Indonesia
NovelToon NovelToon
Menikahi CEO Yang Dingin

Menikahi CEO Yang Dingin

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Fantasi / Tamat
Popularitas:3.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: kittin

Cerita ini saya sajikan atas pemikiran saya. dan cerita ini menceritakan. Pernikahan seorang gadis berusia 17 tahun menikahi CEO yang dingin dan kejam. Apakah pernikahan dan percintaan mereka akan terus berjalan. Terus baca cerita ini yah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kittin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cemburu Milla

Mau tidak mau Milla pun naik dan duduk di samping Varell, sedangkan Fia duduk di depan seperti biasanya.

****

"Nak apa kamu mempunyai waktu untuk menemani ibu ke rumah Nak Varell setelah kamu pulang sekolah?" ujar Ika

"Iya ma ada kok. Kenapa emang?" ujar Milla

"Mama ingin mampir dan menanyakan suatu hal dengan orangtua Varell tentang kedepannya nanti" ujar Ika

"Owh gitu ma. Yauda ma kalo gitu aku berangkat dulu yah". ujar Milla sambil menyalim tangan Ika

" Iya nak hati-hati. Owh yah satu lagi nanti yang menjemput kamu Varell yang sayang" ujar Ika

"Iya ma. Bye ma". ujar Milla

***

Milla sudah melangkahkan kakinya menuju sekolah karena dia akan ujian sekolah di hari pertamanya. Dia sangat damai dan tengang karena tidak melihat Misel yang selalu membuat onar di sekolah ini.

" Hello. Permisi!. Saya ingin bertanya dimana yah ruangan kepala sekolah?" ujar seseorang

Milla hanya menatap kagum dengan seseorang di depannya sekarang. Dia seperti melihat Pangeran yang begitu sangat tampan saat ini. Namun hayalan nya buyar karena disadarkan oleh seseorang itu

"Maaf. Hello". ujar Seorang dengan mengayunkan tangannya didepan muka Milla

" Ah iyaa sorry. Hmm apa kakak ingin keruang kepala sekolah?" ujar Milla

"Iyaa. Apa kamu bisa mengantarkan saya kesana?" ujar seseorang

"Iya ka mari aku antarkan" ramah Milla

Mereka pun sampai di ruang kepala sekolah.

"Sudah sampai ka. Ruangannya berada di ujung sebelah kanan yah ka. Aku hanya bisa anter kakak sampai disini doang, soalnya aku harus balik lagi ke kelas" ujar Milla

"Iya de gapapa ko. Makasih yah" ujar Dia

"Eh btw nama kamu siapa?" sambungnya

"Nama aku Milla ka. Baiklah ka aku pergi dulu yah" ujar Milla "Iya de" balasnya.

****

Suasana senja yang sangat memukau di kala sore itu membuat Varell merasakan ketenangan berada di balkon. Sudah dua hari dia tidak bertemu dengan Milla dan akhirnya dia akan menjemput dan bertemu dengan Milla.

"Tuan" ujar Martin

"Hmm" saut Varell

"Ada nyonya Felisha. Dia ingin bertemu dengan tuan, maaf tuan sebelumnya saya sudah mengusirnya namun dia bersi keras untuk bertemu dengan tuan" ujar Martin dengan nada hati-hati nya

"Mau apalagi dia" ujar Varell dalam hati

"Hmm baiklah saya akan bertemu dengannya. Suruh dia tunggu sepuluh menit lagi" ujar Varell

"Baik tuan"

setelah sepuluh menit dia bersiap-siap Varell pun turun untuk bertemu dengan Felisha.

"Sayangg" teriak Felisha sambil memeluk Varell untuk melepaskan rindu nya. Disamping Felisha ada Winda dia memandang Felisha tidak suka tapi bagaimana pun Felisha adalah anak dari teman dekat nya dia tidak ingin membuat Felisha dari salah paham jika mengusirnya nanti.

"Hmm" ujar Varell dengan wajah datarnya dengan nada dingin khasnya.

"Kamu tambah ganteng saja sayang" ujar Felisha. Winda yang melihat tingkah Felisha pun hanya memandang tidak suka karena dia tidak bisa berbuat apa-apa.

Felisha adalah anak dari sahabat Winda yang bernama Wulan Felisha juga adalah mantan Varell mereka putus karena Felisha memutuskan kontak mereka selama Felisha berkuliah di luar negeri dan membuat Varell frustas dan pada akhirnya Varell memutuskan untuk mengakhiri hubungan mereka dan disaat itulah sikap Varell berubah menjadi seperti ini.

****

Jam sudah menunjukkan pukul tiga sore namun barang hidung dari Varell pun belum terlihat juga. Dan pada akhirnya Milla memutuskan untuk pulang sendiri menuju rumah Varell karena Ika menyuruh nya untuk berangkat duluan menuju rumah Varell.

