi takdir” rahma masih menjawab dengan sangat sabar, tidak seperti biasanya dia yang bar-bar dan ketus, rahma masih menjaga akhlaknya berhadapan dengan ibu-ibu kepo yang bukan bandingannya.

“Ibu ada ni, mau ga ibu kenalin, duda sih..anak 3, memang sedikit berumur, ya 48 deh, tapi mapan, dan biasanya duda ga pilih-pilih kok, nak rahma juga udah kepala 3 kan?” Ucap ibu itu seakan melayakan rahma untuk menerima perjodohannya, dengan menekankan keterlambatan rahma menikah.

Tak terasa mata rahma memerah, mungkin pengaruh kesensitifan perasaanya ketika mengandung, sebisa mungkin dia menahan air matanya agar tidak terjatuh, meskipun perubahan wajahnya sudah terlihat.

“Tidak usah bu terima kasih” ucap rahma tak sengaja menjatuhkan beberapa buah naga akibat sengolan tangannya. Rahma berusaha mengambil, tetapi sosok tinggi ganteng sudah berjongkok membantunya.”, ya dia bayu, ntah nasib apa yang kebetulan mempertemukan mereka. Bayu membantu rahma mengambil ceceran buah naga yang terjatuh dan mengembalikannya ke rak.

“Ayo ma aku bantu,” ucapnya sambil mengambil alih stoler rahma dan membantu mendorongnya, rahma saat itu mengikuti langkah bayu, dia tahu saat yang tepat meninggalkan ibu-ibu yang mau tahu isi kehidupannya.

“Terima kasih” ucap rahma mengambil alih stoler ditangan bayu ketika kasir siap memasukan belanjaannya kedalam plastik dan meletakannya distoler.

“Kamu ga papa?aku tadi sedikit mendegar pembicaraan ibu-ibu tadi,”ucap bayu

“Ga papa, toh memang kenyataannya tidak ada yang salah sama perkataan mereka, mungkin perasaan aku saja yang sensitif” ucap rahma.

“Aku antar kamu pulang”tawar bayu

“Terima kasih bay,aku bawa mobil bs pulang sendiri,”ucap rahma

Bayu menarik tangan rahma,

“Bay lepaskan jaga jarak, ingat batasanmu pada iparmu” ucap rahma menepis tangan bayu

“Aku ingin bicara ma” ucap bayu

“Apa yang harus dibicarakan,?” Tanya rahma menatap mata bayu yang sendu.

“Maaf untuk…”belum selesai bayu berucap rahma memotong ucapan bayu,

“Lupakan! Anggap tidak pernah terjadi dan jangan bahas apapun,” ucap rahma berlalu pergi.

Ketegasan rahma menghentikan langkah bayu, sedikit lega dihatinya rahma tidak membahas peristiwa yang menekan hatinya berbulan-bulan, tetapi perasaan sedih menyelimutinya hubungan yang susah payah dia ubah membuat rahma kembali menjadi sahabatnya beberapa saat lalu kembali kaku akibat ulahnya sendiri, akibat nafsunya yang tak terbendung.

Rahma masuk kedalam mobil, kembali kerumah dengan belanjaannya sepanjang jalan hatinya sangat sedih, mengapa orang sangat gampang menilai dan menyakiti orang lain dengan perkataannya.

Sampai dirumah raham mengecas hapenya beberapa pesan masuk dari satria, selalu mengingatkan rahma makan,minum vit, dan sholat, tidak lupa juga dia menggirimkan foto selvi dirinya dikalimantan, dengan background pemandangan yang indah meski rahma hanya menggabaikan pesannya saja:

“Udh pulang nak? Tanya ibu menghampiri rahma dikamar yang sedang duduk bermain hape.

“Udah bu,” ucap rahma

“Kok belum mandi?bumil ga bole mandi terlalu malam, nanto bayinya kedinginginan,” ucap ibu yang percaya mitos-mitos zaman dulu.

“Iya bu sebentar lagi, masih panas dari luar”

“Usia kandunganmu udah 5bulan ma, ibu perhatikan kamu udah jarang mabuk, gimana apa perasaan sekarang” ucap ibu membelai perut rahma

“Sering cepet cape aja bu, sama malam udh mulai susah tidur” ucap rahma

“Bukankah minggu ini jadwal kontrol kamu dan nissa?..

“Oh iya bu, ma lupa, nanti rahma tanya nissa”

“Iya sering-sering cek ya ma; biar jika ada apa2 ponakanmu ceper penanganan.”

