Indonesia
NovelToon NovelToon
Wanita Yang Kubuat Cacat

Wanita Yang Kubuat Cacat

Status: tamat
Genre:Orang Disabilitas / Cinta Seiring Waktu / Pernikahan Kilat / Tamat
Popularitas:526.5k
Nilai: 5
Nama Author: Yutantia 10

"Salah satu kakinya diamputasi setelah ditabrak sebuah mobil 8 tahun silam. Sayangnya, mobil itu kabur, CCTV rusak." Kenan tersenyum getir, seolah hal itu sudah biasa terjadi jika pelakunya orang-orang berduit. "Ada saksi yang mengatakan jika yang menabrak Ilona adalah mobil sport warna merah, tapi..." Ia kembali terkekeh. "Beberapa hari kemudian, kesaksiannya berubah. Entahlah."

Mendengar itu, tubuh Elang seketika mengalami tremor. Jantungnya berdebar kencang, dan keringat dingin mulai membasahi tubuhnya.

Semoga saja ini hanya kebetulan. 8 tahun yang lalu, Elang menabrak seseorang saat dini hari, sepulang dari party kelulusan SMA bersama teman-temannya. Kondisinya setengah mabuk saat itu. Karena takut, di tambah kondisi jalanan yang sepi, ia langsung kabur.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yutantia 10, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 6

Jam 11. 00 Taman sudah sepi.

Ilona masih duduk di bangku besi taman bersama Elang. Beberapa kali menelepon Arya, tapi ponselnya tidak aktif. Arya bekerja sebagai perawat di sebuah klinik. Ia bisa kenal dengannya, atas perantara Eliana yang menjadi dokter gigi di tempat yang sama dengan Arya.

"E...biasa pulang jam berapa?" Elang basa-basi, tak enak menawarkan diri untuk langsung mengantar. Selain itu, ia juga tidak tahu, seperti apa biasanya Ilona pulang, mungkin sudah ada jemputan.

"Jam 10." Jawabnya sambil senyum. "Arya bilang mau jemput, tapi belum tiba sampai sekarang."

"Arya itu, yang waktu itu, pacar kamu itu?"

"Hem," Ilona mengangguk sambil tersenyum.

"Jadi yang kamu telepon sejak tadi itu dia?"

Ilona kembali mengangguk.

"Kalian udah lama?"

"Lumayan, jalan 2 tahun."

"Belum ada niatan ke jenjang yang serius?"

"Ada sih, tapi belum tahu kapan."

Elang bernafas lega mendengarnya. Setidaknya meski kondisi Ilona tidak sempurna, ada laki-laki yang mau menerima kondisinya. Ia masih disana, mengobrol sekaligus menunggu Arya datang. Namun hingga tengah hari dan taman semakin panas, Arya belum juga kelihatan batang hidungnya.

"Masih mau nunggu atau..."

"Aku pesen taksi online aja." Ilona menyalakan ponsel di tangannya.

"Gak usah. Aku anterin aja," ujar Elang cepat.

"Hah!" Ilona terperangah. Beberapa detik kemudian, saat sudah bisa menguasai diri, ia tersenyum. "Tidak perlu. Kamu sudah banyak membantu hari ini. Kalau aku masih mau merepotkan kamu, itu namanya keterlaluan."

"Aku sekalian mau tahu rumah kamu, ambil jas." Ia bersyukur, ada jas yang bisa dipakai untuk alasan.

"Ah iya," Ilona tersenyum.

"Sekaligus aku mau pesen buket."

"Untuk pacar kamu?"

"Hari Sabtu depan aku tunangan."

Ilona tersenyum lebar. "Selamat ya. Wanita itu, pasti beruntung sekali."

Kening Elang mengernyit. "Beruntung?"

"Kamu laki-laki yang baik."

Elang tersenyum kecut. "Kamu terlalu cepat menilai, aku tidak sebaik itu."

"Baiklah, kalau memang bukan baik, setidaknya kamu suka membantu orang, dan kamu kaya. Beruntungkan wanita itu?" Sambil tersenyum, Ilona menelengkan sedikit kepala.

Elang tak bisa menatan tawa. "Apa perempuan akan selalu merasa beruntung jika punya suami orang kaya?"

"Setidaknya setengah masalah hidup selesai saat punya suami kaya." Ilona terkekeh.

"Kalau begitu, carilah suami yang kaya."

Kekehan Ilona makin keras. "Ada yang mau menerima kondisiku saja, aku sudah sangat bersyukur, mana mungkin masih tak tahu diri pengen punya suami kaya."

Kalimat itu langsung menusuk ke jantung Elang. Sebagai laki-laki normal, ia tak bisa memungkiri, jika Ilona sebenarnya sangat cantik. Sayangnya, gadis berparas cantik itu hilang kepercayaan dirinya akibat kakinya yang cacat, bahkan bermimpi punya suami kaya saja, ia tak berani.