Setelah menaiki taxi akhirnya Milla pun sampai di rumah Varell.

"Ada mobil ka Varell disini tapi dia tidak jemput gue apa dia lupa karena banyak tugas?" ujar Milla

"Ah bodolah yang penting gue udh sampai disni juga" sambung Milla

Akhirnya Milla pun masuk kerumah Varell alangkah terkejutnya nya Milla melihat ada seorang perempuan yang tingkahnya begitu manja kepada Varell membuat dia sangat cemburu

"Eh non Milla masuk non" ujar bi Ita

"Ah.. iya bi" jawab Milla

"Bi itu siapa? " tanya Milla menujukkan matanya kearah Varell dan Felisha

"Owh iya non Felisha mantan Varell karena dia juga lah tuan Varell berubah sikap manjadi seperti ini" ujar Bi Ika. Setelah menjelaskan panjang lebar akhirnya Milla tahu sekarang kenapa sikap Varell menjadi dingin dan cuek karena dia takut jatuh cinta dan pada akhirnya akan berakhir seperti hubungannya dengan Felisha.

"Sayang kapan sampai?" ujar Winda

"Barusan kok ma" saut Milla

"Owh kamu datang sendiri? mama mu mana nak" ujar Winda

"Owh kata mommy dia akan menyusul tante" ujar Milla

"Oke baiklah kamu duduk disitu yah" ujar Winda sambil menunjuk sofa yang berada di dekat Varell dan Felisha.

Varell yang melihat Milla mendekatinya terkejut karena melihat Felisha bertingkah manja padanya, Varell takut membuat Milla salah paham. Varell juga langsung teringat bahwa dia lupa menjemput Milla dan Varell pun membuka mulutnya hendak berkata namun langsung di duluan kan oleh Milla

"Gapapa kok ka ga jemput Milla juga. Lagian juga aku gamau ganggu kalian juga" senyum palsu Milla

"Ah.. ii iya" ujar Varell

"Aku mau kedapur dulu deh ka kalo gitu lanjut lagi yah maaf sempat ganggu" dengan wajah judesnya.

Varell yang melihat tingkah Milla tidak seperti biasanya membuat Varell merasa aneh dan risih. *Apa dia cemburu? Kalo cemburu berarti dia sudah memiliki rasa seperti ku?" batin Varell

Milla pun menuju dapur untuk meminta cemilan kepada Bi Ira. Milla sangat dekat dengan siapa pun karena dia mudah sekali berinteraksi.

"Bibi" sambil mengakegetkan Bi Ira

"Astaga non ngagetin bibi aja" ujar Bi Ira dengan masuk kaget nya

"Hehehe maaf bi. aku lapar bi daritadi belum makan" ujar Milla.

"Owh yauda non tunggu di meja makan yah biar bibi siapin" ujar Bi Ira.

"Tidak bi. aku ingin cemilan saja tidak ingin nasi" manja Milla

Bi Ira yang melihat tingkah Milla hanya tersenyum karena melihat tingkat manja Milla

"Baik bibi akan siapkan yah non" ujar Bi Ira. Dan setelah menunggu tiga menit akhirnya cemilannya pun sampai.

"Kamu makan apa Milla?" ujar seseorang yang mengagetkan Milla

"Astaga kaka bikin aku kaget aja. Untung aku ga punya penyakit jantung kalo punya aku pasti sudah mati sekarang dan akhirnya ka Varell jomblo lagi nanti hahaha" ujar Milla

"ih maaf yah saya bahkan bisa mencari pengganti kamu juga walaupun kamu belum mati juga" saut Varell dengan nada dinginnya.

Milla pun tersedak mendengar perkataan Varell. Varell yang melihat Milla tersedak langsung menuangkan Air putih untuk Milla.

"Pelan-pelan Milla" ujar Varell

"Astaga ternyata kaka jahat juga yah. Apa dia yang pengganti aku ka?" ujar Milla sambil melihat Felisha mendekat kearah mereka.

"Iya" jawab singkat nya

"Yauda" jawab Milla

"Apa boleh aku gabung?" ujar Felisha

"Boleh kok ka dengan senang hati" ujar Milla dengan senyum manisnya walaupun perasaan cemburunya telah membara.

Akhirnya Felisha pun duduk disamping Varell

"Sayang apa kamu makan cemilan murahan ini? Ini tidak baik untuk tubuh mu" ujar Felisha

"Ah.. Ngga ggak kok" jawab Varell gugup dia tidak tau harus berbuat apa.

"Haha ka Felisha tidak perlu khuatir karena cemilan ini punya ku semua kok" ujar Milla

Winda pun datang menghampiri mereka bertiga di meja makan.

