Indonesia
NovelToon NovelToon
KEBANGKITAN RATU SRIGALA

KEBANGKITAN RATU SRIGALA

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Action / Fantasi
Popularitas:2.4k
Nilai: 5
Nama Author: Chinta Maulana

Disebuah kerajaan bulan yang dihuni ribuan manusia Srigala. Disaat gerhana bulan merah, permaisuri Lira baru saja melahirkan seorang anak perempuan yang cantik namun tidak memiliki aura Srigala yang membuat sang Raja Argan harus membunuh anak kandungnya sendiri karena dianggap aib.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chinta Maulana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 019 : SUMBER KEHIDUPAN MORGARTH

Nazar bangun dengan susah payah, tubuhnya masih terasa lemah sisa pertarungan sebelumnya. Ia berjalan perlahan menghampiri Seraphina yang berdiri di mulut goa, menatap lekat ke arah hutan gelap di luar sana. Angin malam berhembus dingin, membawa aroma hujan dan bau belukar yang lembap.

"Apa yang sedang Tuan Putri pikirkan?" tanya Nazar pelan, berdiri tak jauh di belakangnya.

Seraphina diam, matanya menatap kegelapan. "Bagaimana menghancurkan kekuatan iblis dalam diri Elara?", suaranya berat. "Semakin hari semakin mengerikan. Jika dibiarkan, bukan hanya Klan de Luna dan Kerajaan Bulan Perak, melainkan seluruh bangsa Srigala yang akan terancam.",

Nazar menghela napas, berdiri di sampingnya. "Kita tak bisa langsung mengalahkan Elara, Tuan Putri. Kekuatan itu bukan miliknya, itu milik Morgarth, iblis kuno. Selama Morgarth masih hidup, kekuatan itu akan terus mengalir tanpa henti."

Seraphina berbalik, menatapnya lurus. "Jadi kita harus hancurkan Morgarth lebih dulu?"

"Benar. Selama sumbernya ada, Elara tetap kuat bahkan bisa bangkit lagi meski dikalahkan berkali-kali," jawab Nazar tegas.

"Apa kamu tahu caranya? Di mana Morgarth bersembunyi?" tanya Seraphina mendesak.

Nazar mengangguk pelan, menunjuk ke utara. "Hancurkan sumber kehidupan Morgarth. Tempatnya di jantung Hutan Kabut Abadi dijaga iblis sakti, diselimuti kabut tebal, siapapun yang pergi ke hutan kabut Abadi tak ada satu pun yang pernah kembali."

Seraphina mengerutkan kening, namun tekadnya tak goyah. "Hutan Kabut Abadi..." gumamnya. "Baik, aku ke sana." Ia terdiam sejenak. "Sebelum berangkat, aku pulang ke Kerajaan Bulan Perak untuk berpamitan pada Ibunda Ratu. Tolong jaga Rian sampai sembuh. Elara masih mengincarnya, dan ia belum cukup kuat melindungi dirinya sendiri."

"Siap, Tuan Putri. Aku menjaganya dengan nyawaku," jawab Nazar sambil menunduk hormat.

Sementara itu, di ruang tahanan Klan de Luna Raja Argan dan Sari tampak kucel. Pakaian lusuh, wajah kotor, mata cekung karena kurang tidur dan makan. Ruangan itu bau apek dan pengap.

Boras masuk tegap, diikuti dua prajurit yang membuka pintu sel dengan berisik. Derit rantai memecah keheningan.

"Kalian kubebaskan atas perintah Ratu Lira," ucap Boras datar tanpa ekspresi. "Tapi bukan bebas sepenuhnya, kalian akan menjadi pelayan di wilayah Kerajaan Bulan Perak dan tinggal di tempat yang ditentukan. Sedikit saja berbuat onar, mencuri, berbohong, atau kabur, hukuman mati menanti. Sesuai peraturan Kerajaan Bulan Perak."

Argan menelan ludah. Dulu ia memerintah gagah berani, kini harus menerima nasib jadi pelayan. Tapi mana mungkin menolak? Penjara ini jauh lebih mengerikan. "Kami terima... kami terima," jawabnya parau.

Sari mengangguk cepat. "Kami patuh, kami janji. Apa saja asal tak kembali ke sini."

Mereka pun dibawa keluar, meninggalkan penjara gelap berbau busuk itu menuju kehidupan baru yang penuh kerendahan hati.

Matahari condong ke barat saat Seraphina tiba di halaman Kerajaan Bulan Perak. Ia masuk ke ruang tengah, di mana Lira duduk tenang merajut benang perak bercahaya.

"Ibu..." panggilnya lembut.

Lira mendongak, tersenyum hangat. "Seraphina. Ada apa?"

Seraphina duduk di sampingnya. "Di mana Ayah?"

"Alaric kembali ke Klan de Luna," jawab Lira meletakkan rajutan. "Ada urusan mendesak. Beliau berpesan, apa pun sampaikan padaku."

Seraphina mengangguk, menarik napas dalam. "Ibu... aku akan pergi ke Hutan Kabut Abadi. Nazar bilang, hanya dengan menghancurkan sumber kehidupan Morgarth di sana, kekuatan Elara bisa dihentikan."

Wajah Lira pucat. "Hutan Kabut Abadi? Tempat itu mematikan. Tak ada yang pernah kembali dari sana."

"Aku tahu, Bu. Tapi kalau bukan aku, siapa lagi? Elara semakin kuat, dan siapa pun bisa jadi korbannya." Seraphina menggenggam tangan ibunya lembut. "Sampaikan pada Ayah, ya? Aku berangkat demi keselamatan kita semua."

Lira menatap putrinya lama, lalu mengusap kepala Seraphina penuh kasih. "Ibu akan sampaikan. Pergilah, Nak. Hati-hati jangan memaksakan diri. Kekuatan bukan segalanya; insting dan kebijaksanaan juga penting."

"Terima kasih, Bu." Seraphina tersenyum lembut. "Aku bersiap. Besok pagi aku berangkat."

Seraphina berjalan ke kamar, menutup pintu perlahan. Di ruang remang, Seraphina duduk di tepi tempat tidur menatap bulan sabit di jendela. Ia mengeluarkan gelang pemberian ayahnya, memakainya kembali dingin menyentuh kulit, namun menenangkan hatinya yang gelisah.

Hutan Kabut Abadi... tunggu aku. Aku akan datang, dan aku akan mengakhiri ini semua.

Malamnya Seraphina ia tidur lebih awal, menyimpan kekuatan untuk perjalanan berat yang baru saja dimulai.

1
kaylla salsabella
masih ngeyel
kaylla salsabella
cari mati sari
kaylla salsabella
ooo ternyata bener rian yang dulu di tolong Seraphena
kaylla salsabella
pangeran rian apakah orang yang sama dengan yang di sembuhkan nazar
kaylla salsabella
lanjut
kaylla salsabella
si elara atau ibunya elara
Surianto Tiwoel
🔥🔥🔥
kaylla salsabella
alhamdulillah
kaylla salsabella
🤔🤔🤔🤔🤔
kaylla salsabella
lanjut😍😍
kaylla salsabella
😍😍😍
kaylla salsabella
lanjut😍😍
kaylla salsabella
semoga berhasil
kaylla salsabella
yeeee rasain kamu elara🤭🤭🤭
kaylla salsabella
ooo srigala bangsawan nya adalah rian
kaylla salsabella
pasti ratu lira
kaylla salsabella
jodohin lira sama Alaric saja 🤣🤣🤭🤭
kaylla salsabella
lagi thor
kaylla salsabella
lanjut
kaylla salsabella
perasaan ku Dikit amat🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!