Indonesia
NovelToon NovelToon
Suami Bodoh Ternyata Dokter Genius

Suami Bodoh Ternyata Dokter Genius

Status: sedang berlangsung
Genre:Dokter Genius / Time Travel / Menantu Pria/matrilokal
Popularitas:165.9k
Nilai: 5
Nama Author: DF_14

Banyak yang mengira bahwa Arjuna begitu bodoh, bahkan ada yang menyebutnya aneh, sehingga dia dipandang rendah oleh keluarga istrinya.

Padahal sebenarnya dia adalah seorang pangeran yang memiliki keahlian dalam dunia medis pada 1000 tahun yang lalu, yang memaksanya harus hidup di dunia modern yang terasa asing untuknya.

Dengan kemampuan medisnya yang dimiliki, dia akan membuktikan bahwa dia adalah seorang dokter genius yang hebat dan menjadi penguasa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DF_14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18

Siang ini, Arjuna berjalan menyusuri jalanan kota dengan berjalan kaki untuk mencari lowongan pekerjaan.

Dia sangat terpukau dengan suasana di zaman modern ini. Banyak sekali kendaraan berlalu lalang dan bangunan yang tinggi.

Namun, dia tiba-tiba dikejutkan dengan suara dentuman yang sangat keras.

BRAK!

Rupanya telah terjadi kecelakaan mobil. Mobil itu telah menabrak trotoar, sehingga kini kondisinya terbalik.

"Tolong...! Tolong aku."

Tubuh pemilik mobil itu terjepit kuat di antara sisa rangka besi yang penyok. Ada bagian besi tajam yang menancap tepat ke perutnya.

Banyak orang yang mulai berkerumun disana, namun tak ada satu pun yang berani mendekat atau membantu.

"Kondisinya sangat parah. Sepertinya dia tidak akan selamat," gumam salah satu warga yang melihat.

Arjuna segera berlari mendekati mobil yang sudah hancur itu. Dia menghela nafas dalam-dalam saat melihat betapa sulitnya posisi korban yang terhimpit di bawah rangka besi yang berat, sementara benda tajam itu masih tertancap di perutnya.

"Tolong..." rintih pria itu dengan suara lemah, wajahnya sangat terlihat pucat.

"Tahan dulu, Pak! Aku akan berusaha mengeluarkanmu!" seru Arjuna dengan nafas memburu.

Dengan gigi terkatup rapat, Arjuna memundurkan kakinya, memusatkan seluruh tenaganya pada kedua lengannya. Dia merangkul rangka besi yang berat itu sekuat tenaga.

"Mmhh!" Erang Arjuna. Dia terus berusaha menggeser sisa rangka besi yang menindih tubuh korban perlahan demi perlahan dengan sekuat tenaga.

Tapi dia melakukannya harus dengan sangat hati-hati agar tidak menggeser sedikit pun besi yang menancap di perut pria itu.

Hingga akhirnya, dengan susah payah, dia berhasil mengeluarkan tubuh pria itu dari jepitan besi yang mematikan itu tanpa mengubah posisi sedikit pun benda tajam yang menancap di perutnya.

Setelah tubuh korban terbaring aman di aspal, Arjuna segera berlutut di sampingnya. Dia tahu betul dia tidak boleh mencabut benda tajam itu, karena hal itu justru akan mempercepat kematian pria itu.

Dengan tenang, Arjuna merobek pakaian di sekitar luka agar kain itu tidak menekan bagian yang terluka.

Srek!

Dia segera merobek bagian baju miliknya sendiri yang masih bersih. Dia melipat-lipat kain itu dengan rapi, lalu menekan perlahan di sekeliling luka untuk mengurangi keluarnya darah yang terus mengalir deras.

Setelah itu, dia menyangga benda tajam itu dengan sisa potongan bajunya agar tidak bergeser jika nanti dipindahkan. Dia juga membetulkan posisi berbaring korban agar tetap stabil dan saluran nafasnya tidak terhalang sama sekali.

Semua orang yang ada disana hanya bisa menatap takjub dengan apa yang telah Arjuna lakukan.

Wiuw... Wiuw...

Tak lama kemudian, suara sirine ambulan terdengar semakin mendekat.

