Ini adalah cerita tentang seorang pria yang kembali ke masa lalunya.
Perlahan ia mulai menuju ke kekuatan aslinya di kehidupan pertamanya. Kini bahkan ia dikenal sebagai salah satu dari Lima Raja Dunia. Seseorang dengan pengaruh dan kekuatan yang luar biasa.
Petualangannya terus dimulai. Ia kini menuju sebuah pulau misterius yang berisi harta karun.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Boqin Changing, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sisi Buruk Keluarga Fei
Sore itu, tidak jauh dari pusat Kota Chiyou, suasana di sebuah rumah bordir tampak cukup ramai. Bangunan tersebut berdiri di salah satu jalan yang cukup makmur. Dari luar saja sudah terlihat bahwa tempat itu bukan rumah bordir biasa. Hiasan mewah menghiasi pintu dan jendelanya, sementara beberapa kereta kuda milik orang-orang kaya terparkir di depan bangunan.
Tidak lama kemudian, pintu rumah bordir terbuka. Seorang pemuda keluar dengan langkah santai.
Usianya masih muda, sekitar dua puluh tahunan. Ia mengenakan pakaian mewah dengan bahan berkualitas tinggi. Rambutnya diikat rapi, sementara sebuah pedang tergantung di pinggangnya. Dari penampilan dan sikapnya, siapa pun bisa langsung mengetahui bahwa pemuda itu berasal dari keluarga bangsawan.
Di belakangnya, seorang perempuan muda ikut keluar. Perempuan itu mengenakan pakaian berwarna merah muda. Wajahnya cantik dan tubuhnya terlihat anggun. Ia bahkan langsung memeluk lengan pemuda tersebut seolah-olah tidak ingin berpisah.
"Tuan Muda Yuan, jangan lupa datang lagi."
Perempuan itu tersenyum manja.
Pemuda bernama Fei Yuan tertawa kecil.
"Tentu saja. Aku pasti akan datang lagi."
Ia kemudian menundukkan kepalanya dan mengecup pipi perempuan tersebut sebelum melepaskan diri.
"Masuklah. Aku harus pergi."
Perempuan itu tersenyum dan mengangguk. Fei Yuan lalu berjalan menuju sebuah kereta kuda mewah yang telah menunggunya. Ia naik ke dalam kereta tersebut dengan santai.
Namun tepat ketika ia hendak masuk, tidak jauh dari tempat itu, seorang pemuda sedang berdiri diam. Tatapannya tertuju kepada Fei Yuan.
Pemuda tersebut tidak lain adalah Boqin Changing. Wajah Boqin Changing perlahan menjadi semakin gelap.
"Fei Yuan?"
Tatapannya menjadi dingin. Fei Yuan adalah tunangan Hang Xue.
Boqin Changing terdiam. Tatapannya kembali tertuju kepada rumah bordir di belakang Fei Yuan. Kemudian kepada perempuan yang masih berdiri di depan pintu.
Untuk sesaat, Boqin Changing tidak mengatakan apa pun. Namun di dalam hatinya, amarah mulai muncul.
"Baru seusia ini..."
"Dan kau sudah sering datang ke tempat seperti ini?"
Boqin Changing mengepalkan tangannya. Ia benar-benar merasa kesal.
Ia kini melihat sendiri bagaimana calon suami Hang Xue menghabiskan waktunya. Bahkan sebelum menikah.
"Brengsek."
Boqin Changing mengumpat pelan. Ia menatap Fei Yuan yang kini telah masuk ke dalam kereta.
"Bagaimana mungkin aku menyerahkan pengikut setiaku kepada pemuda sebobrok ini?"
Tatapan Boqin Changing semakin dingin.
Dalam kehidupan pertamanya, Hang Xue telah mengikutinya selama bertahun-tahun. Ia tahu betapa setianya perempuan itu. Ia juga tahu seberapa keras Hang Xue bekerja untuk kelompoknya.
Bahkan ketika semua orang beristirahat, Hang Xue sering kali masih sibuk mengurus berbagai urusan perdagangan. Ia adalah seseorang yang dapat dipercayai Boqin Changing sepenuhnya.
Sekarang, ia melihat calon suaminya justru keluar dari rumah bordir dengan seorang perempuan yang jelas bukan anggota keluarganya.
Boqin Changing merasa dadanya dipenuhi amarah.
