Mikayla Anggraini adalah seorang yatim piatu yang tinggal di sebuah panti asuhan. Kayla berusaha berjuang untuk masa depan dan juga untuk menghidupi anak panti lainnya. Kayla selalu bersikap baik kepada siapa pun sehingga, karena sikapnya itulah yang menjeratnya kesebuah pernikahan yang tidak di kehendakinya sama sekali.
Bagaimanakah nasib kehidupan Kayla selanjutnya?
Akankah pernikahannya berjalan dengan semestinya?
Apakah Kayla akan hidup bahagian setelah menikah?
Dari pada banyak tanya mending yuk, kita baca cerita selengkapnya.😁
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NMY_YEOJA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 19
Setelah mendapatkan telpon dari Bagas Tika pun mengajak Kayla untuk kembali ke ruangan rawat Anita.
"Kay, ayo kita kembali ke ruangannya bu Anita, tadi pak Bagas udah nelpon ibu" ajak Tika kepada Kayla.
"Ibu aja, Kay nunggu disini saja" tolak Kayla.
"Tapi Kay, pak Bagas mau bicara sama kamu nak" bujuk Tika.
"Tapi bu, palingan pak Bagas cuma ngebahas tentang pernikahan itu." jawab Kayla.
"Kay lagi gak mau bahas itu dulu." imbuhnya lagi.
"Kay, meski pun kamu gak suka atau gak terima. Tapi kamu gak boleh seperti ini, menghindar dari masalah."
"Sekarang ayo kita pergi dulu ke sana dan kita dengarkan apa yang ingin di bicaran sama pak Bagas itu"
"Siapa tau, dia ingin membatal kan permintaan bu Anita untuk menikahkan kamu dengan anaknya, ya kan" Tika masih terus berusaha membujuk Kayla.
Kayla diam mendengarkan penuturan bu Tika, ia menatap wanita ya g sudah di anggapnya seperti ibu kandungnya itu.
"Bu..." panggil Kayla.
"Apa?" saut bu Tika
"Ibu tau kan, Kay tidak setuju dengan perjodohan ini . Jadi Kay mohon bu, mohon bantu Kay untuk menolaknya." pinta Kayla memojon kepada ibunya itu.
Tika tidak langsung menjawabnya, ini sungguh sulit baginya. Bagaimana ia akan mengatakannya kepada Bagas kalau Kayla tidak menyetujui perjodohan ini.
"Kay.... Baiklah ibu akan mencobanya" jawab Tika, Kayla menatapa ibunya itu kemudian ia memeluknya
"Terim kasih bu" ucap Kayla.
"Ayo kita temui pak Bagas" ajak Kayla
"Ayo" bu Tika tersenyum menatap Kayla.
"Sebelum pergi, hapus dulu air matanya!" goda bu Tika.
"Hahaha... Mata Kay bengkak pasti ya bu" tanya Kayla.
"Nah hapus pake ini" bu Tika mengulurkan sapu tangan kepada Kayla.
"Terima kasih." ucap Kayla. Ia pun meraih sapu tangan itu, kemudian membersihkan wajahnya.
~
Adrian masih setia menunggu mamanya, ia mengabaikan deringan dari pomselnya yang dari tadi berbunyi.
Bagas yang sedang duduk di sofa pun merasa terganggu dengan suara ponsel Adrian.
"Rian, ponsel kamu berbunyi dari tadi. Kenapa tidak kamu angkat aja, dari pada berisik." ujar Bagas.
"Biarkan ajalah, ntar juga mati sendiri." seru Adrian
"Kalau gak mau angkat yaudah di matiin aja tu ponselnya, dari pada mengganggu ketenangan gini" ucap Bagas.
"Iya, iya" Adrian pun mengeluarkan ponselnya dari saku jakaetnya dan melihat siapa yang telah menghubunginya.
"Ngapain sih mereka ngehubungin gue" gumam Adrian
Kemudian tanpa fikir panjang Adrian pun mematikan ponselnya dan meletakkan ponselnya itu ke atas meja yang ada di samping ranjang mamanya.
Tok.... Tok....
Adrian menoleh kearah pintu saat mendengar ada yang mengetuk pintu itu.
"Masuk aja!!" saut Bagas dari sofa.
Ceklek
Pintu ruangan itu dibuka dan terlihat lah Kayla dan bu Tika berdiri di depan pintu.
"Ayo bu Tika, masuk aja" suruh Bagas. Adrian terus saja menatap Kayla dengan tatapan tak suka. Kayla yang mengerti arti dari tatapan Adrian kepadanya itu pun langsung menundukkan kepala.
"Silahkan duduk bu Tika dan Kayla." ucap Bagas mempersilahkan Kayla dan ibunya duduk.
"Bagaimana keadaan bu Anita?" tanya Tika menatap kearah ranjang Anita.
"Sekarang dia baik - baik saja, tapi tadi dia sempat mengalami drop kembali." jawab Bagas.
"Drop lagi" gumam Kayla.