“Emang nissa ga kesini buk? Biasa sering kesini kn dan kasih tahu kapan jadwal kontrol,”

“Iya tapi semenjak mereka pulang dari liburan nissa jadi sedikit pendiam, dan jarang cerita sama ibuk, kamu tahu adekmu kenapa?”

“Ya ga tahu bu, kan rahma sibug kerja, jadj juga jarang ngoborl sm nissa,”

“Ya udh mandi dna isitrahat” ucap ibu menyudahi oborlan mereka.

Sabtu minggu dihari yang cerah rahma, nissa dan bayu hendak memeriksKan anak emAs yang dikandung rahma.

Rahma terlihat sangat manis dengan rok plisket polos dibawAh lutut, dan kemeja bermotif daun-daun yang membuat rahma terlihat feminim. Kecantikan rahma lebih terpancar dari biasanya. Bayu yang melihat rahma sempat terpana namun teriakan panggilan suara menyadarkannya kembali kedunia nyata.

Nissa mengengam erat lengan bayu, tidak sabar rasanya dia melihat calon anak mereka.

Diruangan pemeriksaan rahma diminta suster untuk berbaring dna mengoleskan cairan siperut rahma untuk membantu usg. Terlihat bayi kecil yang bergerak-gerak aktif dan suara detak jantung yang semakin menguat. Rahma melihat nissa dan bayu terpana dna terharu melihat buah cinta mereka, dokter menjelaskan semua baik, normal, dan tidak ada tanda-tanda kecacaran seperti yang ditakutkan calon orang tua pada umumnya.

Setelah pemeriksaan usg dokter menanyakan keluhan rahma untuk meresepkan obat dan vitamin.

“Gimana bu rahma, apa ada keluhan, atau ada pertanyaan yang ingin ditanyakan,” tanya dokter kepada rahma

“Ga ada dok, cuma saya sudah mulai kesulitan tidur ya dok, susah tidur, pinggang sakit,dan mudah lapar” ucap rahma polos

“Oh itu memang karena tubuh bu rahma menampung satu beban lagi dibagian depan, biasa semakin besar kandungan pinggang akan semakin memikul beban lebih dari biasanya oleh sebab itu ibu hamil butuh banyak kalsium, nanti saya resepkan obat ya, kalo susah tidur dicoba tidur cukup ya cari posisi nyaman, dan jika perlu minta dipijitin sesekali, br lebih nyaman,” ucap dokter tersenyum

Nissa tersenyum lalu bercanda

“Belum ada yang mijitin dok?” Sambil melirik rahma

Sementara rahma hanya tersenyum kecut.

Mereka bertiga berjalan melewati koridor rumah sakit, nissa tak henti-henti membelai perut rahma sambil tersenyum,

“Anak kita laki-laki mas jagoan” ucap nissa

“Iya alhamdulilah” ucap bayu yang sibug dengan gadgetnya

“Eh nendang mas, sini pegang perut mbg rahma” ucap nissa menarik tangan bayu dan meletakkannya langsung diperut rahma.

Bayu reflek menarik tangannya, melihat perubahan ekpresi muka rahma yang terlihat cukup kaget.

“Eh kenapa mas?anak kita nendang, kamu ga mau merasakan” ucap nissa

“Niss tempat rame,”ucap rahma memperingatkan nissa karena rahma juga canggung jika tubuhhnya disentuh bayu.

“Iya mbg tapi moment langka lo, wah nissa seneng sekali,” ucap nissa

1
Shifa Burhan
semuga author nanti berada posisi kayak bayu biar kau tau betapa munafiknya dirimu

semoga suamimu kelak baca novelmu ini biar suami kalau dekat dengan wanita lain dan kau marah tinggal tunjukan saja novel ini
Friscilla: Jangn serius amat k, budayakan membaca dari awal,, semua ada konflik disini, hanya novel, karya fiksi..yukkk hargai penulis tanpa mendoakan yang tidak baik🙏
total 1 replies
Shifa Burhan
thor pakai otak sedikit saja

coba kau bayangkan kau diposisi bayu dan suami mau pergi dengan wanita lain, suamimu berhubungan dengan wanita lain, suami mu merendahkan kau didepan pria lain, dan setelah kesok wanita itu terbongkar senak jidatnya suami mau datang padamu tampa rasa bersalah, apakah semudah itu kau maafkan

pakai otak thor
biar tidak jadi wanita munafik
Shifa Burhan
kemunafikan wanita terlihat dari novel jika ada dua hal ini
1 pebinor
2 pemeran utama wanita istri melakukan kesalahan