Elang membawakan keranjang bunga Ilona, berjalan beriringan menuju mobil di tempat parkir.

Di mobil, AC dinyalain penuh karena di taman tadi, mereka kegerahan. Ilona yang duduk di sebelah Elang, tampak sedikit canggung. Keranjang bunga disimpan Elang di bagasi.

Sepanjang jalan, mereka ditemani suara lagu dan berisik penyiar radio. Elang mengikuti petunjuk map mobilnya, alamat rumah Ilona.

"Apa Arya sering begini?" tanya Elang. "Maksudku, apa dia terbiasa ingkar janji."

Ilona terdiam, raut wajahnya berubah. Ucapan Elang barusan, seperti tamparan untuk menyadarkannya. Beberapa bulan terakhir, Arya sedikit berubah. Selain jarang ketemu, intensitas chat dan telepon juga berkurang. Alasannya sibuk dengan pekerjaan, tapi entahlah. Ia melihat perubahan Arya, tapi selalu berusaha membesarkan hatinya, berfikir positif, jika Arya memang sibuk. Arya mau menerima kekurannya, bukti cinta seperti apa lagi yang masih mau ia tuntut.

Sampai di depan pagar warna biru, Elang menghentikan mobilnya. Ia menatap rumah di depannya. Bertingkat dua, tak terlalu besar, tapi bagian depannya sangat asri. Kenan pernah cerita, kalau Ayah Eliana, seorang TNI dulunya. Bahkan seorang TNI pun, tak bisa menguak kasus 8 tahun silam yang membuat putri kesayangannya kehilangan kaki. Pengaruh keluarganya memang sangat besar, uang bisa membeli segalanya.

"Elang, kamu mau turun atau nunggu disini?"

Melihat Elang hanya bengong, Ilona kembali memanggil. "Elang, Lang!" Ia mengibas telapak tangan di depan wajah Elang.

"Ah iya, apa?" Elang gelagapan.

"Ngelamunin apa sih? Kangen pacar ya?" Goda Ilona yang membuat Elang tersenyum simpul. "Kamu mau turun atau nunggu disini? Kalau disini, aku masuk dulu, ambilin jas kamu."

"A, aku boleh ikut turun?"

Ilona mengangguk, "Kalau kamu mau."

Elang turun lebih dulu, mengambil keranjang bunga Ilona yang tersimpan di bagasi, lalu masuk ke halaman rumah Ilona, berjalan di belakang gadis itu.

"Makasih ya. Udah bantuin jualan dari pagi sampai nganterin pulang."

Sesampainya di depan pintu, Ilona langsung membuka pintu yang memang jarang sekali dikunci itu. Mengucap salam, lalu mengajak Elang masuk.

Elang sibuk memperhatikan ruang tamu bergaya minimalis yang bisa dibilang sempit tersebut. Dipojokan, ada beberapa bunga potong yang di simpan dalam ember, yang menebarkan aroma wangi ke seluruh ruangan.

"Duduk Lang, aku masuk dulu, ambilin jas kamu." Ilona masuk ke dalam.

Di satu sisi dinding, terpasang sebuah foto keluarga yang menarik perhatian Elang. Ayah Ilona yang berseragam TNI, dan ibunya yang memakai baju persit, diapit oleh kedua putri mereka yang terlihat seusia. Ilona masih belum kehilangan kakinya difoto tersebut. Senyumnya sangat manis, cantik sekali.

Elang bergeser, melihat etalase yang berisi beberapa piala, juga medali. Selain nama Ilona, dan nama Eliana juga. Ternyata kedua kakak beradik itu, sama-sama berprestasi. Namun ada sebuah medali yang membuat hati Elang mencelos. Ilona pernah menjadi juara dua lomba renang pelajar tingkat provinsi.

"Lang. Elang!" Panggil Ilona agak kencang, sampai membuat Elang yang terpaku pada tulisan di medali, sedikit kaget.

"Ka, kamu atlit renang?" Suara Elang bergetar saat menanyakan itu, tenggorokannya tercekat.

Ilona mengangguk sambil tersenyum getir. "Dulu, sebelum aku kehilangannya." Menunduk, mengangkat sedikit rok, menitikkan air mata melihat kakinya yang dulu, kini berganti dengan kaki prostetik.

Elang membuang pandangan ke arah lain, tak kuasa melihat wajah Ilona. Ternyata selain kaki, banyak hal yang ia renggut dari gadis itu.