"Kalau bukan karena aku ingin mengetahui keinginan Hang Xue sendiri..."
Boqin Changing menarik napas dalam-dalam.
"Sudah sejak tadi aku menghajarmu."
Sebenarnya, jika Boqin Changing mau, ia bisa menghentikan kereta itu hanya dengan satu tatapan. Ia bahkan tidak perlu menggunakan qi miliknya. Dengan kekuatannya saat ini, Fei Yuan sama sekali tidak memiliki kesempatan untuk melawan.
Namun Boqin Changing menahan dirinya. Setidaknya sekarang, Boqin Changing sudah mendapatkan sebuah informasi yang sangat penting.
Fei Yuan ternyata memang bukan pemuda baik-baik. Bahkan pada usia semuda ini, ia sudah terbiasa mengunjungi rumah bordir.
Jika kebiasaan itu terus berlanjut hingga dewasa, Boqin Changing tidak perlu menjadi seorang ahli ramalan untuk mengetahui seperti apa kehidupan Hang Xue nantinya.
Tatapan Boqin Changing mengikuti kereta kuda tersebut hingga perlahan menjauh. Kemudian ia menghela napas panjang.
"Hang Xue..."
Boqin Changing menatap langit.
"Sepertinya aku benar-benar tidak bisa membiarkanmu menikah dengan orang seperti ini."
Ia berdiri di tengah keramaian sambil berpikir.
Setelah melihat apa yang baru saja terjadi, satu hal mulai menjadi semakin jelas. Jika Hang Xue ternyata sedikit saja dalam hatinya tidak menginginkan pernikahan ini, Boqin Changing tidak akan membiarkannya terjadi.
Jika Keluarga Fei berani memaksanya? Maka kali ini, Boqin Changing tidak akan tinggal diam. Bagaimanapun juga, ia adalah seorang Raja Dunia. Tidak ada seorang pun yang berhak menghancurkan kehidupan orang yang pernah berdiri di sisinya.
...*****...
Hari perlahan beranjak malam. Cahaya matahari yang sebelumnya menerangi Kota Chiyou mulai menghilang di balik cakrawala. Langit berubah menjadi gelap, sementara lampu-lampu mulai menyala di sepanjang jalan utama.
Namun Boqin Changing masih belum kembali ke penginapannya. Saat ini, ia justru berada di sebuah tempat di kawasan pusat kota. Di hadapannya berdiri sebuah kediaman yang sangat besar dan megah. Itulah kediaman Keluarga Fei.
Boqin Changing berdiri di atas sebuah bangunan tidak jauh dari sana. Tubuhnya tersembunyi di balik bayangan malam, sementara tatapannya mengarah kepada gerbang utama kediaman tersebut.
Kali ini, petualangannya di Kota Chiyou benar-benar ia jalani seorang diri. Tidak ada satu pun pengikutnya yang berada di sisinya.
Jika mereka ada di sini, Boqin Changing sebenarnya tidak perlu melakukan hal seperti ini sendiri. Ia hanya perlu memberikan perintah. Kemudian para pengikutnya akan melakukan penyelidikan, mengumpulkan informasi, dan memberinya laporan. Semuanya jauh lebih mudah.
Namun setelah kembali ke masa lalu, Boqin Changing terkadang sengaja melakukan berbagai hal seorang diri. Ada perasaan berbeda ketika ia menemukan sesuatu dengan matanya sendiri.
Terlebih lagi, kehidupan keduanya tidak berjalan seperti kehidupan pertama. Semakin lama ia berada di dunia ini, semakin banyak hal aneh yang ia temukan.
Oleh karena itu, Boqin Changing tidak ingin terlalu bergantung pada ingatan kehidupan pertamanya. Ia harus melihat sendiri. Ia harus mencari tahu sendiri.
Sudah cukup lama ia mengamati kediaman Keluarga Fei. Hingga beberapa saat yang lalu, tidak ada sesuatu yang menarik perhatiannya.
Tiba-tiba, suara derap kaki kuda terdengar dari kejauhan.
Tak!
Tak!
Tak!
Boqin Changing mengalihkan pandangannya.
Dari ujung jalan, seorang pria terlihat menunggang seekor kuda hitam. Pria itu mengenakan pakaian berwarna gelap. Ia bergerak menuju gerbang Keluarga Fei.