1. pebinor begitu dipuja2 diperlakukan sangat lembut bahkan semua kesalahan dianggap hal biasa saja pada akhirnya dia bebas begitu saja bandingkan pelakor diperlakukan kasar dan dihinakan

*pemeran utama wanita (istri) melakukan kesalahan, istri berhubungan dengan pria lain, pergi dengan pria lain, kontak fisik dengan pria lain, mengajukan harga diri suami didepan pria lain, membela pria lain didepan suami, merendahkan suami, durhaka, jalang, murahan, tapi semudah itu dimaafkan coba bandingkan dengan novel suami yang melakukan kesalahan pasti syani dibuat menderita, dapat balasan, mengemis2 maaf, bersujud2, berjuang keras, dan pasti tidak segampang itu dimaafkan

dan tambahan
*karakter sumi dibuat bodoh yang rela dibuat kayak apapun dibutuh didatang tidak dibutuhkan dibuang, dan segampang itu memaafkan kayak tidak punya perasaan, coba banding jika novel yang korban nya istri pasti istri dibuat tegas, balas dendam, pergi dan tidak mudah memeaafkan

otak munafik kalian hingga jadi novel munafik kayak gini
Silvia Magdalena
cerita nya bikin ga bisa berenti baca🥺
Pisces97
dari awal emang gak suka dengan Rahma 😒 karena dia juga nisa mati menahan sakit karena bayu lebih mencintai Rahma terima saja hukum alam
Hanizar Nana
sadar diri kau Rahma...km wanita yg plin plan.semoga Satria dpt yg LBH baik dr mu.kau wanita trbodoh dlm novel ini
Miftahul Jannah Maulida
cerita nya udah tamat yah kak??
Friscilla: Udh kakak..tunggu novel selanjutnya yang lebih seru ya🙏 bantu up novel thor ya ka😇
total 1 replies
Yatik Suryanti
ok
Friscilla: Terima kasih kk,.baca novel selanjutnya yukk yang tidak kalah seru “senja dimaja” terima kasih kaka
total 1 replies
Mika Saja
Satria AQ suka karakter mu👍🥰
Miftahul Jannah Maulida
jangan buat satria meninggal yah kak, nanti rahma yg di salahkan lagi.
🌿×ìąօണҽì հąղҽҽղ🦋🕊🤍🐬
jangan sampai satria meninggal thor, kasian rahma.... 😭🥲🤧
millie ❣
Begt keras kepala'y si Rahma semua jodoh,maut sudah ada garisny harusnya loe ikhlas dan legowo ada anak diantara kalian apapun sebutan'y Rayan loe kandung Rahma heran gue egois kali loe g ada perasaan keibuan'y serasa ilang kena satria 😏😏😏
Miftahul Jannah Maulida
meski satria bisa menerima kamu rahma tapi suatu saat pasti bakal di ungkit, lebih baik kamu jalani hidup sesuai takdir sama bayu, jangan ambil keputusan yg bisa membuat masalah di kemudian hari
Lala Al Fadholi
apapun alasannya ttp sdh halal...sudahlah terima takdir aja dan mulai dr awal dgn niat baik jd ga mudah terusik dgn org lain
Miftahul Jannah Maulida
gpp rahma toh kamu sama bayu sudah halal, udah jadi suami istri, malahan kalau kamu menolak bisa jadi dosa /Casual/ lanjut kak
Miftahul Jannah Maulida
jangan jadi istri durhaka rahma
millie ❣
Gue ngerti posisi masing2 kalian oh God perputaran takdir kalian sungguh menyedihkan merelakan bukan berati g berjuang sat terkadang memang cinta tdk harus memiliki.
Hanizar Nana
udah terlambat utk menyadari nya rahama.skrg terima lah kenyataan yg ada.dan hidup lah dgn baik dgn Bayu dan rayyan
Hanizar Nana
satu LG kesalahan rahma.klu memang rayyan akan ditinggikan seharusnya tdk menyusu PD dia dia bisa minum asi tp dgn dipompa.
Hanizar Nana
itu memang pantas kau dapatkan rahma.klu kau benar cinta sejak awal kau menikah SM satria dan tdk sllu memikirkan rayyan.setelah menikah kan bisa bersama" mengasuh rayyan.jadi wanita punya komitmen yg jelas
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!