Saat petugas medis turun dari ambulan dan mendekat, Arjuna berkata dengan nada serius, "Benda yang menancap itu jangan dicabut sama sekali. Posisinya sudah aku sangga agar tidak bergeser, tolong pertahankan seperti itu saat dibawa."

Petugas medis itu hanya mengangguk dan sedikit acuh.

...****************...

Sesampainya di rumah sakit, pasien langsung didorong masuk ke ruang gawat darurat. Helena yang kebetulan sedang bertugas segera memimpin penanganan darurat itu.

Dia memeriksa kondisi pasien, melihat hasil rontgen, dan memantau data dari alat medis satu persatu.

Dahinya berkerut saat melihat kondisi luka pada pasien tersebut. "Sepertinya telah ada seseorang yang telah melakukan pertolongan pertama. Jika bukan karena orang itu, pasien pasti sudah meninggal sebelum sampai kesini."

Helena sangat penasaran dengan orang itu. Dia segera menatap perawat yang ikut mengantar pasien tadi. "Siapa orang yang melakukan pertolongan pertama pada pasien ini? Apakah dia seorang dokter?"

Perawat itu menggelengkan kepala. "Kami tidak tahu, Dokter. Saat kami tiba di sana, orang itu sudah selesai menanganinya dan langsung pergi begitu saja."

Helena semakin penasaran pada sosok misterius itu. "Siapa orang itu? Aku harap bisa bertemu dengannya dan mengajaknya bergabung dengan timku."

1
yuyun Rahayu
idihh orng kok pemaksa,ishhhh😡😡😡
🍒WINA🍒
Juna sekarang kamu punya kekuasaaan dan kekayaaan, papa mertua kamu gak akan meremehkan dan menghina kamu lagi...apalagi sekarang juna punya perusahaan sendiiri, dikasih sama jordan sebagai balas budi telah selamatkan jordan...juna sekarang punya anak buah kaki tangan jordan...

juna waktu kamu hanya tinggal sejam lagi, kompetisi babak kedua akan segera dimulai. jangan sampai terlambat datang helen sangat khawatir kamu semalam tidak pulang...
apalagi helen tahu kamu selamatin bukan reno merasa lega, reno hanya ngaku yg selamatin helen...
վօօղíҽ̀z࿐༅ɯιƚԋ ʅσʋҽ࿐༅
Diaaammmm bisa kagak sih Ren, berisik 😉..
🍒WINA🍒
Akhirnya juna menang menjadi ketua mafia nightmare ditakuti dan disegani, kasian juna terluka sangat parah,mana juna harus mengikuti kompetisi babak kedua... semoga aja juna bisa mengikuti kompetisi itu kasian helen sampai kalah, silampir nova yg jadi direkturnya...
helen dari semalam khawatir sama juna tidak pulang-pulang, helen sijuna lagi dirawat terluka parah sampai babak belur...

direno menggungkit-ungkit telah selamatkam helen, padahal yg selamatkan helen adalah juna. jangan mau helen makan malam sama reno yg ada dilampir nova ngamuk nanti klo tahu🤭
Mey-mey89
semangat thorrr 👍
Mey-mey89
semangat thorrr
Mey-mey89
semangat thorrr 💪
Mey-mey89
semangat thorrr
~Hartwyn_Dee~
gasss otw rumah sakit Jun 🤭🤣🤣
~Hartwyn_Dee~
semoga aja Bravi ga dendam sama Juna dan bisa berteman baik saling tolong menolong
~Hartwyn_Dee~
tenang Jun km pasti bisa semangat
~Hartwyn_Dee~
wahhh kl Axel tau apa ga malu tuh udah merendahkan Juna
~Hartwyn_Dee~
OMG langsung jadi ketua mafia km jun🤣🤣🤣
~Hartwyn_Dee~
nah gitu,,,cek cctv semoga ga di hapus biar ketahuan si Reno kl dia bohong
~Hartwyn_Dee~
jangan datang Hel takutnya nanti di jebak sm si Reno
Winer Win
baru mampir neh tor..belum telat kan yak...
Qiqi Maryam
juna nnt jd penyelamat lg kan
Qiqi Maryam
ati2 dijebak kau helena
Sani Srimulyani
selamat ya junaaaa....
Sani Srimulyani
asa sih Juna kalah.....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!