Lanjutan Liontin
Kisah Dari putri Daniella Anderson. Devia Ganendra Abraham.
Devia selalu mendapatkan perlindungan dari kakak kakaknya yg protektif.
Hingga Devia merasa tidak bebas. Karena pengawasan dari kakak kakaknya, Davin dan Devan.
Suatu ketika ia mengikuti kegiatan arung jeram. Dan Devia hanyut, kemudian ditolong seseorang. Dan Devia pura pura amnesia, agar bisa bebas dari kakak kakaknya yg protektif tersebut.
Hingga Devia terjebak permainan hati dengan Satria, seorang dari keturunan Ningrat.
Sukma Satria terpenjara di kerajaan gaib, dan hanya Devia yang bisa menyelamatkannya
Bagaimana kelanjutannya ?
ikuti kisah Devia Pura Pura Amnesia
si©iprut
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon si ciprut, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Aji Lembu Sekilan
Satria bersama Anggoro pergi ke Jakarta untuk mengemban tugas dari ayahnya. Satria menemani Anggoro saat ini. Dan berkat bantuan dari Alfian, salah satu kenalan Anggoro, akhirnya bisa masuk perusahaan Anderson Teknologi. Hingga pembicaraannya pun berakhir dengan menunggu keputusan esok hari. Sebab perusahaan baru Hutomo harus melalui seleksi dari pimpinan langsung. Dan itu akan dilakukan oleh Angel atas perintah Devia.
" Saya tidak bisa membantu banyak Den, sebab jika ini diketahui oleh pimpinan langsung pun saya bisa terancam " Ucap Alfian yg bersedia membantu Anggoro untuk masuk perusahaan. Sebab dahulu orang tuanya telah dibantu banyak hal oleh keluarga Hutomo Hadiningrat. Selain orang tuanya abdi dalem, Alfian juga dibantu untuk pendidikannya. Hal itu sebenarnya dilakukan oleh Kanjeng Gusti Ayu. Namun kesempatan itu dimanfaatkan oleh Anggoro. Sebagai balas Budi.
Satria sebenarnya tidak setuju untuk mendesak Alfian. Namun ia sudah tahu watak pemaksa Anggoro yg hampir mirip dengannya. Sehingga mau tak mau Satria mengikuti kemauan saudaranya itu.
Akhirnya Anggoro dan Satria kembali ke hotel tempatnya menginap, esok hari akan kembali ke perusahaan Anderson untuk mengetahui diterima atau tidaknya proposal dari perusahaannya. Memang tidak mudah untuk masuk ke perusahaan walaupun itu hanya perkenalan diri dan memperkenalkan perusahaanya. Hingga kesabaran lah yg harus mereka berdua hadapi saat ini.
" Bagaimana, berhasil masuk kan " Jumawa Anggoro kepada Satria yg mendengus kesal. Sebab paksaan dari Anggoro berakibat terhadap Alfian nantinya. Dan Satria mencari berbagai cara agar Alfian tidak mendapatkan dampak buruk akibat perlakuan dari Anggoro.
" Itu beresiko terhadap Alfian Nggo. Apa kamu tidak memikirkan Alfian kedepannya. Sebab bisa jadi Alfian akan dipecat karena membawa kita masuk kesana" Satria protes terhadap perlakuan Anggoro saat ini. Alih alih Anggoro memikirkan nasib dari Alfian, namun ia justru senang meski mengorbankan Alfian saat ini.
" Balas Budi " Sahut Anggoro sambil merebahkan tubuhnya di ranjang hotel. Satria kembali mendengus mendapatkan jawaban dari Anggoro.
Satria berlalu untuk menghibur dirinya di suasana kota Jakarta. Sudah lama tidak datang ketempat ini. Satria juga ingin mencari keberadaan putri dari nenek welas yg menghilang. Siapa lagi jika bukan Romiyati.
Satria mampir kesebuah warung tenda kecil, yg sering orang sebut sebagai angkringan. Satria menikmati makanan khas yg satu ini. Bercengkerama dengan pedagang dan pengunjung lainnya. Dan tidak tampak disini jika Satria seorang keturunan dari keluarga ningrat. Karena berbaur dengan masyarakat.
Setelah makan Satria mencoba menelusuri kota Jakarta. Suasana yg berbeda dengan kota Yogyakarta. Lampu kerlap kerlip sudah mulai menghiasi malam. Semakin lama semakin sepi oleh pejalan kaki.
Namun tiba tiba Satria diserang oleh seseorang. Beruntung Satria waspada dan perkelahian pun terjadi. Satria melawan dua orang yg sangat ahli bela diri.
" Pengecut main keroyokan " Ketus Satria, karena dihadapannya dua orang memakai penutup wajah serta berpakaian serba hitam.
" Ga usah banyak bacoooot...!" Sahut salah satu orang yg kemudian menyerang Satria.
Satria berhasil menangkis setiap serangan serangan itu. Sementara lawannya juga berhasil menangkis serangannya. Satu lawan satu membuat penyerang sedikit kewalahan.
" Huh, masih ada ilmu seperti itu ternyata di jaman modern seperti sekarang." Ucap salah satu penyerang Satria. Sebab Satria dengan cepat dan tak terlihat berpindah posisi menyerang lawannya.
Lawan Satria sama sama kuat, membuat Satria kini kewalahan. Sehingga Satria agak menjauh dan merapal sebuah mantra.