"Apa yang kalian obrolkan? sepertinya serius sekali" ujar Winda

"Owh ini ma, ka Varell ingin memutuskan hubungan dengan ku dan dian sudah ada pengganti aku katanya" ngadu Milla

"Varell apa kamu katakan Nak?" dengan ekspresi terkejut karena yang dikatakan oleh Milla

"ahh ma. a. aaaa. aaku hanya bercanda saja tadi. Bagaimanapun aku bisa membatalkan perjodohan ini karena Varell sudah mencintai Milla Varell gamau kehilangan Milla" ujar Varell dengan santainya

Milla dan Felisha terkejut mendengar perkataan Varell barusan. Disisi Milla, Milla sangat bahagia karena perasaannya tidak bertepuk sebelah tangan, Namun disisi lain Felisha sangat kecewa dan tidak setuju dengan perkataan Varell

"Tidak bisa Varell kamu hanya milikku selamanya hanya milikku. Jika aku tidak bisa memilikimu berarti yang lain juga tidak boleh memiliki dirimu" Batin Felisha

Felisha yang melihat kebahagiaan Varell dan Milla pun tidak suka. Dia ingin sekali menghancurkan hubungan mereka.

"Kalian boleh bersenang-senang sekarang. Tapi lihat saja apa yang akan aku lakukan terhadap kalian berdua nanti" batin Felisha

"Tan, Felisha pulang dulu yah" ujar Felisha

"Ah iya nak. Hati-hati yah" ujar Winda

"iya tan" ujar Felisha sambil melangkahkan kakinya menuju parkiran mobil.

Varell dan Milla pun masih canggung karena perkataan Varell yang mendadak seperti itu karena tidak langsung Varell menyatakan perasaannya kepada Milla.

***Pantengin terus ceritanya yah. Kalo suka dengan ceritanya like dan komen jika punya kritik dan saran yah***

Heheh kalo bisa vote cerita aku yah biar semakin semangat nge up nya 😂😂

LAFFF YOUALL💕

1
Wahyu Ti Ti
Luar biasa
Kenzie Kenzie
tuan atau pak ...
Melda Simamora
lebih konsen lagi ya, apa jam sarapan di London dan indo sama.. hal2 seperti ini lah...
Kanza Nia
up dong tor cerita y
Kasmawati S. Smaroni
lebai,gak nyambung
Kasmawati S. Smaroni
mila ambil jurusan disigner salah,mestinya mila jadi detektif.jadi gimana kalau ada teman bismisnya verrel mau jahatin verrel terus si milanya msh di london kuliah.ayo siapa yg akan tolong berrel dati kejahatan
Kasmawati S. Smaroni
sampai kapan sih mila move on,kalo jodoh jg gak akan kemana,jalani aja hidup kamu seperti air mengalir.
Kasmawati S. Smaroni
setiap baca novel kalau wanitanya patah hati krn putus cinta pasti lama buanget mobe on nya,
Kasmawati S. Smaroni
verrel gak cocok sm mila,mila lebih dewasa cara berfikurnya di banding verrel
Kasmawati S. Smaroni
setiap novel yg sy baca,wanitanya yg terlalu bucin,hilang akal sehatnya
Ratnawati S
Thuor mana lanjutannya kami sangat rindu
Aqiyu
tiket Inggris -Indonesia murah ya pada ikut bolak-balik naik pesawat padahal kalau mahasiswa itu ga sekaya dan segampang itu untuk.......
Aqiyu
lagi pada disandera kok Varel bebas bisa ,ngapain aja bukannya telp Martin dan anak buahnyq masa ngalahin Lusiana yang jalang itu aja sampai berhari-hari
jadi ga nyambung gini...... masa harus nunggu Mila pulang🤦‍♀️
Aqiyu
rada ga masuk akal ngomongin rencana licik ditempat umum.
kan bisa dirumah ataw ditempat pribadi yang sepi🤦‍♀️ apalagi rencana pembunuhan.........
Aqiyu
Varel selama seminggu bungkan aja tuh mulut ga mau gitu minta maaf.....
Aqiyu
halah batin aja ngomongnya.gengsi loo ketinggian ada didepan mata bukannya ngomong malah ga diperjuangin sama sekali

ajak jalan ke sebelum balik ke Inggris.bener bener ga ada action nya sama sekali
Aqiyu
Varel masih sama aja ga berubah.....
diglenditin diam ajah
Aqiyu
diulang
Aqiyu
sultan mah bebas hadiah aja kasihnya MALL jiwa misquin quh merontah
Aqiyu
harusnya mila kasih ciri khusus disetiap desainnya jadi dengn itu bisa mudah menunjukkan identitas si desainer
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!