Gara gara memiliki saudara kembar, Alyska harus rela menyerahkan suaminya kepada Delyska disebabkan kecerobohan suaminya yang bernama Rakha. Rakha yang salah masuk kamar. malah menggauli Delyska. hingga tragedi Delyska kehilangan kesuciannya malam itu juga. Sedangkan Delyska seminggu lagi mau menikah dengan Rama calon suaminya. namun, Rakha sudah menghancurkan harapan Delyska. Sering terjadi konflik dan salah paham setelah tragedi semalam dihotel.
akankah Rakha dan Alyska bercerai?
apakah yang akan dilakukan Rakha terhadap Delyska?
akankah Rama mengetahui tragedi yang terjadi pada Delyska?
bagaimana reaksi keluarganya?
yuk simak terus ceritanya di "kisah cinta si kembar"
bagaimana permasalahan mereka akan diselesaikan?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon maha nuranti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 18 terbongkar rahasia
pagi matahari menyinari alam semesta. Didalam rumah yang mewah. nampak ,seorang ibu muda dan bertubuh gemuk. Tiada lain adalah Mia. ibu dari si kembar. Mia sedang menyiapkan sarapan pagi dimeja makan. Ia telah masak nasi goreng. Tak lama kemudian Alyska dan Delyska pun muncul keruang makan.
"selamat pagi Bu" serentak mereka.
Mia melirik ke arah mereka. Mia melihat mereka seperti masa lalu. dimana Alyska belum menikah. Delyska belum kerja. mereka selalu menghabiskan waktu untuk main main dan bersantai..
Alyska dan Delyska bengong melihat Mia terdiam seperti patung. Mereka pun saling melirik.
"ibu kenapa Bu?" tanya Delyska heran.
Sontak saja Mia terkenal dengan teguran Delyska.
"eh..ga apa apa...ayo kalian sarapan dulu. sarapan sudah disiapkan" jawab Mia tersadarkan dari lamunan.
Alyska dan Delyska pun saling menarik kursi makan.
"wow...nasi goreng kesukaan kita nih" seru Alyska melihat nasi goreng yang masih hangat.
"iya...ibu sengaja masak buat kalian" jawab Mia menutupi kesedihan.
"makasih Bu" ucap mereka serentak.
setelah mereka menyantap sarapan pagi. Delyska dan Alyska pergi ke mall.
Mereka jalan jalan dan membeli beberapa baju.
kring...
Kring...
Kring ..
tiba tiba suara ponsel Delyska berbunyi. Ia langsung mengambil hp didalam tasnya.
"Rama"
Tertera di ponsel Delyska Rama meneleponnya.
"Rama telepon. aku angkat dulu ya" ucap Delyska Melirik Alyska.
Alyska hanya mengangguk.
"hallo" ucap Delyska setelah mengangkat telepon.
"hai, lagi dimana nih?" tanya Rama
"di mall"
"Ama siapa?"
"Alyska"
"oh, kita makan siang bareng yu" ajak Rama
"oke. tar aku kesana" jawab Delyska tersenyum senang.
"oke. Aku tunggu"
Telepon pun ditutup.
"Rama ngajak makan siang bareng" ucap Delyska
"dimana?" tanya Alyska
"di restoran dia lah Al" jawab Delyska.
"oh" Singkat Alyska menjawab.
Delyska dan Alyska pun segera pergi menuju restoran Rama. ia sudah ditunggu Rama.
"hai, selamat datang di restoran sederhana" ucap Rama menyambut kedatangan mereka.
Delyska dan Alyska tersenyum.
"terimakasih" jawab Delyska tersenyum manis.
Rama pun membalas senyuman mereka. Rama menunjukkan kursi khusus buat mereka. di atas meja sudah ada menu makanan. sontak saja Delyska dan Alyska terkejut.
"kamu sudah menyiapkan ini semua?" tanya Delyska kepada Rama.
"iya spesial buat kalian berdua" jawab Rama mengangguk tersenyum.
"so sweet banget sih" ucap Alyska tersenyum senang.
"harus dong. Buat Delyska apa sih yang ga" jawab Rama Melirik menggoda Delyska.
"ikhs apa an sih" jawab Delyska mendelik malu.
"ya sudah mari kita makan" ucap Rama kepada mereka.
Mereka pun mulai menyantap makanan yang sudah Rama sajikan.
Sementara Rakha termenung seorang diri diruang kerjanya. Ia masih teringat bayang wajah Alyska.
"Al, sedang apa kamu sekarang?" tanya Rakha menatap photo Alyska dan dirinya yang di simpan di atas meja kerjanya.
"ada perasaan rindu kah pada diriku?" tanya Rakha yang terus menatap gambar Alyska.
Alyska tidak menyangka Rama begitu Romantis. Dan pengertian. Ia termasuk karakter cowok idaman mereka berdua. Setelah mereka makan. Rama mengajak mereka jalan jalan. ketiga insan itu pergi memasuki mall. Alyska dan Delyska sibuk melihat pakaian. Sementara Rama hanya mengikuti mereka. Alyska terdiam sejenak. Ia melamun memikirkan Rakha.