" CK, melawan kita kita masih pakai aji lembu sekilan, pengecut " Ucap penyerang kepada Satria. Dan belum selesai ucapan mantranya keduanya menyerang Satria.
Satria sangat waspada dengan pergerakan dari dua lawan ya ini. sepertinya lawannya sengaja hanya bermain main dengannya. Sebab pukulan yg seharusnya mengenainya, mereka tahan agar Satria tidak terluka. Selain karena aji lembu sekilan miliknya, ternyata lawan mengetahui kelemahannya. Hingga kedua lawannya menghentikan penyerangannya.
" Hari ini cukup, suatu saat kita ketemu kembali. Tapi pertarungan nyata. Dan ajian mu tidak akan terpakai " ucap salah satunya kemudian keduanya kabur menghilang. Hal itu membuat Satria geleng geleng kepala. Sebab ada saja orang hanya mengetes kemampuannya. Namun tidak menyerangnya secara langsung. Bahkan orang tersebut menginginkan jika suatu saat akan bertemu kembali.
" Wong edan, siapa sih?, dan apa urusannya denganku ?" Kata Satria bermonolog sendiri berteman sepi. Kemudian Satria pun meninggalkan tempat tersebut.
Baru saja melangkah belum jauh, ada seorang wanita yg menghalangi langkahnya. Wanita tersebut memunggungi Satria. Bahkan karena jalan agak sempit, Satria ingin berputar balik agar tidak berurusan dengan wanita tersebut. Sebab setelah melawan dua orang yg tadi membuatnya kelelahan. Dan Satria tidak ingin berurusan lagi dengan orang yg didepannya itu.
Dalam pikirannya, mungkin wanita malam. Atau mungkin seorang banci yg suka menggoda orang. Dan baru akan berputar balik, teguran pun didengar oleh Satria.
" Mau kemana kau ?" Ucap wanita itu, membuat Satria menghadap kearahnya lagi. Dan wanita itu berbalik menatap Satria. Sayang, wajahnya tertutup cadar. Sehingga Satria sama sekali tidak mengenalinya.
" Siapa anda?, kenapa menghalangi jalan saya ?" Ucap Satria, karena tidak ingin ada permusuhan di kota Jakarta ini.
" Aku pencabut nyawamu !" Sahutnya tegas dan kemudian wanita itu menyerah Satria bertubi tubi. ciaaaaatt...
Beruntung Satria waspada dengan semua pergerakan wanita itu. Bukan wanita muda ternyata dan itu menurut pengamatan Satria. Dan ilmu beladiri wanita itu sangatlah berbeda. Satria mencoba mengimbanginya dengan ilmu aji lembu sekilan dan tendangan tanpa bayangan yg dimiliki.
Namun kemampuan wanita itu sungguh diluar dugaan Satria. Membuat Satria kewalahan. Pukulan yg Satria lontarkan pun berhasil ditepis. Dan kembali mengarah kepada dirinya. Hingga Satria terkena pukulan balik dari wanita tersebut.
Bibirnya mengeluarkan darah, sebab sudah beberapa kali tangkisannya tidak berhasil. Karena wanita tersebut menggunakan tapak tanpa bayangan dan itu yg diketahui Satria. Ilmu bela diri kuno yg sudah mulai punah di jaman modern ini.
Ilmu yg dimiliki Satria tidak sebanding dengan kemampuan wanita tersebut. Hingga Satria yg sudah kehilangan keseimbangannya pun diserang dengan ditotok hingga tidak bisa bergerak sama sekali.
" Ilmu yg kamu gunakan hanyalah melekat dan suatu saat bisa di hilangkan " Ucap wanita itu.
" Ingat !, jaga otak, mulut dan hatimu agar sesuai dengan tindakanmu anak muda. Suatu saat kita bertemu kembali " Ucap wanita itu sambil menunjuk di kening Satria, mulut serta dada Satria.
Satria tidak paham maksud ucapan wanita tersebut. Mulut terasa kaku dan tidak bisa mengucapkan satu katapun. Hingga kemudian wanita itu melepas totokan Satria. Membuat Satria jatuh dan terkulai lemas. Kemudian mencari keberadaan wanita itu. Namun sudah menghilang di gelapnya malam.
" Siapa dia, kenapa seperti dua pemuda tadi. Dan apa maksud dari semua ini ?" monolog Satria secara lirih. Kemudian mencoba berdiri.
Berbagai pikirannya sangat kacau, karena diserang oleh orang yg tidak dikenal. Dua orang menyerangnya membabi buta, namun sepertinya sengaja tidak mengenai tubuhnya. Ilmu yg dimiliki Satria tidaklah ada artinya saat melawan dua pemuda itu.
Sementara baru saja, seorang wanita menyerang dirinya tanpa ampun. Bahkan wajah dan tubuhnya babak belur oleh ulah wanita yg tidak muda lagi itu. Satria sampai berfikir tentang banyak hal yg segala kemungkinan terkait dengan dirinya.
...****************...
Nah hayooo.....
Siapa yg menyerang Satria ???
Mohon dukungan 🌹🌹
Like 👍
Subscribe dan Vote ya
Salam
Si©iprut
lanjutannya ditunggu Thor, penasaran dengan satria, harus kembali doooongggggggg!
iihhh romantisme 😍😍😍
terimakasih Fadil, Satrio harusnya cepetan kejar devia doooong
satria nunggu semalam suntuk, padahal tadinya mau membantu, eh, tak taunya malah ditinggal pergi.
jadi semakin penasaran siapa Devia sebenarnya🤔🤔🤔