1
Ila Lee
alhamdulillah akhirnya selesai juga baca kisah elang dan ilona😍😍😍 akan aku baca karya mu thor/Heart//Heart//Heart//Heart//Heart/
Mamah Dini11
kok udh tamat padahal blm beranak pinak tuh pengantin nya. lggi seru2nya ,ya udh terimakasih thor cerita nya bagus keren ,sehat slalu thor semangat dn terus berkarya🙏🙏💪💪👍👍
Mamah Dini11
mau buka seggel si elang pakai perasaanmu dn hatimu , tpiii lgsung bekerja kalian gk mau mandi dulu gitu seharian kalian di pelaminan lengket tau, 😄😄😄 oooohhh mungkin lgsung mandi keringat aja , lanjuuuuuuttttt 🤭😄😄😄
Mamah Dini11
selamat berbahagia buat kamu illona dn elang srmoga samawa ,🙏 maaf gk bisa datang karna gk di undang 🤭🤭🤭🤭🤭😄😄😄😄😄😄, cepet bikin kecebong2 nya biar rame suasana rumah kalian 👍👍
Mamah Dini11
tenangkan dirimu lang ayo tdk akan terjadi apa2 semangat lang 💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪
Mamah Dini11
alhmdulilah akhirnya yg di tunggu2 tiba juga , makasih illona sudah menerima niat baik elang dn kluarganya , jgn lama cepetin hari H nya , undangan nya jgn lupa lang kan kita2 udh doain. kmu bareng2😄😄 udh gk sabar nunggu elang meratukan illona,, semoga ke bahagian bersama kalian,👍👍
Mamah Dini11
ayo lang cepet. jgn sampai ke duluan si duda tuh punya anak lgi, nanti ngerepotin illona anaknya , kmu siihh banyak mikir , baru lihat illona sm si damar lgsung ngacir , takut di pelihara , kapan kmu matang nya , mentah terus ,aku dukung ya lang semoga lamaranny di terima tdk ada hambatan apapun di lancarkan semuanya , sampai bersanding di pelaminan ,tpiii. jgn lupa. undang kita2 ya🤭💪💪💪💪💪💪👍👍👍👍
Humaira
terima kasih juga buat kak othor 🩷🩷
Mamah Dini11
yg itu gengsi yg ini gengsi , mau nya apa si kalian , ngalah doong yg. satunya , biar cepet clar cerita kalian, ayo illona temui. elang gk. apa2 kmu duluan , elang kan lgi jadi banci 🤭 dia takut kmu ada kbr lgi. deket sm duda , blm tentu benar kan ill dia udh payah. ah gk seru kalau sm2 berpikirnya kejauhan, pliiisss ill temui elang yah pancing duluan sm kmu 🙏🙏🙏🙏🙏🙏
Gia Nasgia
Happy forever Elang Ilona 😍🥰🥰 terimakasih kakak Tia untuk semua karya mu🤗🫶👍💪lanjut dgn Aa Budi dan neng Jena 😍
Mamah Dini11
elang kenapa kmu jadi cemen sekarang ,dulu ngejar2 ilona sampai segitunya, kmu udh bebas lang ayo tunjukan dirimu dan mana janji2mu ,gentlmen jgn dulu percaya kbr yg blm nyata , kmu harus dengerin omongan illona baru percaya , kita udh gk sabar lihat kmu membina rumah tangga sm illona dn kmu akan jaga illona seumur hidupmu , ayo lang semangat💪💪💪💪💪💪💪
Ila Lee
mula dari harini Jun ada rasa malu lagi Olona kerana elang akan melihat semua yg ada di diri mu jdi sanrai2 ayer jalani peranan sebagai seorang isteri elang🤭🤭🤣😍😍😍
Cinta Rodriques
kok tamat thour...blm punya anak???
Ila Lee
akhirnya mereka bersatu menjadi suami isteri bait masa lalu terus berlaku masa ini hanya fikirkan masa depan yg mungkin lebih sempurna dalam rumah tangga/Heart//Heart//Heart//Heart/
Diana Fitri.N
terimakasih sudah menemani hari-hari ku dengan karya mu kak, semangat selalu🥰
Hani Ekawati
Iya siap Thor, kisah Jena dan Budi juga tak kalah mendebarkan 🤭 kesel sama si Juwita dan Naura 😂 kalau dulu di kisah Nisa dan Ojan, si Naina sama si Sandi yang nyebelinnya minta ampun 😂 Tapi jujur Thor, aku lebih greget ke kisah Nisa dan Ojan, penasaran anak kembar mereka.☺️
Septi
terimakasih juga untuk cerita nya. semangat terus berkarya 💪🏻
Mamah Dini11
semoga 4 thn itu di percepat sm author nya, dn elang Bener2 membuktikan ke tulusan hatinya , dan illona sabar menantinya 🤭
Ummah Intan
kasih bonchap dong Thor..ga kebayang wanita seperti Ilona hamil dan melahirkan
Akhila Davina
terimakasih untuk ceritnya ❤️❤️❤️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!