"Al, coba bagus ga nih" ucap Delyska mengejutkan Alyska.
"eh, i..iya" jawab Alyska gugup.
"Kamu ngelamun, Al?" tanya Delyska heran.
"ah, ga" jawab Alyska mengelak.
"mm..jangan bohong ah. Kamu pasti mikirin Rakha kan?" tanya Delyska.
"eum.. sepertinya aku harus menemui dia" jawab Alyska bengong.
Rama menatap wajah Alyska .
"bagaimana kalau kita kesana bersama" ucap Rama memberi saran.
"eum betul tuh" Jawab Delyska.
Mereka pun akhirnya memutuskan untuk pergi kekantor Rakha. Seorang asisten menghampiri mereka.
"selamat datang. Ada yang bisa saya bantu?" sapa salam asisten itu.
"saya mau bertemu pak Rakha" ucap Alyska.
"oh mari saya antar keruangannya" jawab asisten itu.
Mereka pun mengikuti asisten itu.
Tok
tok
Tok
Suara pintu diketuk.
"masuk!" teriak Rakha dari dalam.
Pintu pun terbuka. Rakha terkejut melihat kedatangan mereka.
"lho kalian?" ucap Rakha tercengang.
"maaf pak ada tamu yang ingin bertemu dengan bapak" ucap asisten itu.
"iya. Silahkan kembali bekerja " jawab Rakha kepada asisten itu.
"baik pak. Silahkan Bu pak" ucap asisten itu kepada mereka.
Mereka pun tersenyum.
"terimakasih". Jawab mereka serentak.
mereka tersenyum kepada Rakha. Rakha pun membalas senyuman mereka.
"apa kabar Rakha" ucap Alyska.
"baik. Kabar kalian bagaimana?" tanya Rakha.
"Kamu juga baik baik saja" jawab Rama.
"silahkan duduk" ucap Rakha mempersilahkan mereka untuk duduk.
"makasih" mereka pun duduk di sofa tamu.
"Rakha maaf kami bila kedatangan kamu mengganggu kerja an kamu " ucap Rama pelan.
"ah ga apa apa. Lagi santai juga" jawab Rakha.
"kami kesini Nganter Alyska juga . katanya kangen banget Ama kamu" ucap Delyska menggoda Alyska.
sontak saja Alyska terkejut .
"usht! Kamu apa apan sih" tegur Alyska malu.
"iya ga apa apa. Aku juga kangen banget Ama Alyska. Udah lama kita tidak bertemu " ucap Rakha tertawa kecil.
"eum...gimana kalau kita Adain liburan?" tanya Rama membuyarkan suasana.
"kemana?" tanya Rakha.
"keluar kota atau keluar negeri sekalipun" jawab Rama.
"ya nanti aku pikirkan "
"kebetulan liburan panjang kan?" tanya Rama.
"iya lumayan dua Minggu libur panjang." jawab Rakha
Mereka bercakap-cakap membicarakan rencana selanjutnya. Rama yang akan berniat tunangan dengan Delyska. Diutarakan kepada Rakha dan Alyska. Mereka sangat menyetujui hubungan mereka. Setelah banyak cerita. mereka pun pulang. meninggalkan Rakha yang masih kerja. Diperjalanan. Rama menyetir mobil. Alyska duduk dibelakang. Delyska duduk disebelah Rama.
"Kamu yakin mau melamar aku secepatnya?" tanya Delyska .
"iya..kita tunangan dulu" jawab Rama.
"berani ngomong ke papah aku?" tanya Delyska melirik.
"kenapa tidak?" jawab Rama menantang.
Delyska bingung. ia belum mengatakan yang sebenarnya. setelah mereka menikah. Delyska harus tetap tinggal dirumahnya. karena rumah itu akan jadi milik Delyska. Sedangkan Rama menginginkan Delyska tinggal bersamanya. dan ibu nya.
mereka pun sudah sampai dirumah. mereka turun dari mobil. Dan berjalan menuju rumah.
Mereka disambut ibu Mia. mereka pun masuk kedalam rumah. mereka duduk diruang tamu.
"Bu ,bapak belum pulang?" tanya Rama pelan.
"belum. Masih dikantor" Jawab ibu Mia.
Delyska pergi kedapur untuk mengambil minum.
"kalian habis darimana?"tanya Mia.
"kami dari kantor Rakha" jawab Rama mengejutkan Mia.
sontak saja Alyska pun terkejut. Ia tidak tau kalau Rama akan mengatakannya kepada Mia.
"ada Rakha?" tanya Mia bengong .
"ada Bu" jawab Rama.
Rama Tidak tau permasalahan yang sebenarnya. Makanya ia mengatakannya.
Mia melirik Alyska yang sejak tadi menunduk.
kini ia ketahuan telah berbohong pada ibunya. Mengatakan kalau Rakha akan keluar kota.
Bersambung..