"Kok bisa drop lagi pak?" tanya Kayla.
"Iya tadi ada sedikit masalah yang menyebabkan tante sedikit tertekan dan terbawa fikiran, makanya dia drop." ujar Bagas sembari menatap Adrian.
"Semoga bu Anita cepat pulih kembali ya pak" seru bu Tika.
" Iya, saya berharapnya juga begitu." ucap Bagas.
Mendengar penjelasan Bagas yang mengatakan Kalau Anita kembali drop.
"Apa ini ada hubungannya dengan perjodohan ini?" fikir Kayla.
"Apa tante Anita, drop gara - gara gue?" fikirnya lagi.
"Begini bu, saya akan langsung saja ke inti permasalahanya ya"
"Kan udah malam, kasihan Kayla dia kelihatannya capek banget." ujar Bagas.
"Iya pak langsung aja," seru Tika.
"Kay, kamu tadi pasti sudah dengar kabar ini dari tante kan?" tanya Bagas kepada Kayla.
"Masalah apa Pak?" tanya Kayla, yang pura - pura gak tau.
"Masalah perjodohn kamu dengan Adrian, tante pasti sudah menyinggungnya tadi" Kayla pun menganggukkan kepalanya.
"Kay, saya tau, kamu pasti akan sangat menolak dengan perjodohan ini, ya kan?" tanya Bagas, dan Kayla pun menganggukkan kepalanya.
" Saya dan ibu kamu juga sudah menduganya, tapi di sini saya di tuntut untuk bersikap egois Kay, bagaimana pun kamu menolaknya. Namun tetap perjodohan ini akan dilanjutkan"
"Kamu lihat sendiri kan Kay, bagaimana keadaan istri saya, dia tidak bisa mendengar kata - kata yang akan membimuatnya kecewa" imbuhnya lagi
"Mohon maaf sebelumnya Paka, bukannya saya bermaksud lancang atau pun tidak sopan tapi apa boleh saya mengeluarkan pendapat saya?" tanya Kayla mentap kearah Bagas. Bagas pun tersenyum kemudian mengiyakan ucapan Kayla.
"Pak bukannya saya mau menolak perjodohan ini, Namun saya masih sekolah pak san seorabg siswa tidak di perbolehkan kan untuk menikah atau berkeluarga."
"Lagi pula saya belum siap untuk menikah pak" imbuh Kayla.
Adrian menoleh menatap Kayla tanjam saat mendengar ucap Kayla yang sebenarnya menolak akan perjodohan ini.
Bagas pun terdiam mencerna perkataan Kay, ia berpikir untuk mencari solusi dari masalah mereka ini.
"Kay..." panggil Bagas
"Iya pak" jawab Kayla menolehkearah Bagas.
"Kay, kamu sekolah di mana?" tanya Bagas
"Di SMA IDOL pak" jawab Kayla. Mendebgar jawaban Kayla Bagas dan Adrian pun tersenyum.
"Kenapa mereka berdua tersenyum, apa mereka tidak percaya?" tanya Kayla dalam hati saat melihat Bagas dan Adrian tersenyum saat mendengarnya sekolah di SMA IDOL.
"Maaf Kay, saya tidak bisa berbuat apa - apa lagi, kalau kamu mau menolak perjodohan ini. Langsung saja kamu ngomong sama tante Anita." ujar Bagas.
"Tapi Pak, nanti kalau tante drop lagi gimana?" tanya Kayla
"Ya kamu tinggal tanggung jawab, tapi tadi sih akta dokter tante gak boleh drop lagi. Kalau tante sampai drop kembali, maka nyawanya akan jadi taruhannya" seru Bagas.
Kayla sangat kaget mendengar penuturan dari Bagas.
"Kita tunggu tante sadar dulu ok, setelahnya keputusan ada di tangan kalian berdua." ucap Bagas.
"Pak Bagas, apa tidak adakah cara lain, selain perjodohan?" tanya Tika.
"Ibu tahu sendirikan, bagaimana kalau Anita sudah menentukan sesuatu bukan"
"seorang pun tidak akan bisa menggoyahkan prinsipnya itu, kalau ibu juga keberatan saya persilahkan untuk protes langsung kepada Anita" ijar Bagas.
~•••~
Jangan lupa Like dan komennya ya guys, kalau bisa sih di vote ya kan tapi aku gak maksa kok. Gak vote juga gak apa - apa, yang penting kalian udah mau dukung karya yeoja.
Terimah kasih💜
My Bestie mampir
My Bestie mampir
Waduh baru tahu kalau Adit itu suka ama Sandra
My Bestie mampir
Kk Adit n Sandra nikah jg dong
My Bestie mampir
Hwaiting kk
My Bestie mampir
My Bestie mampir
🆙️ lg dong Kk
My Bestie mampir
Ry udh percaya aja kalau Sandra itu di hajar Rafli
Cm penasaran nasib Kayla gimana?
Kk Up lagi dong
My Bestie mampir