Beberapa penjaga segera mengenalinya. Tanpa banyak bertanya, mereka membuka gerbang. Pria itu langsung menunggang kudanya masuk ke dalam kediaman.
Boqin Changing mengamati semuanya dengan tenang. Pada awalnya, ia tidak merasa ada sesuatu yang aneh.
Seseorang datang ke kediaman Keluarga Fei? Itu bukan sesuatu yang perlu diperhatikan. Keluarga Fei adalah salah satu keluarga besar di Kota Chiyou. Tentu saja setiap hari akan ada orang yang datang dan pergi dari tempat itu.
Namun tepat ketika pria tersebut melewati gerbang, tatapan Boqin Changing berubah.
"Aura itu..."
Boqin Changing menyipitkan matanya. Ia dapat merasakan sesuatu dari tubuh pria tersebut. Aura kematian.
Jika orang biasa berada di dekat pria itu, mereka mungkin tidak akan merasakan apa pun. Namun bagi Boqin Changing yang telah menguasai aura kematian dalam tahap yang sangat tinggi, penyamaran semacam itu tidak cukup.
Pria tersebut jelas menggunakan sebuah teknik khusus untuk menyembunyikan auranya. Tetapi meskipun telah disembunyikan, sedikit aura kematian masih lolos.
Boqin Changing menjadi semakin tertarik.
"Apa yang kau lakukan di dalam sana?"
Ia bergumam pelan.
Namun Boqin Changing tidak bergerak. Ia hanya menunggu.
Beberapa saat kemudian, gerbang Keluarga Fei kembali terbuka. Pria tadi keluar.
Kali ini, ia tidak lagi menunggang kuda lagi. Kini ia membawa sebuah kereta kuda. Dua ekor kuda menarik kereta tersebut secara perlahan.
Tatapan Boqin Changing langsung tertuju kepada kereta itu.
"Kereta kuda?"
Ia mengaktifkan kemampuan matanya. Dalam sekejap, pandangannya menembus dinding kereta.
Wajah Boqin Changing langsung berubah. Di dalam kereta tersebut ada beberapa anak.
Usianya berbeda-beda. Ada yang masih sangat kecil. Ada pula yang terlihat sedikit lebih besar. Namun semuanya adalah anak-anak.
Mereka duduk berdesakan di dalam kereta. Beberapa terlihat ketakutan. Ada yang memeluk lututnya sendiri, sementara seorang anak kecil tampak menundukkan kepala tanpa berani mengeluarkan suara.
Tatapan Boqin Changing menjadi dingin.
"Apa ini?"
Ia kembali melihat anak-anak tersebut.
Tidak ada seorang pun dari mereka yang terlihat seperti anak keluarga bangsawan. Pakaian mereka sederhana. Beberapa bahkan terlihat seperti anak-anak dari keluarga biasa. Lalu mengapa mereka berada di dalam kereta yang baru saja keluar dari kediaman Keluarga Fei?
Boqin Changing terdiam. Ada banyak kemungkinan. Namun tidak satu pun yang terdengar baik.
Kereta kuda itu kemudian mulai bergerak meninggalkan kediaman Keluarga Fei. Boqin Changing tidak langsung mengejarnya.
Tatapannya justru menjadi semakin dalam.
"Pria itu memiliki aura kematian."
"Dia memasuki kediaman Keluarga Fei seorang diri."
"Dan ketika keluar..."
Tatapannya tertuju kepada kereta kuda.
"...dia membawa beberapa anak."
Semuanya terlalu kebetulan.
Boqin Changing merasa bahwa ada sesuatu yang jauh lebih besar tersembunyi di balik kejadian ini. Ia bahkan mulai merasa bahwa kedatangannya ke Kota Chiyou kali ini mungkin bukan sekadar kebetulan.
Boqin Changing tersenyum tipis. Namun senyum itu sama sekali tidak mengandung kehangatan.
"Sepertinya kota ini jauh lebih menarik daripada yang kukira."
Ia melangkahkan kakinya. Tubuhnya bergerak mengikuti bayangan malam.
Boqin Changing tidak ingin kehilangan jejak pria tersebut. Bagaimanapun juga, ia ingin mengetahui satu hal.
"Siapa anak-anak itu?"
Yang lebih penting...
"Untuk apa mereka dibawa keluar dari Keluarga Fei?"